The Elder Scroll Universe

The Elder Scroll Universe Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from The Elder Scroll Universe, Lumajang.

10/10/2019

Maaf ya lama banget gak post nih mimin :3
nih mimin kasih hadiah bikinan mimin bareng Irlangga Nur Rahman lewat ESO :3

Argus Fanis (aslinya Cynric Fanis) baru p**ang dari tugasnya di Valenwood, singgah bertemu temannya, Essentia Amul-Digestum di Llilandril, Pulau Summerset. Dan dia tidak lupa membawa oleh-oleh bersamanya, yang ternyata ollh-oleh itu membawa kejutan sendiri.

PS: video ini didekasikan untuk The Elder Scrolls Indonesia

~ MDet. $

Kalo aye udah jadi Daedric Prince duluan, aye mungkin bisa rubah realita Martin :')))-Asura
17/07/2019

Kalo aye udah jadi Daedric Prince duluan, aye mungkin bisa rubah realita Martin :')))
-Asura

Jangan berkecil hati soal Bethesda makin senyap kayak fp ini di e3 2019. Studio mereka akhirnya menerima tanggapan pengg...
02/04/2019

Jangan berkecil hati soal Bethesda makin senyap kayak fp ini di e3 2019. Studio mereka akhirnya menerima tanggapan penggemar buat jadiin nenek Skyrim bener-bener jadi NPC di Elder Scrolls 6! :D
-Asura

Ai ai ai, kembali bersama mimin. mumpung lagi semangat bikin lore NPC :3udah lama banget semenjak post lore NPC dulu (ma...
20/10/2018

Ai ai ai, kembali bersama mimin. mumpung lagi semangat bikin lore NPC :3
udah lama banget semenjak post lore NPC dulu (maafkan mimin :'3 )

Kali ini saya mau bahas si Dunmer anak bangsawan yang bernasib terbalik di pasar Riften, ialah Brand-Shei.

Ya ya ya... buat yang udah masuk Thieves Guild pasti tahu dia siapa. korban pertama yang jadi jalan inisiasimu agar masuk geng pencuri elit itu. Seperti yang dijalani di tugas, Brynjolf menggoda Dragonborn dengan cara cepat cari duit ala tangan panjang, serta karena satu dan lain hal yang dimiliki Thieves Guild dengan Brand-Shei sendiri yang menentang Thieves Guild. Brynjolf memintamu menyelipkan cincin dagangan sebelah kedainya, si Argonian; Madesi, ke dalam saku Brand-Shei agar ia mendapat tuduhan mencuri.

Tapi saya di sini bukan mau bahas kep**an maling...

Kembali ke Brand-Shei:
Walaupun pertemuan pertama Dragonborn dengannya bisa dibilang memalukan karena tertangkap tangan mencuri padahal bukan salahnya (Dragonborn sih yang mulai -_-), ia memiliki masa lalu yang lumayan berkelumit sebelum ia hidup di pasaran Riften.

Ia hanya mengetahui dari apa yang dia dapat dari yang mengasuhnya. Mulanya ia ditemukan oleh seorang pria Argonian. Brand-Shei yang saat itu masih bayi mungil, terbungkus selimut dengan lambang House Telvanni. Ia pun dibawa ayah angkatnya ke Blackmarsh, dan dibesarkan di sana.

Tapi bagaimana ceritanya sebelum Brand-Shei jadi anak angkat Argonian? here it comes:

Pada fenomena Red Year (Tahun Merah), menjadi masa sulit yang telah diramalkan Nerevarine dengan jatuhnya Baar Dau dan menghantam Vivec City di Vvardenfell. Dari jatuhnya meteor itu menyebabkan bencana beruntun dari gempa tektonik hingga merambat Red Mountain (Gunung Merah) dan meletus. Dunmer di penjuru Morrowind terdesak untuk menyelamatkan diri dan bertahan hidup. Mereka yang selamat serta beberapa House yg bertahan seperti Redoran berusaha membantu mereka yang berada di sekitar Vvardenfell, walaupun udara di sana sudah bisa dibilang tidak layak hirup lagi karena penuh abu dan belerang.

Apa berhenti sampai di situ saja? Tidak.

Ternyata semua bencana beruntun tersebut menjadi celah bagi Argonian untuk membalaskan dendam mereka dengan luluhur dan turunan Dunmer selama berabad hingga ribuan tahun lamanya; perbudakan atas umat setelur. Ditengah kesulitan Redoran memimpin rekan-rekannya menyelamatkan diri ke Balmora, prajurit Argonian menyerbu dan melibas habis area selatan Morrowind. Peperangan ini pun dikenal dengan Accession War (Perang Kebangkitan), atau lebih umum dikenal sebagai Argonian Invasion (Penjajahan Argonian).

