19/02/2026
Yang Mulia Majelis Hakim yang saya hormati,
Izinkan saya menyampaikan pernyataan penutup, bukan untuk membantah dakwaan, melainkan untuk menegaskan sebuah niat suci:
Bahwa klien kami — seluruh umat yang menunaikan ibadah ini — dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan tanpa paksaan, telah memasuki masa pembelaan diri paling jujur bernama ibadah puasa.
Puasa ini adalah bukti itikad baik: menahan lapar sebagai saksi, mengekang hawa nafsu sebagai alat bukti, dan kesabaran sebagai pledoi terakhir.
Maka dengan ini kami mohon: agar ibadah puasa diterima, niat dikuatkan, dan setiap kekhilafan diringankan hukumannya oleh Yang Maha Adil.
Selamat menjalankan ibadah puasa.
Semoga putusannya adalah ampunan dan kemenangan batin.