Kantor Hukum Ar-Ridho & Partners

Kantor Hukum Ar-Ridho & Partners Ar-Ridho & Partners adalah sebuah Kantor Hukum yang melakukan pelayanan jasa hukum yang terbaik.

09/02/2023
โ€œ๐ˆ๐“๐’๐๐€๐“ ๐๐ˆ๐Š๐€๐‡โ€adalah pengesahan atas perkawinan yang telah dilangsungkan menurut syariat agama Islam, akan tetapi tidak ...
22/01/2023

โ€œ๐ˆ๐“๐’๐๐€๐“ ๐๐ˆ๐Š๐€๐‡โ€
adalah pengesahan atas perkawinan yang telah dilangsungkan menurut syariat agama Islam, akan tetapi tidak dicatat oleh PPN di KUA Kecamatan.

Berdasarkan UU Perkawinan (1/74) ๐˜ซ๐˜ฐ. Inpres 1/91 ttg KHI, ๐‘ ๐‘Žโ„Ž๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘˜๐‘Ž๐‘ค๐‘–๐‘›๐‘Ž๐‘› di Indonesia:
1. Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut ๐’‰๐’–๐’Œ๐’–๐’Ž ๐’Ž๐’‚๐’”๐’Š๐’๐’ˆ-๐’Ž๐’‚๐’”๐’Š๐’๐’ˆ ๐’‚๐’ˆ๐’‚๐’Ž๐’‚๐’๐’š๐’‚ dan kepercayaannya itu.
2. Tiap-tiap ๐’‘๐’†๐’“๐’Œ๐’‚๐’˜๐’Š๐’๐’‚๐’ ๐’…๐’Š๐’„๐’‚๐’•๐’‚๐’• menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kenapa tiap-tiap perkawinan harus dicatatkan?
Agar terjamin ketertiban perkawinan bagi masyarakat Islam, setiap perkawinan harus dicatat. Pencatatan perkawinan tersebut dilakukan oleh Pegawai Pencatat Nikah pada KUA Kecamatan dimana perkawinan tersebut dilangsungkan โ„Ž๐‘–๐‘›๐‘”๐‘”๐‘Ž ๐‘‘๐‘–๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ๐‘๐‘–๐‘ก๐‘˜๐‘Ž๐‘›๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐พ๐‘ข๐‘ก๐‘–๐‘๐‘Ž๐‘› ๐ต๐‘ข๐‘˜๐‘ข ๐‘๐‘–๐‘˜๐‘Žโ„Ž ๐‘๐‘Ž๐‘”๐‘– ๐‘๐‘Ž๐‘ ๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘› ๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘’๐‘๐‘ข๐‘ก.

๐™๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™จ๐™ž ๐™†๐™ช๐™ฉ๐™ž๐™ฅ๐™–๐™ฃ ๐˜ผ๐™ ๐™ฉ๐™– ๐™‰๐™ž๐™ ๐™–๐™ selain sebagai bukti autentik adanya perkawinan juga dimaksudkan untuk dapat memberikan ๐‘—๐‘Ž๐‘š๐‘–๐‘›๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘™๐‘–๐‘›๐‘‘๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘› โ„Ž๐‘ข๐‘˜๐‘ข๐‘š ๐‘๐‘Ž๐‘”๐‘– ๐‘ ๐‘ข๐‘Ž๐‘š๐‘– ๐‘–๐‘ ๐‘ก๐‘Ÿ๐‘– ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘ก๐‘Ž ๐‘Ž๐‘›๐‘Ž๐‘˜-๐‘Ž๐‘›๐‘Ž๐‘˜ ๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘‘๐‘–๐‘™๐‘Žโ„Ž๐‘–๐‘Ÿ๐‘˜๐‘Ž๐‘›, ๐‘๐‘Ž๐‘–๐‘˜ ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘”๐‘’๐‘›๐‘Ž๐‘– โ„Ž๐‘Ž๐‘˜ ๐‘‘๐‘Ž๐‘› ๐‘˜๐‘’๐‘ค๐‘Ž๐‘—๐‘–๐‘๐‘Ž๐‘›๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘š๐‘Ž๐‘ข๐‘๐‘ข๐‘› ๐‘ก๐‘’๐‘Ÿโ„Ž๐‘Ž๐‘‘๐‘Ž๐‘ โ„Ž๐‘Ž๐‘™-โ„Ž๐‘Ž๐‘™ ๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘˜๐‘Ž๐‘–๐‘ก๐‘Ž๐‘› ๐‘‘๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘› ๐‘˜๐‘’๐‘ค๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘–๐‘ ๐‘Ž๐‘›.

