Curahan Hati Sang Penulis

Call Directions Website

Curahan Hati Sang Penulis Rahman Albatani
Penulis
Pemerhati Politik dan Hukum

Umat bersuara, apa fungsi negara??? hancur ala miras_Oleh: Rahman AlbataniAnalis Politik & HukumSenin 28 September 2026 ...
30/09/2026

Umat bersuara, apa fungsi negara???
hancur ala miras_

Oleh: Rahman Albatani
Analis Politik & Hukum

Senin 28 September 2026 warga kecamatan Gondang, Tulungagung melakukan aksi penolakan atas pendirian gerai penjualan miras.

Aksi di lakukan tepat didepan lokasi yang akan didirikan gerai miras. Turut hadir MUI setempat bersama forum komunikasi masyarakat kecamatan Gondang (Forsikada).

*Umat bersuara apa fungsi negara?*

Tidak ada politik di ruang hampa. Politik pasti akan menempati ruang untuk bergerak.

Negara adalah sebuah ruang terbaik untuk berpolitik. Apa itu politik?
Politik sejatinya adalah "mengurus urusan orang banyak".

Amanat konstitusi "mencerdaskan kehidupan bangsa", merupakan pesan politik konstitusi selanjutnya di terjemahkan oleh organ negara sebagai aksi nyata dalam merawat hidup banyak orang.

Apa saja organ negara yang bertanggung jawab atas kecerdasan hidup bangsa? Yaitu Presiden sebagai pemimpin tertinggi.

Presiden yang bertanggung jawab atas pendidikan anak bangsa dan juga bertanggung jawab atas hancurnya generasi muda.

Minuman keras merupakan ancamam serius bagi anak bangsa. Dampaknya nyata yaitu ; penurunan fungsi otak, hilangnya kecerdasan & memori, gangguan pencernaan, resiko overdosis/keracunan._Kemenkes.

Sebagai umat muslim meyakini pesan-pesan Ilahi dalam Al-Qur'an, kebenarannya pasti ;

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْخَمْرُ وَٱلْمَيْسِرُ وَٱلْأَنصَابُ وَٱلْأَزْلَٰمُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ ٱلشَّيْطَٰنِ فَٱجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya:
Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung."
_Al Maidah 90_

Larangan tegas pada ayat ini sehingga menghukumi miras sebagai minuman yang haram. Sebagaimana haramnya babi, riba, jina dll.

Pada urusan yang menyangkut nasib rakyat, nasib anak bangsa, masa depan bangsa maka sudah sepatutnya negara hadir untuk mengatasinya.

Akan tetapi potret negara seakan-akan abai dalam hal ini. Negara tampaknya membiarkan miras merajalela, bahkan di legalkan.

Beberapa tahun lalu provinsi NTT melegalkan miras, kekuasaan pusat membiarkan saja tanpa ada maklumat.

Dari tanah timur sekarang menuju tanah barat. Apakah negara melalui unsur-unsurnya tidak mengetahui hal ini?

Jika kepentiangan negara adalah kebermanfaatan maka hal yang haram juga bisa di jual. Kebermanfaatan yang di maksud adalah nilai ekonimis serta penerimaan pajak oleh negara.

Landasan benegara bukan pada basis yang benar maka segala hal bisa di siasati, yang haram bisa jadi halal.

Bukankah Allah SWT menjadikan manusia di muka bumi sebagai khalifah? Khalifah yang mengurus urusan sesuai ketetapan Allah.

Pada masa pemerintahan Khilafah Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali merupakan wujud dari implementasi kekuasaan islam yang berbasis pada hukum islam.

*Pakar sang Guru*Ketika Nasehat guru tak lagi di dengar runtuhlah peradabanOleh: Rahman AlbataniAnalis Politik & HukumMe...
28/09/2026

*Pakar sang Guru*
Ketika Nasehat guru tak lagi di dengar runtuhlah peradaban

Oleh: Rahman Albatani
Analis Politik & Hukum

Memulai dengan mengutip sebuah aksara ilahi;

Surat An-Nahl Ayat 43
وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًا نُّوحِىٓ إِلَيْهِمْ ۚ فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Arti:
"...maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui"

Sebuah kaedah atau prinsip dalam ilmu FIQIH "al-khash al-muradu bihi al-'amm" , artinya lafas khusus yang bermakna umum.

