Terastv Channel

Call Directions Website

Terastv Channel Inovatif - Kreatif - Terpercaya

19/09/2026

Kreatif - Inovatif - Terpercaya

Terastv Channel Kabupaten_tulungagung

18/09/2026

Isak Tangis Sambut Kepulangan Abdul Rohman Korban KM Virgo di Bandara Juanda, Berharap Kepedulian Pemerintah Daerah

SIDOARJO – Isu kepedulian pemerintah daerah kembali mencuat di tengah kepulangan Abdul Rohman (40), salah satu korban selamat dari musibah karamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.

Setelah berhasil dievakuasi dan menjalani perawatan awal di Banjarmasin, pria asal Desa Sawo, Campurdarat, Tulungagung ini akhirnya mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, dengan disambut isak tangis histeris dan pelukan hangat dari pihak keluarga.

Meski penuh rasa syukur karena berhasil lolos dari maut, momen kepulangan ini menyisakan kritik mendalam terkait absennya peran nyata pemerintah daerah (Pemda) tempatnya tinggal dalam mendampingi para korban di masa kritis.Dijemput Keluarga di Bandara Juanda setelah Dievakuasi

Setibanya di Terminal Kedatangan Bandara Juanda, Abdul Rohman yang kondisinya masih tampak lemas langsung disambut oleh keluarga besarnya. Pihak keluarga sengaja menjemput langsung ke bandara demi memastikan Abdul Rohman bisa segera pulang ke rumah dengan aman.

Sebelum diterbangkan kembali ke Jawa Timur, Abdul Rohman sempat dievakuasi oleh kapal penyelamat setelah terombang-ambing di lautan luas, sebelum akhirnya ditampung sementara di posko penanganan darurat di Banjarmasin. Perjuangan 10 Jam di Lautan dan Pengorbanan Kapal Batu BaraDi hadapan keluarga dan kerabat yang menjemputnya, Abdul Rohman menceritakan kembali mukjizat yang dialaminya.

Saat tragedi KM Virgo terjadi di tengah malam, ia sempat terjebak dan terpaksa terapung-apung selama 10 jam di atas lambung kapal yang terbalik demi bertahan hidup dari gulungan ombak.Harapan hidup muncul ketika sebuah kapal pengangkut batu bara melintas. Proses penyelamatan berjalan sangat mengharukan; kru kapal batu bara tersebut dilaporkan rela membuang sebagian muatannya ke laut demi mengurangi bobot kapal agar bisa mendekat dan mengevakuasi Abdul Rohman serta korban selamat lainnya ke tempat yang aman.

Pulang Mandiri Dikawal Komunitas SopirKekecewaan Abdul Rohman mulai tampak saat proses kepulangan dari bandara menuju kampung halaman di Tulungagung. Alih-alih mendapatkan fasilitas pengawalan atau penjemputan resmi dari jajaran Pemda Tulungagung, ia justru harus pulang secara mandiri.

Beruntung, solidaritas sesama profesi begitu kuat. Rekan-rekan dari komunitas sopir bergerak cepat secara swadaya untuk membantu menjemput, memfasilitasi kendaraan, hingga mengawal Abdul Rohman secara beramai-ramai sampai ia tiba dengan selamat di rumahnya di Desa Sawo pada pukul 18.30 WIB.

Berharap Kepedulian Pemda dan Sentil Aksi Nyata KDM

Sikap acuh tak acuh dari otoritas daerahnya membuat Abdul Rohman menumpahkan kekecewaannya. Ia sangat berharap adanya kepedulian nyata dari pemerintah daerah, mengingat dirinya merupakan korban bencana besar yang kehilangan harta benda dan ruang trauma yang mendalam.