Dalam hal perkawinan tidak dapat dibuktikan dengan adanya Kutipan Buku Nikah, maka dapat diajukan Itsbat Nikah ke Pengadilan Agama.
Adapun ๐š™๐š’๐š‘๐šŠ๐š”-๐š™๐š’๐š‘๐šŠ๐š” ๐šข๐šŠ๐š—๐š ๐š๐šŠ๐š™๐šŠ๐š ๐š–๐šŽ๐š—๐š๐šŠ๐š“๐šž๐š”๐šŠ๐š— ๐š™๐šŽ๐š–๐š˜๐š‘๐š˜๐š—๐šŠ๐š— ๐™ธ๐š๐šœ๐š‹๐šŠ๐š ๐™ฝ๐š’๐š”๐šŠ๐š‘ adalah:
1. Suami Istri atau salah satu dari Suami atau Istri;
2. Anak,
3. Wali Nikah,
4. Orangtua, dan
5. Pihak yang berkepentingan dengan perkawinan tersebut.

Permohonan diajukan kepada Pengadilan Agama tempat tinggal Pemohon dengan menyebutkan alasan dan kepentingan yang jelas.

Alasan-alasan pengajuan Permohonan Itsbat Nikah ps.7 (3) KHI
1. Adanya perkawinan dalam rangka penyelesaian perceraian;
2. hilangnya akta nikah;
3. Adanya keraguan tentang sah atau tidaknya salah satu syarat perkawian;
4. Adanya perkawinan yang terjadi sebelum berlakunya UU Perkawinan; dan
5. Perkawinan yang dilakukan oleh mereka yang tidak mempunyai halangan perkawinan menurut UU Perkawinan.

Berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Peradilan Agama: Buku II, Itsbat Nikah sifatnya adalah Permohonan. Sehingga bentuk-bentuk permohonan Itsbat Nikah adalah sebagai berikut:
1. ๏ผถ๏ฝ๏ฝŒ๏ฝ•๏ฝŽ๏ฝ”๏ฝ๏ฝ‰๏ฝ’
Yaitu permohonan Itsbat Nikah yang diajukan oleh Suami dan Istri (Penetapan)
Apabila tidak dikabulkan maka upaya hukumnya langsung Kasasi.
2. ๏ผซ๏ฝ๏ฝŽ๏ฝ”๏ฝ…๏ฝŽ๏ฝ“๏ฝ‰๏ฝ•๏ฝ“
Yaitu permohonan Itsbat Nikah yang diajukan oleh Suami atau Istri, dimana mendudukkan lawan kawinnya dalam posisi Termohon (Putusan)
Apabila tidak dikabulkan maka upaya hukumnya Banding, Kasasi.

Persyaratan Permohonan Itsbat Nikah
A. Pแด‡ส€sสแด€ส€แด€แด›แด€ษด Pแดแด‹แดแด‹
a.1 Fotokopi KTP Para Pemohon;
a.2 Surat Keterangan dari Desa/Kelurahan yang menerangkan bahwa Pemohon telah menikah;
a.3 Surat Keterangan Pernikahan Tidak Tercatat dari KUA;
a.4 Surat Permohonan Itsbat Nikah;
a.5 Data saksi 2 orang.

B. Pแด‡ส€sสแด€ส€แด€แด›แด€ษด Tแด€แดส™แด€สœแด€ษด
b.1 Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan/Desa jika alamat saat ini berbeda dengan alamat di KTP;
b.2 Fotokopi Akta Cerai bagi duda/janda yang cerai hidup;
b.3 Fotokopi Akta Kematian bagi duda/janda yang cerai mati.

Majelis Hakim akan mengabulkan permohonan Itsbat Nikah jika sฬฒeฬฒlฬฒuฬฒrฬฒuฬฒhฬฒ rฬฒuฬฒkฬฒuฬฒnฬฒ dฬฒaฬฒnฬฒ sฬฒyฬฒaฬฒrฬฒaฬฒtฬฒ nฬฒiฬฒkฬฒaฬฒhฬฒ tฬฒeฬฒlฬฒaฬฒhฬฒ tฬฒeฬฒrฬฒpฬฒeฬฒnฬฒuฬฒhฬฒiฬฒ, serta tidak ada pihak lain yang keberatan terhadap penikahan itu.
Status Para Pihak ketika menikah dan kedudukan Wali sangat-sangat menentukan.