"Bertanya kepada orang yang mempunyai pengetahuan" merupakan lafas khusus yang bermakna umum. Lafas khusus yang di tujukan kepada orang-orang kafir pada masa kenabian Muhammad SAW.

Orang kafir mengingkari kerasulan nabi Muhammad dengan perkataan "mengapa tuhan mengutus utusan_Nya seorang manusia bukan malaikat"

Maka Allah SWT melalui ayat ini secara retoris bertanya balik sekaligus menjawab kepada orang kafir, "mengapa kamu tidak bertanya kepada ahli kitab apakah rasul yang di utus sebelum Muhammad adalah dari kalangan malaikat?"_tafir Ibnu Katsir.

"Bertanya kepada ahli kitab" itu adalah lafas khusus yang di tujukan kepada kaum Yahudi dan Nasrani.

Namun ayat ini dapat di pahami maknanya secara umum. Artinya tidak semua orang dapat menguasai semua aspek ilmu pengetahuan.

Oleh karena itu jika kita tidak paham pada ilmu pengetahuan tertentu maka bergurulah atau bertanyalah pada orang yang menguasainya.

Dalam hal berbangsa dan bernegara nabi Muhammad pernah melakukan musyawarah dalam menyusun strategi perang ahzab. Beliau bertanya strategi apa yang hendak di lakukan.

Salman Al-Farizi, sahabat nabi yang mempunyai pengalaman dan pengetahuan tentang strategi perang mengusulkan agar di lakukan penggalian parit atau di sebut juga "khandaq", usulan di terima oleh nabi. Di sebut juga perang khandaq.

Indonesia sebuah negara yang besar. Berawal dari perdebatan panjang oleh para pakar maka lahirlah konsep-konsep bernegara.

Sebuah konsep yang terkenal lahir dari diskursus yang panjang oleh para guru bangsa yaitu "kewajiban menjalankan syariat islam bagi para pemeluknya".

Sebuah konsep kenegaraan kemudian di hapus lalu di ganti dengan "Ketuhanan Yang Maha Esa"

Ruang perdebatan itu ada, maka lahirlah konsep-konsep itu. Konsep itu lahir dari orang-orang yang berpengetahuan, ada yang pakar di bidang kebahasaan, bidang politik, dan hukum serta lainnya.

Pidato politik seorang negarawan sejatinya bukan lagi pada aspek merespon kritisisme, tetapi menyampaikan gagasan sebagai jawaban.

Bagaimanan jawaban atas kebijakan Indonesia bergabung dengan BOP (Bord Of Peace), sebau organisasi bentukan Donal Trum.

Sampai sekarang BOP tidak berbuat apa-apa untuk Palestina. Israel tetap saja melakukan pembunuhan terhadap warga sipil palestina. Lantas apa pembelaan BOP terhadap Palestina?

Selanjutnya apa jawaban negara atau kebijaksanaan atas pembunuhan yang di lakukan oleh OPM di tanah Papua?

Bagaimana dengan SDA (suber daya alam) yang di rampas oleh para Oligarki? Emas di Papua, batu bara di Kalimantan dll.

Bukankan konsep yang di bangun dalam pembukaan UUD 45 adalah sosialisme? Keadilan sosial. Lalu mengapa kebijakan ekonomi berbais kapitalisme?

Sudah jelas bahwa kensep ekonomi sosialisme tidak akan bisa di jalankan. Maka praktisnya memakai konsep kapitalisme. Apa yang terjadi?

Sejak kemerdekaan, gonta ganti pemimpin; kemiskinan, kesenjangan, pendidikan, kesehatan seperti masalah akut yang sulit di atasi.

Latas apa jawaban negara atas itu semua? Maka sejatinya berkumpul para pakar, cendikiawan di bidangnya; ada pakar politik baik dari kalangan muslim atau bukan, pakar ekonom, pakar hukum dll, akan melahirkan diskursus baru tentang Indonesia.

