Trade Union Rights Centre - TURC

Trade Union Rights Centre - TURC Trade Union Rights Centre (TURC, Pusat Studi dan Advokasi Hak-hak Serikat Buruh) dan menjadikannya satu organisasi massa paling strategis di negeri ini.

Mengapa"Trade Union Rights Centre"

Gerakan buruh Indonesia yang muncul di akhir abad ke-19 dengan kekuatan organisasinya, kembali bangkit di era Reformasi (1998 dst.) Meski memainkan peran penting dalam perjuangan fisik merebut kemerdekaan, selama masa Orde baru Serikat Buruh telah ditekan dan berada dalam kontrol pemerintah; dikorbankan demi yang disebut "pembangunan ekonomi". Namun sejak tumban

gnya Soeharto di tahun 1998 dengan datangnya Reformasi, Serikat Buruh secara relatif memperoleh kebebasan berorganisasi. Jumlah Serikat Buruh yang terdaftar meningkat dengan tajam, dari 53 di tahun 2001 menjadi lebih dari 70 di awal tahun 2003. Oleh karena itu Serikat Buruh Indonesia harus menetapkan peranan baru atas dirinya sendiri ketika kebebasan berserikat telah terwujud. Yang menjadi patokan utamanya adalah seberapa jauh Serikat Buruh mampu menjawab tantangan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup semua buruh lewat perundingan kolektif dan menjalankan berbagai strategi dalam mempengaruhi kebijakan umum sosial-politik demi kepentingan anggotanya. Untuk dapat memenuhi tantangan ini, dan juga tantangan lainnya di kemudian hari, mereka harus mampu melakukan berbagai macam riset dan keperluan training/pelatihan. Sayangnya, kebanyakan Serikat Buruh Indonesia tidak memiliki kemampuan riset dan masih belum adanya satu organisasi yang berkonsentrasi khusus akan riset perburuhan dan penyediaan training/pelatihan bagi gerakan buruh umumnya. Walaupun secara kuantitatif jumlah mereka bertambah, kemampuan dan skill tidak tersebar merata diantara Serikat Buruh itu. Selain tidak terbentuk satu jaringan kerja diantara berbagai organisasi pelayanan buruh yang ada, juga tidak adanya satu gerakan buruh yang berdaya guna tinggi dan suatu program pendidikan buruh yang sistematis dan riset perburuhan yang berguna bagi Serikat Buruh. Guna mengisi kekosongan tersebut dan menyediakan program training/pelatihan dan riset kebijakan yang kontinu, di berbagai bidang seperti peraturan perburuhan, perundingan kolektif, keadilan gender, affirmative action, ekonomi politik Indonesia dan masalah globalisasi, maka didirikanlah Trade Union Rights Centre (TURC) secara simbolik pada tanggal 10 Desember 2003. Tujuan TURC

Tujuan didirikannya TURC adalah untuk menyokong gerakan buruh Indonesia dalam meningkatkan kemampuannya, dengan cara:
- Mengumpulkan, up-dating, dan menyebarkan informasi dalam berbagai medium yang dapat diakses buruh,
- Membangun dan mengerjakan satu pusat data tentang ekonomi dan hubungan industrial Indonesia,
- Menyusun dan menjalankan program pelatihan bagi Serikat Buruh,
- Membantu gerakan buruh dalam merancang suatu kebijakan alternatif yang menyeluruh,
- Menyediakan satu forum diskusi tentang isu-isu perburuhan dan sosial ekonomi lainnya, dan
- Menyediakan satu pusat data yang meliputi isu-isu sosial-ekonomi dan politik bagi Serikat Buruh

TURC sebagai pusat data

TURC juga dimaksudkan sebagai pusat data dan direncanakan untuk secara terus menerus meng up-date dan berkembang sehingga nantinya akan menyimpan sejumlah buku dan bulletin (baik dari dalam maupun luar negeri) tentang berbagai isu perburuhan, seperti Serikat Buruh di Indonesia dan di kawasan Asia Tenggara, Serikat Buruh Internasional, ekonomi Indonesia, hubungan industrial, keadilan gender, kesehatan dan keamanan kerja, juga berbagai terbitan dari UNDP dan ILO. Pusat data ini berfungsi sebagai perpustakaan terutama bagi Serikat Buruh, namun juga tetap terbuka bagi mahasiswa, kalangan LSM perburuhan dan masyarakat umum. Usaha-usaha awal telah dilakukan, staf TURC telah berdiskusi dengan sejumlah pengurus dan aktivis Serikat Buruh untuk memperoleh sejumlah buku dan dokumen sebagai koleksi awal perpustakaan ini. Untuk awalnya, TURC akan menjadi satu tempat pertemuan untuk kegiatan pendidikan/pelatihan dan di kemudian hari akan mengembangkan beberapa kegiatan lainnya, macam kursus singkat perburuhan dan pelatihan skill riset perburuhan. TURC sebagai pusat informasi