Demikian Materi Itsbat Nikah yang dapat Penulis sampaikan. Apabila ada pertanyaan bisa langsung disampaikan ke wa.me/6282121217585 Penulis memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat pencari keadilan, demi tegaknya hukum di Indonesia. Apabila ada mas**an atas tulisan Penulis, mohon dapat disampaikan di komentar dan Penulis sangat mengapresiasi segala mas**an maupun kritik dari Para Pembaca.
Akhir kata ๐ฝ๐‘Ž๐‘ง๐‘Ž๐‘˜๐‘ข๐‘š๐‘ข๐‘™๐‘™๐‘Žโ„Ž๐‘ข ๐พโ„Ž๐‘Ž๐‘–๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘› ๐พ๐‘Ž๐‘ก๐‘ ๐‘–๐‘Ÿ๐‘Ž โ˜บ๏ธ

โ€œ๐™Ž๐™–๐™ฃ๐™ ๐™จ๐™ž ๐™‹๐™ž๐™™๐™–๐™ฃ๐™– ๐™—๐™–๐™œ๐™ž ๐™‹๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™ช ๐™†๐˜ฟ๐™๐™โ€๐™ฑ๐šŠ๐š๐š’๐šŠ๐š— ๐™บ๐šŽ๐š๐š’๐š๐šŠMelanjutkan tulisan Penulis dalam artikel https://www.facebook.com/arridhoa...
16/01/2023

โ€œ๐™Ž๐™–๐™ฃ๐™ ๐™จ๐™ž ๐™‹๐™ž๐™™๐™–๐™ฃ๐™– ๐™—๐™–๐™œ๐™ž ๐™‹๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™ช ๐™†๐˜ฟ๐™๐™โ€
๐™ฑ๐šŠ๐š๐š’๐šŠ๐š— ๐™บ๐šŽ๐š๐š’๐š๐šŠ

Melanjutkan tulisan Penulis dalam artikel https://www.facebook.com/arridhoandpartners/posts/pfbid035nhC7Yr3wLm5ZL5JUPeHJBHAREp6NJPrgXN8GRXw3bX3JMENksY7s7MskfLiJkFil

Dalam kebanyakan kasus KDRT yang pernah Penulis tangani, yang sering menjadi korban KDRT dalam lingkup keluarga adalah ๐‘–๐‘ ๐‘ก๐‘Ÿ๐‘– dan ๐‘Ž๐‘›๐‘Ž๐‘˜, namun tidak menutup kemungkinan laki-laki sebagai ๐‘ ๐‘ข๐‘Ž๐‘š๐‘– juga menjadi korban KDRT.

Berdasarkan bentuk kekerasan sebagaimana Penulis telah sampaikan dalam materi dibagian Pertama, maka KDRT itu ada 4 macam bentuknya, antara lain:
a. ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐…๐ข๐ฌ๐ข๐ค (ps. 6);
b. ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐๐ฌ๐ข๐ค๐จ๐ฅ๐จ๐ ๐ข๐ฌ (ps. 7);
c. ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐’๐ž๐ค๐ฌ๐ฎ๐š๐ฅ (ps. 8);
d. ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐„๐ค๐จ๐ง๐จ๐ฆ๐ข (ps. 9).
Melihat bentuk kekerasannya berbeda sehingga menimbulkan dampak yang berbeda, maka ancaman sanksi pidana bagi Pelaku KDRT pun juga berbeda.