Dan di saat panas inilah, Brand-Shei lahir. 6 Middas (Rabu), Second Seed (Mei), tahun 6 - Era Keempat. Ibunya meninggal setelah melahirkannya, dan ayahnya mulanya sulit memberi putranya nama tanpa kehadiran istrinya. Dan akhirnya muncul nama Brandyl Telvanni sebagai nama asli Brand-Shei.

Ditengah serbuan Argonian, ayah Brandyl memerintahkan pelayannya yang sekaligus ibu asuh Brandyl menyelamatkan diri membawanya dengan kapal Pride of Tel Vos. Sayangnya tanpa sebab jelas, kapal tersebut hancur saat mendekati Skyrim dan karam di Winterhold.

Begitulah kisah siang ini, semoga bisa dipetik hikmahnya :3

Trivia:
- Tel Vos merupakan nama tempat tinggal di sekitaran utara Grazelands, Morrowind. Berwujud benteng Imperial hasil terbangunnya di Era Ketiga, disusul jamur khas Telvanni setelahnya. Tempat ini menjadi rumah dari Mage Lord Telvanni bernama Master Aryon.
- selimut yg dipakai saat Brand-Shei bayi disebut "t'lonya" dalam jurnal ayahnya, yang dalam bahasa Ehlnofex artinya bedung/bedong bayi.
- jika dihitung dari waktu lahir hingga munculnya Dragonborn di 201-4E, maka umur Brand-Shei sudah 195 tahun.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Hiduplah dengan bijak lagi bangga, sera." -- Ayahnda Brandyl Telvanni
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

~ MDet. $

 Rasanya saat makanan favorit lu tinggal sesuap lagi, langsung disambet ma teman lu tanpa rasa berdosa...~ MDet. $
28/08/2018


Rasanya saat makanan favorit lu tinggal sesuap lagi, langsung disambet ma teman lu tanpa rasa berdosa...

~ MDet. $

Pesan bwt kita hari ini :Jadilah seorang Fargoth.-Walaupun dia bertubuh kecil dan sering dihina oleh masyarakat sekitar,...
12/07/2018

Pesan bwt kita hari ini :
Jadilah seorang Fargoth.

-Walaupun dia bertubuh kecil dan sering dihina oleh masyarakat sekitar, Fargoth tetap tidak mengganggu orang-orang dan mahluk yang jauh lebih kecil daripada dirinya seperti Kwama dan Scrib. Aliaas dia gak s**a nginjek orang yang jauh lebih bawah darinya karena dia pernah mengalami rasanya direndahkan dan diinjak-injak.

-Meskipun barang berharganya telah hilang lama sebelum kita mengetahuinya, dia tetap tegar untuk mencari barang yang hilang itu tanpa pata semangat satu detik pun.

-Fargoth adalah orang yang enggak xenofobik dan mudah untuk berteman seperti halnya dia langsung akrab dengan kita pas nemuin cincinnya. Padahal kita bener-bener orang luar kota yang baru dateng dari kapal.

-Simpan lah semua barang berharga dengan baik yang jarang diperhatikan oleh banyak orang seperti halnya dia nyimpen duitnya di dalem POHON!

-Pikirkan lah quest dengan baik ; jangan asal kerjain misi buat dapetin barang bagus* dengan syarat yang gak masuk akal seperti kebiasaan quest yang diberikan oleh Molag Bal dari generasi ke generasi.

-Asura

 Drem yol lok, fahdonne.Masih ingat dengan kisah "Aldudagga"? Sekarang kita bahas sambungannya di bagian 2 :DUntuk part ...
12/07/2018


Drem yol lok, fahdonne.