Kebijakan yang tidak berbasis pada ilmu pengetahuan maka tunggulah saatnya pelan tapi pasti akan runtuh.

Indonesia di Atas Angan PrabowoOleh: Rahman AlbataniAnalis Politik & HukumDua hari lalu tanggal 12 September 2026 Presid...
14/09/2026

Indonesia di Atas Angan Prabowo

Oleh: Rahman Albatani
Analis Politik & Hukum

Dua hari lalu tanggal 12 September 2026 Presiden Prabowo menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di India.

BRICS merupakan forum atau organisasi perkumpulan negara-negara berkembang sebagai mitra goepolitik ekonomi di kawasan Asia.

Indonesia melalui kepala negara Presiden Prabowo telah bergabung sebagai anggota BRICS pada Januari 2025 lalu.

Sebagai mitra ekonomi kawasan bapak Presiden menyampaikan amanat dalam forum tersebut yang di hadiri oleh negara-negara anggota.

Yang terdiri dari 11 Negara Anggota; India, Brazil, Rusia, Cina, Iran, Mesir, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Ethiopia, Afrika Selatan.

Pesan penting yang di sampaikan oleh bapak Presiden berkaitan dengan ketahanan pangan, kesejahteraan rakyat, kemandirian energi serta pendidikan.

Mari kita uraikan beberapa poin yang menjadi bagain penting yang perlu di kritisi;

Pertama Kesejahteraan Rakyat;
Berdasar data angka kemiskinan di Indonesia 8,07 persen atau setara dengan 22,93 juta jiwa.

Artinya ada 22,94 juta rakyat Indonesia itu miskin.

Bagaimana mungkin bapak presiden berbicara di forum internasional, berkempanye tentang kesejahteraan rakyat sementara di dapur anda masi ada ibu dan anak kelaparan.

Bahkan seorang anak memilih bunuh diri ketimbang melihat keluarganya tak sanggup membiayai sekolahnya.

Kedua tentang pendidikan;
penduduk Indonesia yang tamat Sekolah Dasar (SD) atau sederajat berada di kisaran 22,27% hingga 23,90% dari total penduduk.

Nilai 23,90% dari total penduduk Indonesia adalah sekitar 69,34 juta jiwa atau tepatnya 69.339.892 jiwa.

69,34 juta tamatan SD, faktor dasar angka putus sekolah ini adalah masalah ekonomi. Melihat angka ini maka program MBG tidak lagi menjadi relevan. Apalagi dampak MBG belakangan ini membuat anak-anak sakit.

Dana pendidikan semestinya dipergunakan sepenuhnya untuk membangun fasilitas pendidikan yang memadai, biaya pendidikan gratis, serta honor guru yang memuaskan.

Apakah kesejahteraan rakyat serta pendidikan yang unggul adalah bayangan belaka?

Jawab bisa iya dan tidak.

Iya, jika seluruh aset kekayaan negara baik itu tambang, hutan, dan air dan/atau air laut masi di kuasai oleh korporat atau oligarki.

Tidak, jika seluruh aset kekayaan negara baik itu tambang emas, batu bara dll serta kekayaan hutan serta air dan air laut di kuasai oleh negara.

Negara kelola lau di kembalikan kepada rakyat untuk sepenuhnya kesejahteraan rakyat.

Sebagaimana prinsip pengelolaan harta dalam ajaran islam.

Dalam hadist di sebutkan:
«الْمُسْلِمُونَ شُرَكَاءُ فِي ثَلَاثٍ: فِي الْمَاءِ، وَالْكَلَإِ، وَالنَّارِ»
Artinya:
“Kaum Muslimin berserikat dalam tiga perkara: air, padang rumput, dan api.”

Para ulama menafsirkan;
dimaksud air adalah air darat dan air laut. Ini tidak bole dikuasi oleh individu atau korporat.

Padang rumput maksudnya adalah hutan, tidak bole di kuasai oleh individu atau korporat.

Api yang di maksud adalah barang tambang, batu bara, emas dll. Ini tidak bole di kuasai oleh individu atau korporat.