Ia bahkan mengaku sempat merasa iri ketika melihat pemberitaan tentang tokoh publik seperti Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat, yang dikenal sangat responsif dan rela turun ke lapangan menunggui serta menemani warganya yang tertimpa musibah selama berhari-hari. Abdul Rohman berharap para pemimpin dan jajaran pejabat di daerahnya bisa memiliki kepekaan sosial dan kepedulian serupa terhadap warganya yang sedang berjuang menyambung hidup pasca-trauma.

TerasNews Kabupaten_tulungagung Dinas Kominfo Tulungagung Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tulungagung Kacamata Tulungagung Tulungagung Mbois

Kisah Dramatis Abdul Rohman, Korban Selamat KM Virgo yang Terapung 10 Jam, Dievakuasi Kapal Batu Bara hingga Buang Muata...
18/09/2026

Kisah Dramatis Abdul Rohman, Korban Selamat KM Virgo yang Terapung 10 Jam, Dievakuasi Kapal Batu Bara hingga Buang Muatan

TULUNGAGUNG – Suasana haru dan tangis bahagia menyelimuti sebuah rumah di Desa Sawo, Campurdarat, Tulungagung, pada Jumat malam. Abdul Rohman, salah satu korban selamat dari musibah karamnya KM Virgo, akhirnya berhasil menginjakkan kaki di kampung halamannya.

Ia tiba di rumah sekitar pukul 18.30 WIB setelah melalui perjuangan panjang yang dramatis dan menegangkan di tengah lautan luas.

Pulang Mandiri Dibantu Komunitas Sopir

Kepulangan Abdul Rohman ke rumahnya tidak difasilitasi oleh pihak berwenang. Pria ini berhasil pulang secara mandiri berkat solidaritas dan bantuan gotong royong dari rekan-rekan komunitas sopir.

Rekan-rekan seprofesinya inilah yang berinisiatif menjemput dan mengawal Abdul Rohman hingga sampai ke pelukan keluarganya dengan selamat.

10 Jam Terapung di Atas Kapal Terbalik

Sambil menyeka sisa trauma, Abdul Rohman menceritakan kilas balik tragedi memilukan yang dialaminya. Saat KM Virgo terbalik, ia harus bertahan hidup di tengah hantaman ombak besar. Selama 10 jam lamanya, ia terombang-ambing di atas badan kapal yang sudah dalam posisi terbalik, bertaruh nyawa menanti keajaiban di tengah laut yang sepi.

Diselamatkan Kapal Batu Bara Muatan Dibuang ke Laut

Pertolongan akhirnya datang dari sebuah kapal pengangkut batu bara yang kebetulan melintas di jalur tersebut. Proses evakuasi berlangsung sangat dramatis. Demi menyelamatkan para korban KM Virgo yang kondisinya sudah lemas, kru kapal batu bara tersebut bahkan rela membuang sebagian muatan batu bara mereka ke laut agar kapal bisa mendekat dan menampung para korban selamat.

Berharap Kepedulian Pemerintah dan Sentil Sikap Pejabat Daerah

Meski bersyukur bisa selamat, Abdul Rohman tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap respons pemerintah daerah setempat. Ia berharap ada kepedulian nyata dan uluran tangan dari pemerintah atas musibah yang menimpa dirinya dan kru kapal lainnya. Ia bahkan sempat mengungkapkan perasaan irinya terhadap warga daerah lain. Abdul Rohman membandingkan penanganan yang ia terima dengan aksi nyata tokoh seperti Kang Dedi Mulyadi (KDM) atau Gubernur Jawa Barat, yang dikenal rela menunggui dan mendampingi warganya yang terkena musibah selama berhari-hari di lapangan. Ia berharap, kepekaan sosial dan kepedulian seperti itu juga bisa ditunjukkan oleh para pemimpin di daerahnya.