Masih ingat dengan kisah "Aldudagga"? Sekarang kita bahas sambungannya di bagian 2 :D

Untuk part 1, baca di sini: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1544781748975190&id=662903987162975

~ MDet. $

~~~~~~~~~~
Babak Dua, "Bagaimana Herkel the Fool (si Bodoh) menjadi Clever Man (Orang Pandai)"
~~~~~~~~~~

Ini terjadi di masa Ysgrim (Ysgramor)... Yang nafasnya begitu berbobot oleh suara bertenaga...
..(setelah) beberapa malam, kehancuran Sarthaal akhirnya mulai jelas dan salju pun turun gegap gempita. [Ysgrim] menggelengkan kepala, sambil berkata pada para thane tameng serta istri-istrinya, "Dan bila nanti (tempat) ini terkubur lagi, siapa yang akan mengingat aula serta rupanya yang agung, serta air terjun suara ataupun rumah gading dimana Jarl the Tongue lahir dari rahim ibunya sambil meneriakkan ucapan tak senonoh yang mana hanya orang dewasa yang paham? Siapa yang akan menghentikan saljunya?" (sebab tiada sesiapapun yang bisa menghentikan salju.) *karena salju dapat mengubur sejarah*

Maka begitulah kemudian Host alias 'Empu' (Ysgramor) hilir-mudik dari timur, ke utara, lalu ke timur lagi dalam perjalanan yang panjang, hingga melewati Hrol'Dan (yang pertama), kemudian muncullah ide di kepala Herkel the Shield-Fed, "Tuanku, hamba terpikir ide yang mungkin bisa menjaga kenangan kita akan Sarthaal serta rupanya yang agung agar tetap hidup, dan itu tak hanya melalui nyanyian. Jikalau (ide) ini sesuai dengan selera Anda, meskipun kita tidak bisa membangunnya kembali, bisakah seorang Nord ini mengucapkan sepatah doa jadi para dewa bisa menampakkan negeri kita kembali ke masa jayanya?"

Herkel belum sekalipun jadi si "Orang Pandai", jadi Ysgrim memandangnya sambil mengerling. Apa yang Herkel katakan itu bak perkataan magis, tapi terkadang ide bisa tumbuh bahkan dari tempat yang tak ada tanah sebelumnya. (Inilah berkah yang oleh Kyne disebut [inspirasi].)

Akhirnya, Ysgrim berkata, "Kau boleh bicara, Herkel, dan kami akan dengarkan." Lalu semua thane tameng serta para istri terpaku pada Herkel, karena mereka semua turut ingin melihat Sarthaal yang musnah kembali beserta rupanya yang agung, bahkan walau hanya dengan ilusi yang turun melalui doa. Kemudian Herkel pun memulai:
"Jadi, Sarthaal 'kan sekarang hancur, para elf pun memastikan itu!" (Di sini, semua yang hadir memaki rasa hukum adat.) "Bahkan walau hamba melemparkan tameng leluhur dari perutku bak cakram yang kemudian membunuh barisan pertama mereka, lalu si Eriksdotter menari bersama tarian tirai es yang kemudian membunuh barisan kedua, lalu si Broga mengentuti gunung yang kemudian membunuh barisan ketiga dan keempat (tadi itu lucu), lalu si Vjevaka menggelindingkan nomor hoki dengan tulang simbol yang kemudian membunuh barisan kelima, lalu si Haljor... [pada titik ini, Herkel menyebutkan tiap amal dari masing-masing "enam ratus beserta beberapa" pendekar Nordis yang berbaris]... Lalu engkau, rajaku, bahkan walau engkau telah membunuh sendiri barisan ke-5000 dengan Olendrung (Volendrung), bahkan setelah mengerahkan semua ini, para elf tetap saja datang! Dan iya, kita kalah pada akhirnya serta mempertaruhkan negeri kita yang tersayang, beginilah ceritanya kita semua membekukan bokong kita pada perjalanan yang sangat panjang ini..."

Hingga di titik ini, Herkel the Shield-Fed telah berpidato begitu panjang sampai ia sendiri yang mesti berhenti. Pidato itu [benar-benar hebat] sampai-sampai dia bisa bicara sebegitu lama di tengah dingin, tapi rongga perutnya benar-benar membara saat itu [bahkan hanya dengan menceritakan semua amal penontonnya], dengan begitu ia hampir dapat menyelesaikan seluruh pemikiran di kepalanya. Tapi lihat kini! Nord lainnya telah membeku sampai mati selama dia berpidato. (Inilah sebabnya sekarang sudah termasuk hal yang sopan untuk menyela saat kau kedinginan)

"Ah, sial!" kata Herkel, "Aku berpidato kelamaan sampai aku ternyata telah membunuh semua teman seperjuanganku hingga rajaku sendiri! [Mereka dari awal] terikat sumpah untuk mendengarkanku dan sekarang kehancuran Sarthaal pun lengkap sudah! Oh, betapa bodohnya aku mengira diriku Orang Pandai yang penuh dengan ucapan magis! Lihat apa akibatnya terlalu banyak ngomong?"