Ketiga-tiga di atas hari ini dikuasai oleh bukan negara tapi korporat atau individu.

Islam Ala Prabowo???Apakah ada Islam Ala Nabi Muhammad??Oleh: Rahman AlbataniAnalis Politik & HukumBaru-baru ini medsos ...
13/09/2026

Islam Ala Prabowo???

Apakah ada Islam Ala Nabi Muhammad??

Oleh: Rahman Albatani
Analis Politik & Hukum

Baru-baru ini medsos ramai dengan kritik atau komentar tentang buku Islam Ala Prabowo.

Buku tersebut telah di luncurkan sejak 2025 tahun lalu dalam pembukaan rapat koordinasi nasional Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Jakarta pada 26 Agusutus 2025.

Penulisan buku islam ala prabowo di inisiasi olek ketua MPR RI Ahmad Muzani dan ketua MUI Anwar Iskandar.

Buku Islam ala Prabowo menuai kritikan tajam dari berbagai kalangan, khususnya para cendikiawan muslim.

Ada yang mengatakan bawah buku tersebut bukan memuat ajaran atau mahzab baru menurut Prabowo. Isi buku tersebut menggambarkan pengamalan nilai-nilai islam oleh bapak Prabowo.

Adapun yang menjadi kontra adalah judul bukunya yaitu "Islam Ala Prabowo", seolah-olah memberi pasan ada ajaran baru dalam islam menurut Prabowo.

Terlepas dari perbincangan mengenai judul buku ataupun pengamalan nilai islam oleh bapak Prabowo, mari kita cermati bagaimanan memahami masa kepemimpinan Prabowo semasa menjabat sebagai Presiden.

Karena judul bukunya adalah Islam ala Prabowo, maka penulis menafsirkan sisi islam mana yang sudah di terapakan oleh Prabowo dalam konteks kebijankan publik menurut ajaran islam.

Mari kita ulas satu persatu,

Pertama dalam konteks ekonomi kerakyatan. Sebagaimana di sebutkan dalam konstitusi pasal 33.

Dalam penerapannya, ekonomi makro tidak mengadopsi sistem ekonomi islam. Kenyataanya ekonomi makro di Indonesia mengambil ajaran sistem ekonomi kapitalisme dan/atau campuran antara kapitalisme dan komunisme.

Itulah yang pernah di sebutkan oleh bapak Prabowo dalam pertemuan forum ekonomi di Rusia. Di hadapan presiden Putin dan presiden negara lainnya.

Koperasi Merah Putih salah satu kebijakan ekonomi berbasis kerakyatan. Itupun tidak sejalan dengan ajaran islam. Karena sistem pendanaannya melalui pinjaman dan berbunga atau riba. Riba dalam islam itu adalah haram.

Yang kedua dalam kontek hukum pemidanaan,

Tindak pidana korupsi misalkan. Dalam islam hukuman bagi pencuri itu potong tangan. Ada perbedaan antara pencuri dengan korupsi. Pada titik tertentu korupsi itu dapat di jatuhi hukuman mati.

Hukum islam terhadap pencuri apakah sudah di terpakan? Jawaban belum.

Yang ketiga dalam perihal Keuangan Negara dan lembaga-lembaga keuangan;

Utang negara mencapai Rp10.293,69 triliun. Bayar bunga (riba) Rp599,44 triliun dalam APBN 2026.

Artinya negara kita Indonesia masi mengamalkan peraktek ribawi.

Begitupun lembaga-lembaga keuangan masi mengamalakan peraktek sistem bunga atau riba.

Lantas apa yang bisa kita pahami dari sisi bapak Prabowo dari sisi kebijakannya terkait nilai-nilai islam?

Terakhir
Tidak ada pengamalan nilai islam bagi seorang pejabat publik jika itu hanya sholat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, dan naik haji. Karena itu bisa dilakuka oleh rakyat jelata.

Pengamalan nilai islam bagi pejabat publik adalah menerapakan ajaran islam secara menyeluruh atau kaffah.