Terastv Channel Kabupaten_tulungagung Dinas Kominfo Tulungagung Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tulungagung Kacamata Tulungagung Tulungagung Mbois

18/09/2026

BNNK Tulungagung Temukan 2 Kasus Pegawai SPPG Positif Narkoba, Dalihnya Biar Kuat Lembur Malam

Terastv Channel Kabupaten_tulungagung Kacamata Tulungagung Polres Tulungagung Tulungagung Mbois Dinas Kominfo Tulungagung Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tulungagung

18/09/2026

Ikuti Dan Meriahkan Jalan Sehat Hari Koperasi Ke 79, Bersama Plt. Bupati Tulungagung...!!!

Terastv Channel Kabupaten_tulungagung Dinas Kominfo Tulungagung Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tulungagung Polres Tulungagung Tulungagung Mbois Kacamata Tulungagung

Ikuti dan Meriahkan Jalan Sehat Hari Koperasi Bersama Plt. Bupati Tulungagung...!!!        Terastv Channel Kabupaten_tul...
18/09/2026

Ikuti dan Meriahkan Jalan Sehat Hari Koperasi Bersama Plt. Bupati Tulungagung...!!!

Terastv Channel Kabupaten_tulungagung Dinas Kominfo Tulungagung Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tulungagung

DPRD Tulungagung Sahkan APBD-P 2026 Rp3,468 Triliun, Soroti Pemangkasan Belanja Infrastruktur Rp29,9 MiliarTULUNGAGUNG –...
18/09/2026

DPRD Tulungagung Sahkan APBD-P 2026 Rp3,468 Triliun, Soroti Pemangkasan Belanja Infrastruktur Rp29,9 Miliar

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2026. Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung alot di Gedung Graha Wicaksana pada Rabu (16/9/2026).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Marsono, S.Sos. dan dihadiri Wakil Ketua, Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M., seluruh anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten dan Kepala Perangkat Daerah. Dalam anggaran belanja APBD-P 2026 ditetapkan sebesar Rp3,468 triliun, angka ini naik Rp234,94 miliar dari APBD murni. Sementara pendapatan daerah justru turun Rp23,94 miliar menjadi Rp2,991 triliun, selisih ditutup melalui pembiayaan netto sebesar Rp477,64 miliar.

Sorotan Tajam Pemangkasan Belanja Infrastruktur

Meskipun disepakati oleh semua fraksi, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, menegaskan bahwa pengesahan ini dibarengi dengan 12 rekomendasi strategis dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Satu poin yang memicu interupsi dinamis selama sidang berlangsung adalah langkah eksekutif memangkas anggaran infrastruktur.

Pos Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan Irigasi dipangkas sebesar Rp29,9 miliar, sehingga alokasi yang tersisa kini hanya berkisar Rp311,2 miliar.

"Infrastruktur adalah kebutuhan dasar masyarakat. Pemangkasan ini harus dijelaskan secara terbuka oleh pihak eksekutif," tegas Marsono saat membacakan pandangan akhir DPRD. "Jangan sampai program-program prioritas masyarakat di lapangan justru menjadi terhambat."

Senada dengan Marsono, Anggota Banggar DPRD Tulungagung, Sofyan Heryanto, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat untuk segera menuntaskan proses tender Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dari APBD murni yang hingga kini masih mandek dalam tahap lelang. Selain itu, legislatif meminta kalkulasi riil pemenuhan mandatory spending infrastruktur minimal 40 persen tetap dipenuhi agar tidak melanggar regulasi yang berlaku.

Pengesahan ini dilakukan dalam momentum Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Graha Wicaksana, Gedung DPRD Tulungagung. Dalam struktur anggaran yang telah disepakati bersama antara legislatif dan eksekutif, postur belanja daerah pada Perubahan APBD 2026 ini dipatok mencapai angka Rp3,468 triliun.

Meski seluruh fraksi di DPRD Tulungagung memberikan lampu hijau dan menerima raperda tersebut untuk disahkan, proses jalannya ketukan palu ini tetap diwarnai dengan berbagai catatan kritis dari pihak parlemen. Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan tajam adalah kebijakan rasionalisasi berupa pemangkasan pada sektor belanja infrastruktur.

