Solo urug timbunan

Solo urug timbunan timbunan urug dan jasa

28/06/2024

Monggo.. Yg urrug yg galian tanah.. Buang sampah proyek.. Siap. Membela yang bayar

20/11/2023

Melayani urug an timbunan dan exavator /buldozer/vibro

Jasa urug,galian ,buang puing,merobohkan rumah..area solo sekitar nya087786669990InsyaAlloh Amanah
03/05/2023

Jasa urug,galian ,buang puing,merobohkan rumah..area solo sekitar nya087786669990
InsyaAlloh Amanah

Juni 2021
11/06/2021

Juni 2021

Gassken
11/01/2021

Gassken

09/09/2020

Melayani jasa urug jenis brangkal tanah, padas, ladu taman dan jasa buang sisa galian bongkaran proyek

Salah satu sisi pagar kraton surakarta masih tegak
23/05/2020

Salah satu sisi pagar kraton surakarta masih tegak

Jasa timbunan dan pembersihan puing sisa bangunan ,ladutaman ,Padas,dll... Exavator (begho) Dozer ...lokasi solo dan sek...
04/04/2019

Jasa timbunan dan pembersihan puing sisa bangunan ,ladutaman ,Padas,dll... Exavator (begho) Dozer ...lokasi solo dan sekitarnya..

Harapan....
05/07/2017

Harapan....

Seorang Ahli hikmah pernah melihat pemuda yang bicaranya lebih banyak daripada diamnya. Kemudian ia berkata :

"Sesungguhnya Allah Ta'ala menciptakan untukmu 2 telinga dan hanya 1 mulut agar kamu lebih banyak mendengar daripada berbicara".

Banyak manusia yang lalai akan betapa dahsyatnya efek ucapan yang lepas dari mulut mereka, sehingga sering kita menemukan orang yang begitu enteng ketika melontarkan kata-katanya tanpa proses pikir panjang.

Padahal sebuah perang besar bisa terjadi hanya dengan sepenggal kata. Rumah tangga bisa hancur lebur akibat ucapan dan kata-kata. Perceraian jatuh juga hanya dengan kata-kata talak.

Tahukah anda, bahwa mu'jizat terhebat Nabi kita bukanlah membelah bulan, isra mi'raj atau lainnya? mu'jizat terbesar beliau adalah Al-quran, yaitu kalamullah, ucapan Allah yang merupakan kata-kata. Jika mu'jizat lainnya hanya dapat dirasakan secara nyata oleh orang-orang yang hadir ketika mu'jizat itu terjadi, sedangkan efek mu'jizat Al-quran abadi sampai akhir zaman.

Jagat raya yang super luas yang sampai sekarang manusia belum menemukan tepinya ini juga tercipta hanya dengan sepenggal kata yang terdiri dari 2 huruf yaitu كن (Kun) :

"Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "KUN" (Jadilah) Lalu jadilah ia." (QS. Al-baqarah : 117)

Seseorang masuk kedalam lingkaran islam dan (bisa) murtad, pun dengan kata-kata. Syarat seseorang masuk Islam ialah dengan mengucapkan kalimat syahadat dan seseorang bisa terpental keluar dari Islam dengan ucapan-ucapan kufur.

Benar, bahwa kata-kata itu ringan ketika diucapkan, tapi jangan pernah menganggap remeh efek dan akibat yang ditimbulkannya. Surga dan neraka Anda dapat tercipta dengan kata-kata, tergantung bagaimana Anda mengolahnya.

Perhatikan bagaimana Allah menggambarkan perumpamaan kata-kata yang baik dan yang buruk dalam ayat berikut :

"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat permisalan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya menghujam teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun." (QS. Ibrahim : 24:26)

Kata-kata bukan sekedar suara atau huruf-huruf kosong tanpa pengaruh. Kata-kata dapat menciptakan berbagai emosi (perasaan) seperti marah, benci, cinta, kecewa, takut, semangat, berani dll. tergantung bagaimana anda menggunakan dan merangkainya.

Amalan yang enteng tapi berat bobotnya disisi Allah adalah kata-kata, yaitu dzikir. Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda :

"Dua kalimat yang ringan di lidah, (tapi) berat pada timbangan (amal kebaikan), dan sangat dicintai oleh Ar-Rahman, (yaitu): Subhaanallaahi wabihamdihi, subhaanallahil ‘azhiim (maha suci Allah dengan memuji-Nya, dan maha suci Allah yang maha agung).” (HR. Bukhari (no. 6043 dan 6304) dan Muslim (no. 2694).