Surah Al-Baqarah Ayat 208

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةً ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۗاِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

"Wahai orang-orang yang beriman, masuklah ke dalam Islam secara

19 orang??? 34 Bayi???"Manusia di jual, apa motif penjual?"Negara Abai???Oleh: Rahman Albatani Analis Politik & HukumSeb...
04/09/2026

19 orang??? 34 Bayi???

"Manusia di jual, apa motif penjual?"

Negara Abai???

Oleh: Rahman Albatani
Analis Politik & Hukum

Sebuah tragedi kemanusiaan. Menjadikan manusia bagaikan barang. Barang yang diperjual belikan.

Belum lama ini diberitakan sekelompok manusia memperdagangkan manusia (bayi). Ini terjadi bukan di negeri bayangan, tapi benaran di dunia, bumi Indonesia.

Bayi yang dijual dari tangan ke tangan, ada yang harga 5 juta per bayi, 8 juta, 11 juta hingga ratusan juta. Di jual, baik prosenya dalam negeri sampai ke luar negeri.

Penyamaran sebagai orang tua asuh atau adopsi anak sebagai pintu masuk bagi pelaku untuk melakukan aksi penipuan.

Selanjutnya berkas identitas bayi di rekayasa sedemikian rupa seolah-olah asli sah dan legal. Sindikat kejahatan ini patut di duga ada keterlibatan oknum-oknum di pemerintahan.

Berkas identitas bayi serta surat-surat tanda sah sebagai suatu proses adopsi anak yang keluar dari otoritas kekuasaan perlu di usut.

Negara melalui lembaga-lembaga harus berkerja untuk dan atas nama kepentingan rakyat yang berdasarkan kepada nilai-nilai keadilan, kebermanfaatan, dan kepastian hukum.

Setelah adanya proses penyelidikan oleh pihak yang berwajib, di ketahui ada ibu kandung bayi menjual anaknya karena masalah ekonomi.

Kemiskinan yang menyebabkan orang tua kandung pun menjual anaknya. Lalu di mana peran negara dalam masalah ini?

Proses penegakan hukum sedang berlangsung. UU Tindak Pidana Perdagangan orang dan UU Perlindungan Anak mejadi dasar pemidanaan. Berdasarkan negara hukum, segala kejahatan wajib untuk di proses.

Namun itu belum cukup membuat perilaku menjual anak menjadi berakhir.
Jika motifnya adalah ekonomi, kemiskinan menjadikan manusia buta akan prikemanusiaan. Maka negara harus hadir untuk menghilangkan kemiskinan.

Keadilan sosial untuk mensejahterakan rakyat jangan hanya menjadi konsesi politik. Lembaran-lembaran maklumat konstitusi jangan hanya menjadi pajangan negara, arsip pemerintah tanpa ada aksi nyata.

Di mana letak pemerataan ekonomi? Ketika ada anak bangsa harus menjual anakny karena tak sanggup merawat. Tak ada uang untuk biaya belanja makan, kesehatan, serta pendidikan.

Pasal-pasal ekonomi apakah hanya mantra bagi para politisi busuk serta pejabat korup yang berkuasa di negeri ini? Negara ada bukan karena adanya mereka yang duduk di kursi kekuasaan.

Negara ada karena adanya rakyat. Kekuasaan negara sejatinya melindungi rakyatnya dari kemiskinan, kesehatan, dan pendidikan.

Negara harus mendidik rakyat dengan pendidikan yang layak tanpa biaya mahal, negara harus menjaga kesehatan rakyat tanpa biaya rumah sakit yang pelik, negara harus hadir untuk mensejahterakan rakyat tanpa ada monopoli ekonomi.

Kilas balik sejarah umat terdahulu. Seorang khalifah, amirul mukminin Umar bin Khatab. Di suatu malam sang khalifa turun ke tengah perkampungan warga, mendengar jeritan lapar seorang anak.

Ibu yang berupaya menenangkan anaknya berpura-pura masak. Seolah-olah sebentar lagi ada makanan siap makan. Sang Khalifa menghampiri dan bertanya kepada ibu, "apa yang membuat anak itu menangis?"

