Arcopodo Island Property

Arcopodo Island Property perusahaan yang bergerak dibidang Kontraktor dan konsultant bangunan, baik interior ataupun exterior

Inspirasi untuk pergola di balkon atau rooftop
22/03/2025

Inspirasi untuk pergola di balkon atau rooftop

07/02/2025
04/08/2017

A. Tipe-Tipe Jembata Berdasarkan fungsinya dibedakan sebagai berikut : Jembatan jalan raya (highway bridge) Jembatan jalan kereta ...

04/08/2017

Jembatan Nasional Suramadu adalah jembatan yang melintasi Selat Madura , menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (di Bang...

21/05/2016
20/04/2016

Definisi Valve, Jenis dan Fungsinya part 2


4. Ball Valve
Ball Valve adalah sebuah Valve atau katup dengan pengontrol aliran berbentuk disc bulat (seperti bola/belahan). Bola itu memiliki lubang, yang berada di tengah sehingga ketika lubang tersebut segaris lurus atau sejalan dengan kedua ujung Valve / katup, maka aliran akan terjadi.

Tetapi ketika katup tertutup, posisi lubang berada tegak lurus terhadap ujung katup, maka aliran akan terhalang atau tertutup.

Ball valve banyak digunakan karena kemudahannya dalam perbaikan dan kemampuan untuk menahan tekanan dan suhu tinggi. Tergantung dari material apa mereka terbuat, Bal Valve dapat menahan tekanan hingga 10.000 Psi dan dengan temperature sekitar 200 derajat Celcius.
Ball-Valve.jpg

Ball Valve digunakan secara luas dalam aplikasi industri karena mereka sangat serbaguna, dapat menahan tekanan hingga 1000 barr dan suhu hingga 482 ° F (250 ° C). Ukurannya biasanya berkisar 0,2-11,81 inci (0,5 cm sampai 30 cm).

Ball Valve dapat terbuat dari logam , plastik atau pun dari bahan keramik. Bolanya sering dilapisi chrome untuk membuatnya lebih tahan lama.






Ada 2 tipe Ball Valve yaitu :

a. Full bore ball valve

Full bore ball valve adalah tipe ball valve dengan diameter lubang bolanya sama dengan diameter p**a. Jenis full bore ball valves biasanya digunakan pada blow down, piggable line, production manifold, pipeline dll.

b. Reduced bore ball valves

Reduced bore ball valves adalah jenis ball valve yang diameter lubang bolanya tidak seukuran dengan ukuran p**a. Minimum diameter bola katup yang berkurang adalah satu ukuran lebih rendah dari ukuran diameter p**a sebenarnya. Misalnya ukuran diameter p**a 4 inci dan diameter bola valve adalah 3 inchi.

Dan ada 2 jenis jalur pada ball valve, full bore dan reduced bore.


Usage ( Fungsi ) Ball Valve:
Flow control/pengendalian Aliran
Pressure control/pengendali tekanan
Shut off
Cocok untuk high pressure dan temperatures/tekanan dan suhu yang tinggi

Advantages/kelebihan ball valve:
A very low pressure drop/kehilangan tekanan sangat rendah
Low leakage/cukup jarang bocor
Small in size dan ball valve tidak begitu berat jika dibandingkan dengan valve lain yang sejenis
Mudah dibuka dan tidak mudah terkontaminasi.

Disadvantages/kekurangan ball valve :
Seat bisa rusak karena adanya gesekan antara ball dengan seat
Pembukaan handle yang cepat bisa menimbulkan water hammer/palu air pada system sehingga terjadi tekanan yang besar yang bisa merusak system/sambungan dan dinding p**a

Fungsi dari "Ball Valve" ini untuk mengontrol aliran. Untuk valve jenis ini, metode buka-tutup jalur menggunakan bola (disk pada butterfly valve) berlubang ditengahnya. Jika posisi bola ada dijalur, valve dalam kondisi tertutup, dan sebaliknya, jika posisi lubang ditengah bola yang ada di jalur, valve dalam posisi terbuka.
Sering dipakai pada proses hydrocarbon, ball valve mampu mengatur besar kecil aliran gas dan uap
terutama untuk tekanan rendah. Valve ini dapat dengan cepat ditutup dan cukup kedap untuk menahan
fluida/ zat cair. Ball valve tidak menggunakan handwheel, tetapi menggunakan ankle untuk membuka atau menutup valve dengan sudut 90°. Disainnya yang simpel, meminimalkan turunnya tekanan pada saat valve dibuka penuh.