Tapi sudah pasti Dagon (yang telah mendengar namanya 'Herkel') muncul, lalu si Lord of Misrule (Raja Salah Atur) tua itu pun tertawa dan berkata, "Sungguh, sungguh betapa kampretnya dirimu, Herkel Shield-Fed! Lihat sekarang, kau telah melakukan apa yang tak bisa dilakukan oleh para legiun elf yang tiada habisnya, dan dari sebab itu p**a berarti hancurlah sepenuhnya sang Host of Hoary (Empu Ubanan) - Raja Ysgrim!"

Lalu Herkel mulai menangis dan memohonkan diri di hadapan Yang Mulia Dagon, sambil berkata, "wahai Pemimpin Badai Api dan Angin Gemilang, wahai Raja Raksasa dari Segala Marabahaya, wahai Dagon Sang Jahat yang... Hei, tunggu sebentar! Bagaimana ceritanya kau bisa ke sini? Ini 'kan bukan masa kemunculanmu!

Dan Dagon pun tertawa lagi, sambil berkata,"(Benar) banget, Herkel, tapi semua pertumpahan darah dan api di Sarthaal sudah cukup buatku [untuk menembus selubung Oblivion]! Semua bisikan ke telinga para elf itu benar-benar berhasil!" Herkel Shield-Fed kini mengerlingkan matanya pada Dagon lalu berkata, "Tunggu, jadi kau yang mengirim sekump**an elf yang walau sudah menembus barisan ke-5000 pun, tetap tak bisa dihentikan?" yang mana dibalas oleh Dagon, "Tentu saja! Walaupun itu mudah sekali, karena lagian mereka benci padamu... Tapi ya, ya, memang akulah yang menyalakan api dalam mimpi dan bayangan suram, yang mana sekarang memang waktunya buat padam! Nah, sekarang aku pergi dulu untuk menikmati masa tinggalku! Siapa yang tahu berapa lama lagi waktuku sampai Alduin tahu kalau aku kabur dari perangkapnya lagi!"

Namun setelah Dagon mengucapkan semua itu, Herkel telah memecahkan (martil) Olendrung dari ikat pinggang Ysgrim yang membeku. Lalu dengan amarah terbendung dia menghantam si Lord of Misrule tepat di atas kepalanya. Dagon tumbang ke salju dengan melembam hebat, tak sadarkan diri. Saat Herkel hendak menghamburkan otak si iblis, seketika ia berpikir: "Tunggu sebentar! Membunuh raja [dari Void (Ruang Hampa)] tidak akan bertahan lama dan aku tidak yakin apa Olendrung bisa melakukan lebih banyak faedah selain membuatnya pingsan! Duh, Dagon pasti akan marah besar saat dia bangun lalu menghancurkan lebih banyak lagi! Aku harus cari jalan keluar dari kekacauan ini! Apa yang bisa kuperbuat, seorang yang tolol yang hanya bisa menjalankan kejadian saat ini, agar menyatukan dua [sisi] ke dua [lokasi] bersamaan?

Herkel pun mendapat ide dan mulai menyeret tiap mayat beku dari raja serta teman seperjuangannya ke reruntuhan Sarthaal, bolak-balik dari barat, ke selatan, lalu ke barat lagi. Dia harus membawa mereka sepasang demi sepasang (dua mayat dalam sekali seret) karena mereka sebeku es dan tidak akan bisa dilekukkan agar mudah dibawa. Jadi setiap kali Herkel kembali untuk pasangan mayat berikutnya, Herkel akan mengayun Olendrung lalu menghantam Dagon agar tertidur lagi. Akhirnya, setelah semua kerja keras tersebut (tiga ratus serta beberapa jumlah tambahan perjalanan ke Sarthaal), Herkel menyeret Dagon ke tepi reruntuhan. Dagon masih tak sadar, jadi Herkel masih punya waktu untuk menyelesaikan rencananya.

Dia berdoa pada Alduin sang naga waktu, yang mana merupakan musuh terhebat manusia, karena Alduin menelan seluruh dunia tiap kali dia bangun. Tapi Herkel tahu kalau Dagon adalah musuh yang lebih besar bagi naga, jadi dia mengucapkan doanya, berkata, "Penelan-waktu yang Kuasa, hamba Herkel the Fool (si Bodoh), dan hamba memang sepenuhnya bodoh. Tapi hamba telah berjuang dengan gagah berani atas gugurnya Sarthaal yang mana terhampar di kaki hamba, bersamaan dengan yang bertanggung jawab atas kehancurannya. Hamba tidak meminta engkau untuk bangun, Alduin, karena itu akan menghancurkan lebih banyak daripada yang Dagon lakukan (dan sudah berkali-kali hamba terus menggetok kepalanya)! Dan hamba tidak meminta engkau untuk menghidupkan kembali raja serta sahabat seperjuangan hamba, karena itu merupakan wewenang saudara engkau (Akatosh) dan hamba tidak sampai sebodoh itu untuk meminta hal seperti itu! Dan hamba tidak meminta engkau untuk memutar balik waktu, karena itu melawan hukum segala dewa! Tapi hamba meminta sedikit bantuan sahaja, walaupun..." (Dan dari sini, dia terus berdoa.)