Disepakati di kalangan pengurus Serikat Buruh bahwa TURC harus menyediakan informasi yang berguna bagi perkembangan Serikat Buruh, terutama tentang:
- Informasi dan analisa hukum perburuhan dan bagaimana pengaruhnya atas - kondisi Serikat Buruh Indonesia,
- Mendokumentasikan kasus-kasus pelanggaran kebebasan berserikat,
- Memetakan kegiatan Serikat Buruh dan LSM perburuhan di Indonesia,
- Informasi tentang hak-hak Serikat Buruh dan Standar Internasional,
- Informasi tentang isu-isu konkrit seperti outsourcing, buruh migran, dan buruh sektor informal,
- Program pelatihan hukum perburuhan bagi pengurus Serikat Buruh,
- Menyediakan saran-saran praktis kapan Serikat Buruh dapat bergantung pada hukum atau tidak. Program pelatihan TURC

TURC menawarkan berbagai pelatihan singkat bagi pengurus dan aktivis Serikat Buruh Indonesia. Untuk tiga tahun kedepan, TURC akan menyediakan pelatihan:
- Hukum perburuhan bagi pengurus Serikat Buruh,
- Ekonomi perburuhan dan masalah globalisasi,
- Kawasan Industri dan Kawasan Berikat,
- Program Penyesuaian Struktural yang dijalankan IMF,
- Perundingan Kolektif,
- Affirmative Action,
- Isu gender dalam Serikat Buruh, dan
- Riset Perburuhan. Riset Perburuhan TURC

Kegiatan kunci TURC adalah menyediakan riset-riset kebijakan. Untuk tiga tahun ke depan, salah satu fokus utama TURC adalah mengadakan riset tentang apa yang disebut sebagai "Reformasi Hukum Perburuhan", dampak globalisasi dan kemungkinan strategi gerakan buruh. TURC juga merencanakan akan mengadakan riset tentang Kawasan Industri dan Kawasan Berikat, perusahaan-perusahaan labour supplier, dan privatisasi di Indonesia, serta juga penelitian mendalam tentang berbagai tantangan yang dihadapi Serikat Buruh tingkat nasional, dan menyiapkan sejumlah laporan riset tentang beragam topik seperti keterlibatan ILO dalam proses "Reformasi Hukum Perburuhan" dan proses perumusan Undang Undang Perburuhan sebagai bagian dari "Reformasi Hukum Perburuhan." Terbitan TURC

Selain laporan-laporan penelitian, rencananya TURC juga akan menerbitkan sejumlah buku di bidang perburuhan, seperti buku pengantar belajar hukum perburuhan, dan berbagai makalah seminar dan artikel untuk jurnal dalam negeri dan luar negeri. TURC juga merencanakan untuk memproduksi beberapa terbitan sederhana bagi Serikat Buruh seperti manual-manual pelatihan, buklet dan sejarah gerakan buruh Indonesia, affirmative action dan hak-hak buruh perempuan. Direncanakan pula terbitan-terbitan itu akan tersedia di situs internet. Saat ini TURC telah menerbitkan Lembur, yang merupakan tabloid untuk buruh dengan perhatian khusus pada buruh perempuan, dan Benhil, yang merupakan terbitan resmi TURC. Sumber keuangan TURC

Untuk tiga tahun kedepan, sekitar 20-30% pembiayaan TURC berasal dari pembayaran penyediaan jasanya, dan sekitar 70-80% lainnya berasal dari beberapa lembaga internasional dalam bentuk beberapa proyek khusus. Direncanakan nantinya TURC harus mampu membiayai dirinya sendiri dengan cara menarik uang jasa atas riset-riset dan program pelatihan, dan dengan memasarkan beberapa terbitan dan program pelatihan. Walaupun begitu, akan dipastikan bahwa kegiatan dan pelayanan TURC tetap dapat terjangkau bagi para pengurus Serikat Buruh.

05/05/2026

On International Workers’ Day, TURC stands with JPRI (Indonesia Home-based Network). ✊🏽

Home-based workers are part of global supply chains—yet many remain invisible, unrecognized, and unprotected.

Most are women, working from their homes with low pay, no job security, and limited access to labor rights and social protection.

We join the call for:
legal recognition, protection of workers’ rights, and gender-responsive occupational safety and health.

May Day is not only about celebration—
but about the ongoing fight for dignity, safety, and justice for all workers.

We stand with home-based workers.
We stand for labour rights.

Di Hari Buruh Internasional—kita diingatkan bahwa di balik pertumbuhan ekonomi,ada kerja-kerja yang menopang, namun kera...
01/05/2026

Di Hari Buruh Internasional—
kita diingatkan bahwa di balik pertumbuhan ekonomi,
ada kerja-kerja yang menopang, namun kerap tak terlindungi.