5. Plug/cock Valve
Plug-or-cock.jpg
Kegunaan dari plug valve adalah untuk fully open dan fully close (isolation atau on/off control).
untuk mengontrol (membuka dan menutup) aliran pada plug valve, plug mempunyai celah atau lubang tempat aliran lewat. Saat handle diputar menuju open position maka plug akan berputar secara rotasi terhadap seat dan bagian yang bercelah akan melewatkan aliran. Namun pada saat handle diputar pada close position maka plug akan berputar secara rotasi terhadap seat dan bagian yang tak bercelah akan menahan aliran, sehingga aliran pun akan berhenti.
Sama seperti ball ball valve namun tetapi bagian dalamnya bukan berbentuk bola, melainkan silinder. Karena tidak ada ruangan kosong di dalam badan valve, maka cocok untuk fluida yang berat atau mengandung unsur padat seperti lumpur.

Jenis - jenis valve yang lain yang masih termasuk plug valve adalah:
Three way plug valve : yaitu jenis plug valve yang mempunyai 3 port (sambungan), 1 untuk inlet dan 2 untuk outlet. Dengan menggunakan valve ini maka dengan mudah kita dapat mengarahkan outlet kearah aliran/p**a yang dikehendaki.
Four way plug valve : Biasa digunakan pada fluida cooling water yang melewati heat exchanger, dimana aliran cooling water bisa dengan mudah dibalikkan arahnya dengan tujuan untuk membersihkan heat exchanger tersebut dari kotoran-kotoran (fouling, sediment, solids).


6. Check Valve

Check-Valve.jpg
Check valve adalah alat yang digunakan untuk membuat aliran fluida hanya mengalir ke satu arah saja atau agar tidak terjadi reversed flow/back flow. untuk mengalirkan fluida hanya ke satu arah dan mencegah aliran ke arah sebaliknya. tidak menggunakan handel untuk mengatur aliran, tapi
menggunakan gravitasi dan tekanan dari aliran fluida itu sendiri. Karena fungsinya yang dapat
mencegah aliran balik (backflow) Check Valve sering digunakan sebagai pengaman dari sebuah
equipment dalam sistem perp**aan

Aplikasi valve jenis ini dapat dijumpai pada outlet/discharge dari centrifugal pump.
Ketika laju aliran fluida sesuai dengan arahnya, laju aliran tersebut akanmembuat plug atau disk membuka. Jika ada tekanan yang datang dari arahberlawanan, maka plug atau disk tersebut akan menutup.

Check Valve memiliki perbedaan yang signifikan dari Gate Valve dan Globe Valve. Valve ini di
disain untuk mencegah aliran balik.

Ada beberapa jenis check valve, tapi ada 2 jenis yang paling umum yaitu Swing Check dan Lift Check. Swing Check Valve biasanya dipasangkan dengan Gate Valve, sedangkan Lift Check Valve oleh beberapa pabrikan digunakan untuk menggantikan fungsi Ball Valve sebagai Ball Check Valve. Check Valve tidak menggunakan handel untuk mengatur aliran, tapi menggunakan gravitasi dan tekanan dari aliran fluida itu sendiri. Karena fungsinya yang dapat mencegah aliran balik (backflow) Check Valve sering digunakan sebagai pengaman dari sebuah equipment dalam sistem perp**aan.