Sebaliknya keburukan yang enteng tapi dosanya sangat besar juga dengan kata-kata, bahkan kebaikan yang telah kita bangun selama hidup dapat runtuh hanya karena kata-kata yang tidak kita jaga.

Abu Hurairah pernah menyampaikan, ada yang menanyakan kepada Rosulullah Shallallahu'alaihi wasallam begini,

"Wahai Rosulullah, sesungguhnya si Fulanah s**a sholat malam, puasa di siang hari, mengerjakan (berbagai kebaikan) dan bersedekah, hanya saja ia s**a mengganggu para tetangganya dengan lisannya?”

Beliau shallallahu'alaihi wasallam menjawab, “Tiada kebaikan padanya, dia termasuk penghuni neraka”.

Mereka pun bertanya lagi, “Sesungguhnya si Fulanah (yang lain) mengerjakan (hanya) sholat wajib dan bersedekah dengan sepotong keju, namun tidak pernah mengganggu seorangpun?”. Bersabda Rosulullah, “Dia termasuk penghuni surga”. (HR al-Bukhari dalam Al-adab Al-mufrad : 119)

Dari Abu Hurairah radliyallahu'anhu dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya seorang hamba mengatakan suatu kalimat yang mendatangkan murka Allah ta’ala yang ia tidak menaruh perhatian padanya namun mengakibatkannya dijerumuskan ke dalam neraka Jahannam”. (HR Bukhari : 6478)

Setelah kita sadar akan bahaya kata-kata yang tidak terkontrol maka wajib bagi kita agar waspada dalam berucap, terlebih di era internet dan sosial media seperti sekarang.

Tempo hari baru saja kita menyaksikan fenomena besar, yaitu salah seorang kepala daerah yang bermulut ringan, bak air mancur mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan sebuah ummat. Akibat dari ucapannya itu, hampir saja pertempuran antar kaum pecah bahkan efeknya masih kita rasakan sampai detik ini. Namun Alhamdulillah itu tidak terjadi dan si pemilik mulut itu kini sudah menerima akibatnya dipenjara.

Jagalah kata-kata kita, jangan sembarangan posting atau komentar tanpa proses pemikiran yang matang.

Sebelum berkomentar, memposting atau menyebarkan suatu ucapan di sosial media, bertanyalah beberapa hal berikut :

1- Apakah ucapan itu baik ?
2- Apakah bermanfaat ?
3- Apa akibatnya kalau saya sebarkan?

Ketika kita berkumpul di suatu forum baik di dunia nyata maupun maya, godaan untuk memperbincangkan orang lain dan bicara ngalor-ngidul memang sangat besar, seperti mega magnet yang menarik sebuah objek besi.

Solusinya, hindari sebisa mungkin nongkrong-nongkrong yang tidak jelas manfaatnya, sibukkan diri dengan aktivitas positif, perbanyak dzikir atau baca Quran dll.

Memikirkan akibat sebelum berucap dan penyesalan yang akan dialami juga ampuh dalam meredam nafsu berbicara tanpa kontrol.

Demikian sedikit pencerahan tentang pentingnya menjaga lisan, semoga bermanfaat.

Bagikan tulisan ini kepada teman atau saudara yang Anda cintai agar mereka selamat tidak terjerumus pada kebinasaan akibat lisan.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

-Dari berbagai sumber

LIKE FP Tauhid First (www.facebook.com/tauhid1st) untuk update tulisan menarik lainnya.

03/06/2017

Go
Go
Go

26/04/2017

Sakit adalah penggugur dosa...dan akan jadi uji coba ketaqwaan..kita..
Allah akan selalu mengingat kan dalam bentuk yang tak di duga..
Ampuni hamba mu ya robbi..
Selalu lalai dalam menjalankan ibadah..

11/02/2017

1. Burung Cililin 2. Burung Cucak Jenggot 3. Burung Gereja 4. Burung Elang 5. Burung Alap-alap 6. Burung Love Bird 7. Burung Pelatuk Beras 8. Burung Kenari 9...

Address

Surakarta
Surakarta
571

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Solo urug timbunan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Solo urug timbunan:

Share

Category