"Anak ini lapar, kami tidak ada bahan makanan untuk bisa di makan"_jawab sang ibu. Umar pun bertanya, "lalu apa yang sedang ibu masak?"

"Batu"_jawab ibu. Aku perpura-pura masak agar anak saya mengetahui kalau sebentar lagi ada makanan untuk di makan. Hanya itu yang bisa aku lakukan untuk menghiburnya"

Seketika itu Umar bergegas bersama pembantunya untuk mengambil harta yang di kelolah oleh negara untuk di distribusikan kepada sang ibu.

Umar yang memikul harta tersebut sampai ke rumah ibu tersebut. Dalam perjalanan pembantu Umar menawarkan agar dia yang memikul harta itu.

"Wahai amirul mukminin, biarlah aku yang memikulnya"?
"Tidak"_ jawab Umar. "Mengapa sang Kahlifa yang memikulnya? Bukankah aku ini pembantu mu?"

"Iya banar engkau adalah pembantuku, tapi yang memikul tanggung jawab atas kepemimpinan di akhirat adalah aku, maka biarkan aku yang memikul ini di dunia"_Jawab Umar.

Sebuah kisah sebagai pembelajaran bagi para pemimpin negeri. Jadilah pemimpin yang melayani, jadilah pemimpin bagi orang lemah, jadilah pemimpin siap untuk berkorban untuk hajat hidup banyak orang.

Pemimpin yang tidak berpihak kepada kepentingan oligarki, kepentingan konglomerat, kepentingan kapitalis.

Karena sejatinya sistem pemerintahan yang berdasar demokrasi dan kapitalisme hanya akan membuat jurang kemiskinan semakin lebar.

Ada dua jalan untuk kembali kepada harkat dan martabat sebagai manusia yang merdeka dari perbudakan, merdeka dari kejahatan dagang manusia adalah;

1. Individu yang tidak menuhankan hal yang lain. Allah SWT adalah satu-satunya sang Khaliq.
2. Tata kelola kehidupan manusia kembali kepada fitrahnya. Yaitu ketaatan dan kepatuhan hanya kepada hukum sang pencipta Allah SWT, serta sistem yang terbentuk dari_Nya.

Oleh: Rahman Albatani_Analis Politik_RUU (Rancangan undang-undang) Perampasan aset merupakan prodak politik merespon ata...
02/09/2026

Oleh: Rahman Albatani
_Analis Politik_

RUU (Rancangan undang-undang) Perampasan aset merupakan prodak politik merespon atas masalah korupsi yang menjadi-jadi.

Meskipun undang-undang korupsi telah di jalankan, tetapi tidak membuat kapok para koruptor dan tidak juga membuat efek ketakutan bagi penyelenggara negara yang lain.

Bahkan perbuatan korupsi semakin menjadi. Dana MBG berapa triliun yang di curi? Kasus dana haji, kasus telekomunikasi, kasus dikementrian pendidikan, kasusu di BUMN.

Kesemuanya itu meruapakan tampak dari sistem serta substansi hukum yang belum efektif. Materil uu korupsi serta pengenaan hukuman oleh hakim kepada para koruptor kerap kali tidak memuaskan dari sisi keadilan.

Ketidakberdayaan sistem dan hukum membuat ketidakpastian sebuah tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Pidana perampasan aset merupakan instrumen baru dalam penegakan hukum terhadap koruptor dan terhadap perbuatan pidana lainnya.

Instrumen hukum baru ini semestinya tidak hanya pada isi materil hukumnya yang di koreksi, tetapi juga bagaimana proses penegakan hukum untuk mencapai keadilan itu perlu di tinjau.

Bagaimana transparansi pada tingkat penyelidikan, penyidikan, dan pada puncaknya ada pada putusan hakim. Proses peradilan harus terbuka tanpa ada intervensi dari pihak luar.

Bagaimana memastikan jika hakim benar-benar tegak lurus. Apabila berkaca pada kasus MK, putusan 90 terhadap pencalonan presiden dan wakil presiden merupakan ceriminan dari sistem peradilan di Indonesia.