Kemudian Dagon pun terbangun dengan sakit kepala tak tertahankan lalu memandang ke Sarthaal dan lihat! Sarthaal tidak hancur sama sekali! Ada rupanya yang agung, aula-aulanya, tumpah ruah air terjun suara, serta rumah gading dari Jarl the Tongue! Serta di hadapannya berbarislah pas**an serta sang Empu Ubanan Ysgrim bersiap untuk berperang!

"Ah sial!" kata Dagon, berguncang karena kepalanya yang sakit, "Aku datang terlalu awal, karena kehancuran Sarthaal belum terjadi, sebab aku lihat pas**an Raja Ysgrim menanti para elf yang kukirim. Apa yang kupikirkan, sampai aku (nekat) datang sebelum selubungnya tembus? Bahkan hukum tipu daya pun tidak akan bisa membantuku kalau kulakukan itu!"

Akhirnya Dagon pun menghilang kembali ke penjaranya [di Void]. Dan bersamaan dengan kepergiannya, hilang p**a keagungan Sarthaal lama, sebab kejayaan tersebut hanya muncul oleh doa dari Herkel the Fool, yang berdiri di antara prajurit beku yang berbaris seolah hendak bertempur. Rencananya berhasil, walaupun semua itu hanya sedikit sekali bisa menenangkannya, lalu ia pun mengucapkan selamat tinggal pada sahabat seperjuangan serta rajanya... seiring salju turun dan mengubur Sarthaal selamanya, Herkel mendaki titian High Hrothgaar, dimana ia pun akhirnya menjadi si Clever Man [Orang Pandai]. (Dan inilah sebabnya apabila kau berdoa cukup keras, kau akan melihat Sarthaal di luar sana dalam bentuk kenangan saat masa kejayaannya.)

Ingame: "Tolong penuhin takdir lu."Me: ...~ MDet. $
06/06/2018

Ingame: "Tolong penuhin takdir lu."
Me: ...

~ MDet. $

Menunggu jam berbuka pada waktu tengah hari be like..-Asura
06/06/2018

Menunggu jam berbuka pada waktu tengah hari be like..
-Asura

Todd dari dulu gemar dan doyan bgt ngasih easter egg dalam game buatannya. Semenjak Todd ngerilis Tes Adventures : Redgu...
04/06/2018

Todd dari dulu gemar dan doyan bgt ngasih easter egg dalam game buatannya. Semenjak Todd ngerilis Tes Adventures : Redguard, dia nggak sungkan sungkan ngasih 2 game yang bakal dia rancang di masa depan. Kita bisa lihat aja di trailer buatannya gak usah jauh jauh lihat yang lain. Todd udah nyelip 2 titel Elder Scrolls yang bakal dirilis setelah Redguard ; Elder Scrolls 3 Morrowind dan Elder Scrolls 4 Oblivion.

Bahkan kita bisa denger di percakapan npc Morrowind di Mournhold, ada yang sudah mempersiapkan dirinya untuk melawan Oblivion crisis dengan iming-iming "The Dawn (Mythic Dawn, pengikut Mehrunes Dagon) akan datang" yang membayangi plot Elder Scrolls Oblivion.
Todd nyumputin titel Elder Scrolls yang paling ujung kanan berinisial "DOV - - - \ - - \ /" yang aye curiga nama TesV Skyrim waktu dulu namanya "Dovahkiin".
Tapi saat ini aye lagi kurang referensi soal bayangan Elder Scrolls selanjutnya. Soalnya, kalau aye ngiblat omongan Paarthurnax tentang Elder Scrolls selanjutnya nanti berada di Aeon baru, begimana nasib Dragonborn, Tamriel, Nirn dan Aurbis?

-Asura

Mari berbuka dengan rasa vanila :3~ MDet. $
04/06/2018

Mari berbuka dengan rasa vanila :3

~ MDet. $

Address

Lumajang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when The Elder Scroll Universe posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share