May Day bukan hanya tentang merayakan,
tapi juga mempertanyakan arah:
siapa yang benar-benar menikmati hasil,
dan siapa yang terus menanggung risiko.

Karena tanpa perubahan yang nyata,
ketimpangan hanya akan terus berulang.

Baca selengkapnya di LEMBUR Publication — Edisi May Day

Global OSH Day: For millions of women, a safe workplace is still out of reach.Occupational safety and health systems con...
28/04/2026

Global OSH Day: For millions of women, a safe workplace is still out of reach.

Occupational safety and health systems continue to overlook gender-specific risks, leaving women exposed to reproductive and mental health risks, musculoskeletal strain, gender-based violence, heat stress, and chemical exposure.

As one worker shared, “The heat is unbearable, but we can’t stop.”

A key question remains: who has a voice in OSH? Women are often underrepresented in health & safety committees, trade unions, leadership, and decision-making spaces — meaning their risks are overlooked and their realities ignored.

Without a voice, protection cannot exist.

As part of our multi-actor partnership to improve the health of women in precarious employment in the garment and footwear industry in Indonesia and India, we — and — call on policymakers, employers, brands, and civil society to recognize gender-specific occupational risks and take concrete steps toward safer, more inclusive, and gender-responsive workplaces.

Closing the gap starts with all of us.

MAPProject

Selamat Hari Kartini 💓Untuk semua perempuan yang terus melangkah—di ruang kerja, di rumah, dan di banyak peran yang seri...
21/04/2026

Selamat Hari Kartini 💓

Untuk semua perempuan yang terus melangkah—
di ruang kerja, di rumah, dan di banyak peran yang sering tak terlihat.

Hari ini, kita merayakan bukan hanya apa yang telah dibuka,
tapi juga apa yang masih terus diperjuangkan.

Baca selengkapnya di LEMBUR Publication — Edisi May Day

09/04/2026

🎙️ Kenapa hukum perburuhan Indonesia sering terasa tertinggal dari realita kerja hari ini?
Di podcast Obrolan Serikat! kali ini kami ngobrol bareng Kak Rita membedah akar sejarah hukum perburuhan dan bagaimana negara masih melihat posisi buruh sampai sekarang.

Di episode ini, kami bahas:
⚖️ Awal mula hukum perburuhan Indonesia
📜 Siapa yang dianggap “buruh” oleh negara
🏭 Tantangan dunia kerja yang makin fleksibel
🔥 Kenapa perspektif lama masih memengaruhi hak pekerja hari ini

Kalau menurut kamu, hukum perburuhan kita masih relevan nggak untuk era kerja fleksibel? 👇
Tulis pendapatmu di kolom komentar dan tonton full episode di TURC Channel!

ObrolanSerikat TURC

13/03/2026

🎙️ Obrolan Serikat! kali ini ngobrol bareng B**g Ismet Inoni dari Koalisi Buruh Sawit (KBS) .koalisiburuhsawit.

Di episode ini, kami bahas:
🔥 Perbedaan & persamaan buruh manufaktur vs buruh perkebunan sawit
📌 Strategi perjuangan & dinamika organisasi buruh
📜 Update RUU Perlindungan Buruh Sawit dan dampaknya
🤝 Kolaborasi lintas sektor untuk gerakan buruh yang lebih kuat

Jangan sampai ketinggalan perspektif unik tentang gerakan buruh Indonesia, tonton selengkapnya di TURC Channel!

09/03/2026

Today, on International Women’s Day, we stand in solidarity with women workers in Indonesia and around the world. ✊🏽♀️

Women workers are the backbone of many industries, yet many still face unsafe workplaces, gender-based violence and harassment, discrimination, and precarious work.

International Women’s Day is not only about celebration, but also about the ongoing struggle for dignity, safety, and justice.

We stand with women workers.
We stand for safe workplaces.

WomenWorkers LabourRights

Buruh Sawit: Pekerjaannya Sama, Tapi Nasib Tak SamaDi tengah perkebunan sawit yang luasnya berhektar-hektar, ada banyak ...
30/04/2025

Buruh Sawit: Pekerjaannya Sama, Tapi Nasib Tak Sama

Di tengah perkebunan sawit yang luasnya berhektar-hektar, ada banyak jenis pekerjaan yang dilakukan setiap buruh untuk menjamin kelangsungan produksi kebun.

Di balik itu p**a, ada banyak jenis status kerja setiap buruh sawit yang bekerja di kebun. Ada Buruh Tetap Perusahaan, Buruh Harian Lepas, Buruh Keluarga Plasma, hingga sanak keluarga yang membantu pekerjaan orang tuanya di kebun tanpa diupah.