"Kami memahami adanya keterbatasan dan dinamisnya ruang fiskal daerah. Namun, kami mengingatkan kepada jajaran eksekutif agar pemangkasan belanja infrastruktur ini tidak mengorbankan proyek-proyek perbaikan fasilitas publik yang sifatnya mendesak, seperti jalan rusak dan jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian warga," ujar Marsono saat membacakan laporan.

Pihak DPRD Tulungagung juga mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat bisa lebih kreatif dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sisa waktu tahun anggaran 2026 ini. Hal ini dimaksudkan agar pemangkasan serupa tidak kembali terjadi pada tahun-tahun anggaran berikutnya.

Merespons pandangan tersebut, Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh anggota dewan dalam mencermati jalannya pembahasan APBD-P 2026. Pemerintah daerah menegaskan bahwa rasionalisasi anggaran dilakukan dengan asas efisiensi dan pertimbangan skala prioritas demi menjaga keseimbangan neraca keuangan daerah.

Pemkab Tulungagung memilih mengelola anggaran berdasarkan skala prioritas dan kemampuan menyelesaikan pekerjaan. Kebijakan tersebut berdampak pada sejumlah proyek infrastruktur berskala besar yang pelaksanaannya diarahkan ke 2027.

“Kalau memang waktunya tidak memungkinkan untuk diselesaikan, jangan dipaksakan,” kata Plt. Bupati Ahmad Baharudin.

Terkait dengan sektor infrastruktur, Pemkab Tulungagung memastikan akan tetap mengoptimalkan anggaran yang tersedia untuk menyelesaikan penanganan fasilitas publik skala prioritas tinggi secara efektif.

Usai pembacaan pandangan akhir fraksi-fraksi dan laporan Banggar, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara Pimpinan DPRD Tulungagung dan Plt. Bupati Tulungagung, menandai resminya regulasi anggaran perubahan ini untuk segera dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelum diundangkan secara penuh.

Terastv Channel Kabupaten_tulungagung Dinas Kominfo Tulungagung Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tulungagung

Menelusuri Masjid Al-Mimbar Majan, Rumah Ibadah Tertua di Tulungagung Yang Kaya SejarahTULUNGAGUNG – Kabupaten Tulungagu...
18/09/2026

Menelusuri Masjid Al-Mimbar Majan, Rumah Ibadah Tertua di Tulungagung Yang Kaya Sejarah

TULUNGAGUNG – Kabupaten Tulungagung tidak hanya kaya akan keindahan alamnya, tetapi juga menyimpan warisan sejarah religi yang begitu bernilai. Salah satu situs yang paling termasyhur adalah Masjid Al-Mimbar. Terletak di Dusun Cikalan, Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru, tempat peribadatan ini menyandang predikat sebagai masjid tertua di seluruh penjuru Kabupaten Tulungagung.

Bukan sekadar tempat ibadah biasa, Masjid Al-Mimbar memiliki nilai sejarah tinggi sebagai episentrum penyebaran agama Islam pada masa lampau. Berdasarkan catatan sejarah, masjid ini didirikan sekitar tahun 1727 atau 1790 oleh Raden KH Khasan Mimbar. Beliau dikenal luas sebagai seorang ulama besar sekaligus tokoh ulung yang membabat alas dakwah Islam di wilayah Tulungagung dan sekitarnya.

Sentuhan Agung Arsitektur Kesultanan Mataram

Saat melangkah ke area masjid, nuansa lawas nan sakral langsung menyelimuti para jemaah dan pengunjung. Masjid Al-Mimbar masih mempertahankan bentuk asli bangunan berupa limasan, yang mencerminkan gaya arsitektur khas era Kesultanan Mataram.