Ada 3 ( tiga ) jenis check valve

a. Swing Check Valve
Swing_Check_Valve.gifSwing check valve terdiri atas sebuah disk seukuran dengan p**a yang digunakan, dan dirancang menggantung pada poros (hinge pin) di bagian atasnya. Apabila terjadi aliran maju atau foward flow, maka disk akan terdorog oleh tekanan sehingga terbuka dan fluda dapat mengalir menuju saluran outlet. Sedangkan apabila terjadi aliran balik atau reverse flow, tekanan fluida akan mendorong disk menutup rapat sehingga tidak ada fluida yang mengalir. Semakin tinggi tekanan balik semakin rapat disk terpasang pada dudukannya.

Usage : One way flow / pengaliran satu arah

Advantages : Klo sudah buka ringan, low pressure drop / kehilangan tekanan sangat rendah, cost nya murah

Disadvantages : Kebocoran amat tinggi dan aliran rendah karena terganggu dengan adanya
hambatan


b. Lift Check Valve
Lift-Check-Valve.jpgPenggunaan untuk fluida steam, gas, maupun liquid yang mempunyai flow yang tinggi.

Dalam konfigurasinya mirip dengan globe valve hanya saja pada globe valve putaran disk atau valve dapat dimanip**asi sedangkan pada lift check valve tidak (karena globe valve adalah jenis valve putar dan control valve).

Port inlet dan outlet dipisahkan oleh sebuah plug berbentuk kerucut yang terletak pada sebuah dudukan, umumnya berbahan logam. Ketika terjadi foward flow, plug akan terdorong oleh tekanan cairan sehingga lepas dari dudukannya dan fluida akan mengalir ke saluran outlet. Sedangkan apabila terjadi reverse flow, tekanan fluda justru akan menempatkan plug pada dudukannya, semakin besar tekanan semakin rapat p**a posisi plug pada dudukannya, sehingga fluida tidak dapat mengalir.

bahan dari dudukan plug adalah logam, hal ini mempertimbangkan tingkat kebocoran yang sangat sedikit dari check valve tersebut. Umumnya lift check valve digunakan untuk aplikasi fluida gas karena tingkat kebocoran yang kecil. Penggunaan check valve tipe lift ini di industri adalah untuk mencegah aliran balik condensate ke steam trap yang dapat menyebabkan terjadinya korosi pada turbin uap. Keuntungan menggunakan lift check valve adalah terletak pada kesederhanaan desain dan membutuhkan sedikit pemeliharaan. Kelemahannya adalah instalasi dari check valve jenis lift hanya cocok untuk p**a horisontal dengan diameter yang besar.


c. Backwater check valve
Backwater-check-valve.jpg

Backwater valve, banyak digunakan pada sistem pembuangan air bawah tanah yang mencegah terjadinya aliran balik dari saluran pembuangan saat terjadi banjir. Saat banjir saluran pembuangan akan penuh dan bertekanan tinggi sehingga memungkinkan terjadinya aliran balik, dengan menggunakan back water valve, hal ini dapat diatasi dengan baik.








d. Swing Type Disk Check Valve
Swing_Type_Disk_Check_Valve.gif

Dalam penggunaan swing check valve dan lift check valve terbatasi hanya untuk p**a ukuran besar (diameter DN80 atau lebih). jadi sebagai solusinya adalah dengan menggunakan Disk check valve. Dengan menggunakan Disk ceck valve dapat digunakan tubing dengan ukuran yang mengerucut pada satu sisinya sehingga dapat diaplikasikan pada p**a yang lebih kecil ukurannya.












e. Disk Check valve

Disk Check valve terdiri atas body, spring, spring retainer dan disc. Prinsip kerjanya adalah saat terjadi foward flow, maka disk akan didorong oleh tekanan fluida dan mendorong spring sehingga ada celah yang menyebabkan aliran fluida dari inlet menuju outlet. Sebaliknya apabila terjadi reverse flow, tekanan fluida akan mendorong disk sehingga menutup aliran fluida