Ketimpangan status ini seakan sengaja dibiarkan perusahaan. Banyak dari mereka yang masih bekerja tanpa upah dan jaminan perlindungan yang sama.

Karena apa? Hanya karena perbedaan status kerjanya.






Tidak Ada Jaminan Pensiun di KebunMengapa penyesuaian batas usia pensiun dalam PP 45/2015 merugikan buruh sawit?Bekerja ...
27/04/2025

Tidak Ada Jaminan Pensiun di Kebun

Mengapa penyesuaian batas usia pensiun dalam PP 45/2015 merugikan buruh sawit?

Bekerja sebagai buruh di perkebunan sawit sungguh beresiko. Kecelakaan kerja senantiasa menghantui para buruh sawit. Jatuh tertimpa buah, paparan bahan kimia, jam kerja panjang, hingga sengatan ular berbisa di kebun.

Minimnya upah, APD tidak layak, serta penyakit akibat kerja jadi kombinasi yang mematikan pada jangka panjang kesejahteraan hidup keluarga buruh sawit.

Sudah dipukul berbagai lapisan kondisi kerja yang buruk, tidak adanya jaminan perlindungan dana pensiun bagi buruh sawit jadi pesan yang mengantarkan pada cerita ketidaksejahteraan buruh sawit sepanjang hidup. Minim perlindungan, minim jaminan. Tidak ada dana pensiun di kebun!

Suarakan hak atas jaminan sosial!
Satu Tujuan, Satu Perjuangan, Hari Buruh untuk Kesejahteraan!
Setiap Hari adalah Perlawanan, Ayo Turun ke Jalan!






Buruh Sawit Kalsel: Bayaran Kerja KERAS Itu Klinik yang Tak SehatDi Kalimantan Selatan, buruh perkebunan sawit terutama ...
22/04/2025

Buruh Sawit Kalsel: Bayaran Kerja KERAS Itu Klinik yang Tak Sehat

Di Kalimantan Selatan, buruh perkebunan sawit terutama buruh penyemprot yang setiap hari berhadapan dengan bahan kimia—masih kesulitan mengakses layanan kesehatan yang layak. Klinik tempat kerja yang semestinya menjadi pelindung justru berubah menjadi bukti kelalaian perusahaan.

Minimnya tenaga medis, antrean panjang, layanan yang tidak konsisten semua ini bukan sekadar kekurangan teknis. Ini adalah bentuk nyata dari pengabaian hak buruh. Ketika perusahaan lebih memilih menghemat biaya kesehatan, buruh membayar dengan tubuhnya sendiri.

Padahal, jaminan kesehatan bukanlah kemewahan. Itu adalah hak normatif sebagaimana diatur dalam UU Ketenagakerjaan dan Permenkes.

Kami, Aliansi Serbusaka, menuntut perusahaan sawit untuk bertanggung jawab.
Buruh tidak butuh janji. Buruh butuh sistem yang menjamin keselamatan kerja.

Suarakan hak atas kesehatan!
Satu Tujuan, Satu Perjuangan, Hari Buruh untuk Kesejahteraan!
Setiap Hari adalah Perlawanan, Ayo Turun ke Jalan!






Bahaya Mengintai, APD Tidak Layak Ancam Keselamatan Buruh SawitDi balik gemerlapnya industri sawit yang katanya menopang...
20/04/2025

Bahaya Mengintai, APD Tidak Layak Ancam Keselamatan Buruh Sawit

Di balik gemerlapnya industri sawit yang katanya menopang perekonomian negara, tersembunyi realita pahit para buruh yang setiap hari berhadapan dengan bahaya tanpa perlindungan memadai. Alat Pelindung Diri (APD) yang seharusnya menjadi alat bantu keselamatan buruh, justru tak lebih dari sekadar rongsokan yang mengancam nyawa.

Bahkan janji negara untuk melindungi segenap warganya terasa jauh panggang dari api bagi para buruh sawit yang harus menghadapi risiko kerja tanpa perlindungan yang memadai. Ke mana perginya lembaga pengawasan dan penegakan hukum keselamatan kerja di sektor ini?

Sampai kapan kita membiarkan perusahaan sawit mengorbankan hak paling mendasar bagi para buruh? Ini bukan hanya soal kecelakaan kerja, tapi juga tentang martabat manusia yang diinjak-injak demi pundi-pundi rupiah.

Satu Tujuan, Satu Perjuangan, Hari Buruh untuk Kesejahteraan.
Setiap Hari adalah Perlawanan, Ayo Turun ke Jalan!






Address

Jalan Komp. Batan No. 1 Blok E, RT. 6/RW. 7, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
South Jakarta
12520

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6221 5703929

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Trade Union Rights Centre - TURC posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Trade Union Rights Centre - TURC:

Share