Salah satu daya tarik utama yang paling memikat mata adalah bagian gerbang atau gapura masuknya. Struktur ikonik ini terbuat dari susunan bata merah kuno tanpa plester yang masih dirawat dan dipertahankan keasliannya hingga kini. Gapura bata merah ini berdiri kokoh sebagai simbol peninggalan masa lampau yang menghubungkan masa kini dengan kemegahan peradaban Islam berabad-abad lalu.

Pusat Wisata Religi dan Peristirahatan Para Pemimpin Sejarah

Kini, Masjid Al-Mimbar telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata religi utama di Tulungagung. Saban hari, khususnya pada momen-momen hari besar Islam atau bulan Ramadan, masjid ini selalu ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah yang ingin menapaktilas perjuangan Raden KH Khasan Mimbar.

Nilai historis kompleks masjid ini kian lengkap karena di area sekitar halaman dan pemakaman masjid juga terdapat pusara leluhur Tulungagung. Di sinilah tempat peristirahatan terakhir beberapa mantan Bupati Tulungagung terdahulu. Keberadaan makam para pemimpin daerah ini menegaskan bahwa Desa Majan dan Masjid Al-Mimbar memiliki ikatan emosional dan politis yang sangat kuat dengan sejarah berdirinya Kabupaten Tulungagung.

Bagi Anda yang ingin merasakan kedamaian spiritual sekaligus belajar sejarah, mengunjungi Masjid Al-Mimbar di Desa Majan akan memberikan pengalaman spiritual yang mendalam, mengingatkan kita pada gigihnya perjuangan para ulama dalam menyebarkan kedamaian Islam di tanah Jawa.

Terastv Channel Kabupaten_tulungagung

Geger! Kades Kedungwaru Toha Resmi Ditahan Polres Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa Rp300 JutaTULUNGAGUNG – P...
17/09/2026

Geger! Kades Kedungwaru Toha Resmi Ditahan Polres Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa Rp300 Juta

TULUNGAGUNG – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Tulungagung resmi mengamankan Kepala Desa Kedungwaru, Mochamad Toha, pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Penahanan ini dilakukan menyusul statusnya yang telah dinaikkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 dengan nilai kerugian negara ditaksir mencapai Rp300 juta.

Berdasarkan data yang dihimpun, penahanan sang kepala desa dilakukan setelah penyidik mengantongi dua alat bukti yang cukup serta hasil audit investigasi dari Inspektorat Kabupaten Tulungagung.

Modus yang dugaan kuat digunakan oleh tersangka adalah dengan membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) fiktif pada beberapa proyek fisik dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari anggaran desa.

Kapolres Tulungagung melalui Kasat Reskrim menyatakan bahwa tindakan tegas ini diambil guna memperlancar proses penyidikan serta mencegah adanya upaya penghilangan barang bukti.

Kabar penahanan tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Andi Wiranata Tamba, S.Tr.K., S.I.K., M.I.K., seusai kegiatan Piramida di Semar Mesem Cafe, Rabu (16/9/2026) malam.

Sejumlah dokumen penting terkait pencairan anggaran, proposal kegiatan, hingga laporan realisasi kerja kini telah disita dan diamankan di Mapolres Tulungagung untuk keperluan pembuktian di persidangan.Atas perbuatannya, Mochamad Toha dijerat dengan Pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Tersangka terancam hukuman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp200 juta. Proses hukum kini terus berjalan sembari penyidik mendalami potensi keterlibatan pihak lain dalam pusaran kasus tersebut.

Terastv Channel Polres Tulungagung Dinas Kominfo Tulungagung Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tulungagung Tulungagung Mbois Kacamata Tulungagung

17/09/2026

BREAKING NEWS! Lebih dari 200 Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis (MBG)

Terastv Channel Kabupaten_tulungagung Kacamata Tulungagung Polres Tulungagung Dinas Kominfo Tulungagung Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tulungagung SMKN 1 Boyolangu Tulungagung - EsemKita

Address

Perumahan Permata Kota 3 Blok F33
Tulungagung
66235

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Terastv Channel posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share