Perbedaan tekanan diperlukan untuk membuka dan menutup valve jenis ini dan ini ditentukan oleh jenis spring yang digunakan.
Disk-Check-valve.jpg

Selain spring standar, tersedia juga beberapa pilihan spring yang tersedia:
No spring - Digunakan di mana perbedaan tekanan di valve kecil.
Nimonic spring - Digunakan dalam aplikasi suhu tinggi.
Heavy duty spring - Hal ini meningkatkan tekanan pembukaan yang diperlukan. Bila dipasang pada line boiler water feed, dapat digunakan untuk mencegah uap boiler dari kebanjiran ketika mereka unpressurised.






f. Split disc check valve
Split_disc_check_valve.gif



Split Disk check valve terdiri dari disk yang bagian tengahnya merupakan poros yang memungkinkan disk bergerak seolah terbagi dua bila didorong dari arah yang benar (foward flow) dan menutup rapat bila ditekan dari arah yang salah (reverse flow).








7. Screwed Down Return Globe Check Valve
Globe-Check-Valve.jpg

Modelnya hampir sama dengan globe valve, bedanya ada tambahan housing / casing pendukung yang otomatis jika ada media yang mengalir pada valve.














8. Butterfly Valve
Butterfly-Valve.jpg
Butterfly Valve memiliki bentuk yang unik jika dibandingkan dengan valve-valve yang lain.
Butterfly menggunakan plat bundar atau disk yang dioperasikan dengan ankel untuk posisi membuka
penuh atau menutup penuh dengan sudut 90°. Disk ini tetap berada ditengah aliran, dan
dihubungkan ke ankel melalui shaft. Saat valve dalam keadaan tertutup, Disk tersebut tegak lurus
dengan arah aliran, sehingga aliran terbendung, dan saat valve terbuka wafer sejajar/ segaris dengan aliran, sehingga zat dapat mengalir melalui valve.

Batterfly valve memiliki turbulensi dan penurunan tekanan (pressure drop) yang minimal. Valve
ini bagus untuk pengoperasian on-off ataupun throttling, dan bagus untuk mengontrol aliran zat cair atau gas dalam jumlah yang besar. Namun demikian valve ini biasanya tidak memiliki kekedapan yang bagus, dan harus digunakan pada situasi/ sistem yang memiliki tekanan rendah (low-pressure)



9. Diaphragm Valve
Diaphragm-valve.jpg

Diaphragm valve bisa digunakan untuk mengatur aliran (trhottling) dan bisa juga digunakan sebagai on/off valve. Diaphgram valve handal dalam penanganan material kasar seperti fluida yang mengandung pasir, semen, atau lumpur, serta fluida yang mempunyai sifat korosif.













10. Solenoid Valve

Tipe ini, penggerak buka-tutup valve adalah rangkaian elektro-magnet yang ditimbulkan oleh kumparan yang dilalui arus listrik.

Klik disini artikel sebelumnya... dan Disini

11. Motor operated Valve
motor-operated-valve.jpg

Valve tipe ini, batang (stem) valve dihubungkan (joint/couple) dengan penggerak (aktuator) yang berupa motor listrik. Pada pelaksanaannya, ada yang menggunakan listrik AC (alternating current = listrik arus bolak-balik) dan ada juga yang menggunakan listrik DC (direct current = listrik arus searah).













12. Pinch valve
Pinch-valve.jpg
Pinch valve digunakan untuk menangani fluida yang berlumpur, endapan, dan yang mempunyai partikel-partikel solid yang banyak serta fluida-fluida yang mempunyai kecenderungan untuk terjadi kebocoran (leak).










13. Safety/Relief valve

Relief-valve.jpg
Safety/Relief valve memiliki fungsi yang sangat berbeda dari valve-valve yang lain. Valve ini didisain khusus untuk melepas tekanan berlebih yang ada di equipment dan sistem perp**aan. Untuk mencegah kerusakan pada equipment, dan lebih penting lagi cedera pada pekerja, relief valve dapat melepas kenaikan tekanan sebelum menjadi lebih ekstrim.