Dengan demikian, sistem hukum dan sistem tata kenegaraan perlu di evaluasi. Jangan-jangan sistem yang membuat jurang korupsi itu terjadi?

Kalaupun demikian maka sistemlah yang harus di perbaiki.

Oleh: Rahman AlbataniApakah karena "cinta" sehingga kita memilih dia?Atau karena "dia" sehingga kita cinta?Sejatinya kar...
01/09/2026

Oleh: Rahman Albatani

Apakah karena "cinta" sehingga kita memilih dia?

Atau karena "dia" sehingga kita cinta?

Sejatinya karena "cinta" maka kita memilih. Cinta adalah energi yang ada dalam diri manusia dan tidak pernah habis selama hayat masi di kandung badan.

Cinta bagaikan laboraturium yang didesain dalam qolbu insani. Dia butuh kabel untuk mengalir, agar energi itu keluar berubah menjadi cahaya menerangi dirinya.

Energi cinta itu tidak keluar begitu saja. Dia butuh kesesuaian, ukuran, serta keselarasan untuk keberlangsungan, keberlangsungan hidup yang panjang.

Aku anak seorang petani. Berkebun adalah aktifitas keseharian ayahku. Ayah tau dan paham mana tanah yang subur dan tidak subur. Seorang petani tidak akan menanam biji kacang di tanah yang tandus.

Tanah tandus pasti tidak memberikan penghidupan yang baik bagi tumbuhan. Apalagi dalam waktu yang panjang, dan jangan berharap memanen hasilnya.

Begitulah ibarat cinta, dia seperti biji yang ditanam. Maka pilihan ladang yang subur dan baik itu suatu hal yang pasti agar cinta tumbuh, mekar, dan berbunga.

Ladang yang baik dan subur itu bukan hanya terjadi secara alami. Ladang yang tandus pun dapat di olah menjadi tanah yang subur. Kemauan serta niat yang dalam untuk memulai merupakan langka yang baik.

Pertanyaannya, apakah kita salah satu dari ladang yang tandus? Ataukah kita belum menyadari kalau kita salah satu dari ladang tandus itu? Jika jawaban iya, maka stop menyalahkan dirimu dan orang lain atas nama cinta.

Energi cinta tak akan mungkin melukai dirinya. Cinta selalu memancarkan energi kasih dan sayang. Anda mungkin pernah mengalami luka, tapi itu bukan karena cinta. Kamu hanya belum tau atau siap untuk membentangkan ladang yang subur untuk ditumbuhi bibit cinta.

Anda bertanya, apa yang di maksud ladang ? Yang di maksud ladang yaitu dirimu. Sosok dirimu itu adalah ladangnya. Tempat bersemayamnya cinta.

Maka pantaskanlah diri anda, sebelum bibit cinta itu hendak di tanam. Cinta hanya akan tumbuh subur di ladang yang subur.

Ladang yang subur adalah ladang yang selalu menyirami dirinya dengan air yang cukup, serta menghangatkan badannya dengan pancaran cahanya.

Sebaik-baik air adalah air yang suci dan mensucikan. Air suci yang selalu tetes pada permukaan wajah. Basuhannya menjadi sah untuk mendirikan tiang agama. Di sinilah ladang yang patut untuk di tumbuhi oleh cinta, dengannya cinta tumbuh, mekar, berbunga dan berbuah.

Ladang yang subur selalu menangkap cahaya untuk bisa menghangatkan dirinya. Cahaya yang menghangatkan ialah ilmu bermanfaat yang menerangi kegelapan. Energi cinta senantiasa bermuara pada ilmu-ilmu yang dengannya cinta berkembang.

Pribadi yang selalu mencoba serta mendekat kepada sang Ilahi, dan menghiasi diri dengan ilmu adalah ladang yang tepat untuk di tanami bibit cinta.

29/08/2026

Ketika Pendidikan tak lagi singkron antara kecerdasan moral dan intelektual sesungguhnya jejak jahiliyah suda dan sedang berlangsung.

Address

Jalan Mertojoyo Kel. Merjosari
Malang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Curahan Hati Sang Penulis posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share