Relief valve menggunakan pegas baja (lihat gambar di bawah ini), yang secara otomatis akan terbuka jika tekanan mencapai level yang tidak aman. Level tekanan pada valve ini bisa diatur, sehingga bisa ditentukan pada level tekanan berapa valve ini akan terbuka. Ketika tekanan kembali normal, relief valve secara otomatis akan tertutup kembali.

Safety valve adalah jenis valve yang mekanismenya secara otomatis melepaskan zat dari boiler, Bejana tekan, atau suatu sistem, ketika tekanan atau temperatur melebihi batas yang telah ditetapkan.



Cara kerja Pressure Safety Valve :

Pressure savety valve mempunyai tiga bagian utama yaitu inlet, outlet dan spring set. Fluida bertekanan berada pada inlet PSV. PSV posisi menutup selama tekanan fluida lebih kecil dibandingkan tekanan spring pada spring set. Sebaliknya jika tekanan fluida lebih tinggi dibandingkan tekanan spring set maka springset akan bergerak naik dan membuka katup yang akan membuang tekanan melalui outlet sampai tekanan fluida maksimal sama dengan tekanan spring set
CATEGORY
Programmable Logic Control (PLC)
Inverter
Linear Motion
Servo Motor & Drive
Pump & Solenoid Valve
Pneumatic & Hydraulic
Industrial Components
Services & Repair
Timbangan, Load Cell & Indicator

CUSTOMER SERVICE
Call Sales : 021 2851 8059
021 2851 8058
082 125 700 690
Sales :
Skype : kitoma.indonesia

Lihat Peta Lebih Besar

30/12/2015

Arsitek vs Drafter

Kontraktor & jasa renovasi kantor dan pabrik Nikifour Karawang kali ini akan membahas seputar perbedaan kehalian seorang arsitek dan drafter di bidang perencanaan pembangunan. Drafter Vs arsitek mana yang lebih Unggul? Kedua profesi, arsitek dan drafter, memang sama-sama keren. Namun melalui artikel ini, Anda akan mengetahui perbedaan antar kedua profesi di atas di bidang arsitektur.

perbedaan profesi arsitek vs drafter lebih baik mana

Bukan bermaksud untuk membandingkan mana yang lebih bagus dan mana yang kurang bagus, akan tetapi perbandingan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi agar menuju arah yang jauh lebih baik lagi. Sebelum mulai membahas seputar perbedaan profesi arsitek dan drafter, alangkah baiknya jika Anda simak informasi penting berikut.

Drafter Vs Arsitek, Mana yang lebih Unggul?

Terdapat beberapa pemikiran yang kurang mengenakan yang kerap muncul di pikiran para drafter, seperti:

Yang menciptakan gambar adalah drafter, yang mempunyai ide adalah drafter, tapi kenapa yang disanjung dan yang mempunyai nama adalah arsitek, bukan drafter?
Mengapa arsitek tidak bisa menciptakan design dengan menggunakan software komputer?, sedang drafter sungguh ahli dalam menggambar draft/ desain dengan menggunakan software komputer. Jadi jauh lebih hebat dan ahli seorang drafter daripada seorang arsitek.
Para arsitek juga memiliki pemikiran sendiri mengenai profesi drafter, seperti misalnya:

Mengapa drafter seolah-olah mengambil alih tugas arsitek di mana para drafter membuatkan gambar desain langsung pada masyarakat/ klien?
Seringnya drafter membuat desain/ draft yang tidak sesuai dengan ide yang dicetuskan oleh arsitek. Dengan kata lain, drafter seringnya menggambar desain yang ada di pikirannya sendiri
Nah, dari beberapa pemikiran di atas, baik dari sudut pandang arsitek maupun sudut pandang drafter, pada dasarnya inti permasalahannya terletak pada jenis kriteria penilaian pada masing-masing profesi di atas. Masyarakat kita, secara umum, masih memandang ijazah sebagai tolok ukur keahlian seseorang di dunia kerja, padahal kita tidak tahu seperti apa para pekerja profesional ini di kampus dulu. Belum tentu transkip nilai yang berisi nilai-nilai bagus didapatkan dengan benar-benar belajar rajin dan aktif semasa kuliah dulu. Banyak juga nilai bagus yang didapatkan dari hasil mencotek saat ujian atau berbuat curang agar mendapatkan nilai yang baik. Bisa juga nilai-nilai yang bagus didapatkan dari hasil kerjaan orang lain karena sifat malas semasa kuliah dulu. Jadi sekali lagi perlu Anda ketahui bahwa soal pintar dan ahli tidak sepenuhnya dapat diukur dari nilai-nilai yang baik yang tercetak di transkip nilai dan gelar formal semata. Kampus hanyalah tempat untuk mengembangkan dan mengasah bakat dan keahlian yang dimiliki oleh seseorang. Soal ahli atau tidak, sangat bergantung pada kemauan si pemilik bakat, apakah akan terus dikembangkan atau malas lalu berhenti di suatu titik saja.

Nah, lantas apa saja perbedaan tugas drafter dan arsitek? Dari istilahnya saja jelas sangat berbeda. Drafter adalah juru gambar atau seseorang yang memiliki keahlian menggambar sketsa/ outline menjadi sebuah rangkaian gambar yang utuh. Sementara itu, arsitek adalah seseorang yang memiliki ide/ rancangan desain yang nantinya digunakan untuk menciptakan suatu karya fisik 3 dimensi. Di dunia perencananaan arsitektur, baik drafter maupun arsitek memiliki peranan yang berbeda. Berikut gambaran peranan/ tugas drafter dan arsitek secara detail:

Arsitek

Seorang arsitek memiliki tugas untuk membuat perencanaan yang sesuai dengan data-data yang didapatkan. Data-data tersebut diperoleh dari hasil survey dan hasil analisa. Data-data tersebut kemudian dijadikan sebagai acuan untuk menciptakan konsep rancangan. Konsep rancangan dalam dunia perencanaan arsitektur meliputi rencana struktur/ konstruksi, rencana arsitektur, rencana elektrikal, rencana mekanikal, dan masih banyak lainnya. Rencana-rencana tersebut kemudian dipresentasikan ke dalam bentuk, ukuran/ dimensi, tata letak, dan jenis material yang diperlukan.

Drafter

Drafter berperan sebagai asisten arsitek di mana ia bertugas untuk membuat desain perencanaan yang diusulkan oleh arsitek. Tugas-tugas seorang drafter antara lain membuat gambar-gambar kerja, yaitu gambar yang menampilkan info detail dari sebuah sketsa yang dibuat oleh arsitek. Informasi-informasi detail yang wajib dibuat oleh seorang drafter meiputi detail gambar struktur/ konstruksi, detail gambar elektrikal, dan detail gambar mekanikal. Gambar-gambar detail yang dibuat oleh drafter ini nantinya akan dijadikan acuan kegiatan pembangunan. Semoga informasi seputar profesi drafter dan arsitek ini bermanfaat untuk Anda para pembaca dan khususnya untuk Anda para drafter dan arsitek dapat bekerja lebih baik dan solid lagi sesuai dengan tugasnya masing-masing.

Design rumah minimalis modern lantai 2. Design by archopodo islad propety.
05/10/2015

Design rumah minimalis modern lantai 2. Design by archopodo islad propety.

Design Plan Ruko lantai 3 By Archopodo island Property.
23/09/2015

Design Plan Ruko lantai 3 By Archopodo island Property.

Desain Type 36. @ Arcopodo Island Property.
08/09/2015

Desain Type 36.
@ Arcopodo Island Property.

Address

Jalan Ayib Usman No 106
Serang

Telephone

089626896726

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Arcopodo Island Property posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category