Adapun ancaman sanksi bagi Pelaku KDRT, adalah sebagai berikut:
a. - Diancam dengan penjara ๐Ÿ“ (๐ฅ๐ข๐ฆ๐š) ๐ญ๐š๐ก๐ฎ๐ง atau denda paling banyak Rp.15.000.000,00 (lima belas juta rupiah), bagi pelaku ๐ค๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐Ÿ๐ข๐ฌ๐ข๐ค dalam lingkup rumah tangga;
- Diancam dengan penjara ๐Ÿ๐ŸŽ (๐ฌ๐ž๐ฉ๐ฎ๐ฅ๐ฎ๐ก) ๐ญ๐š๐ก๐ฎ๐ง atau denda paling banyak Rp30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah), apabila kekerasan fisik tersebut mengakibatkan korban mendapat ๐ฃ๐š๐ญ๐ฎ๐ก ๐ฌ๐š๐ค๐ข๐ญ ๐š๐ญ๐š๐ฎ ๐ฅ๐ฎ๐ค๐š ๐›๐ž๐ซ๐š๐ญ;
- Diancam dengan penjara ๐Ÿ๐Ÿ“ (๐ฅ๐ข๐ฆ๐š ๐›๐ž๐ฅ๐š๐ฌ) ๐ญ๐š๐ก๐ฎ๐ง atau denda paling banyak Rp45.000.000,00 (empat puluh lima juta rupiah), apabila kekerasan fisik tersebut mengakibatkan korban ๐ฆ๐ž๐ง๐ข๐ง๐ ๐ ๐š๐ฅ ๐๐ฎ๐ง๐ข๐š;
- Diancam dengan penjara ๐Ÿ’ (๐ž๐ฆ๐ฉ๐š๐ญ) ๐›๐ฎ๐ฅ๐š๐ง atau denda paling banyak Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah), apabila kekerasan fisik tersebut ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐ฆ๐ž๐ง๐ข๐ฆ๐›๐ฎ๐ฅ๐ค๐š๐ง ๐ฉ๐ž๐ง๐ฒ๐š๐ค๐ข๐ญ atau ๐ก๐š๐ฅ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐ฆ๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ฅ๐š๐ง๐ค๐š๐ง ๐ฉ๐ž๐ค๐ž๐ซ๐ฃ๐š๐š๐ง jabatan atau mata pencaharian atau ๐ค๐ž๐ ๐ข๐š๐ญ๐š๐ง ๐ฌ๐ž๐ก๐š๐ซ๐ข-๐ก๐š๐ซ๐ข;
- Khusus untuk korban ๐ค๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐Ÿ๐ข๐ฌ๐ข๐ค adalah ๐š๐ง๐š๐ค, maka akan diatur dalam UU Perlindungan Anak dalam ps.80 dengan ancaman penjara ๐Ÿ‘ (๐ญ๐ข๐ ๐š) ๐ญ๐š๐ก๐ฎ๐ง ๐Ÿ” (๐ž๐ง๐š๐ฆ) ๐›๐ฎ๐ฅ๐š๐ง dan/atau denda paling banyak Rp 72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah).
b. - Diancam dengan penjara ๐Ÿ‘ (๐ญ๐ข๐ ๐š) ๐ญ๐š๐ก๐ฎ๐ง atau denda paling banyak Rp9.000.000,00 (sembilan juta rupiah), bagi pelaku ๐ค๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐ฉ๐ฌ๐ข๐ค๐ข๐ฌ dalam lingkup rumah tangga;
- Diancam dengan penjara ๐Ÿ’ (๐ž๐ฆ๐ฉ๐š๐ญ) ๐›๐ฎ๐ฅ๐š๐ง atau denda paling banyak Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah), apabila kekerasan psikis tersebut ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐ฆ๐ž๐ง๐ข๐ฆ๐›๐ฎ๐ฅ๐ค๐š๐ง ๐ฉ๐ž๐ง๐ฒ๐š๐ค๐ข๐ญ atau ๐ก๐š๐ฅ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐ฆ๐ž๐ง๐ฃ๐š๐ฅ๐š๐ง๐ค๐š๐ง ๐ฉ๐ž๐ค๐ž๐ซ๐ฃ๐š๐š๐ง jabatan atau mata pencaharian atau ๐ค๐ž๐ ๐ข๐š๐ญ๐š๐ง ๐ฌ๐ž๐ก๐š๐ซ๐ข-๐ก๐š๐ซ๐ข;
c. Diancam dengan penjara ๐Ÿ๐Ÿ (๐๐ฎ๐š ๐›๐ž๐ฅ๐š๐ฌ) ๐ญ๐š๐ก๐ฎ๐ง atau denda paling banyak Rp36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah), bagi pelaku ๐ค๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐ฌ๐ž๐ค๐ฌ๐ฎ๐š๐ฅ dalam lingkup rumah tangga;
d. Diancam dengan penjara ๐Ÿ‘ (๐ญ๐ข๐ ๐š) ๐ญ๐š๐ก๐ฎ๐ง atau denda paling banyak Rp15.000.000,00 (lima belas juta rupiah), bagi pelaku ๐ฉ๐ž๐ง๐ž๐ฅ๐š๐ง๐ญ๐š๐ซ๐š๐ง dalam lingkup rumah tangga;

Selain hukuman pidana diatas, hakim juga bisa menjatuhkan pidana tambahan pada pelaku KDRT, yakni:
1. Membatasi gerak pelaku, baik yang bertujuan untuk menjauhkan pelaku dari korban, atau pembatasan hak-hak tertentu dari pelaku;
2. Menetapkan pelaku untuk mengikuti program konseling di bawah pengawasan lembaga tertentu.

Pada dasarnya untuk kejahatan kekerasan ๐Ÿ๐ข๐ฌ๐ข๐ค, ๐ฉ๐ฌ๐ข๐ค๐ข๐ฌ ส€ษชษดษขแด€ษด serta kekerasan ๐ฌ๐ž๐ค๐ฌ๐ฎ๐š๐ฅ yang terjadi didalam relasi antar suami-isteri, maka yang berlaku adalah ๐๐ž๐ฅ๐ข๐ค ๐š๐๐ฎ๐š๐ง. Maksudnya adalah korban sendiri yang melaporkan KDRT yang dialaminya kepada pihak kepolisian.
Meski demikian, pihak keluarga dan masyarakat masih dapat melakukan tindakan lain untuk mencegah berlanjutnya kekerasan terhadap korban dengan cara melakukan upaya-upaya sesuai dengan batas kemampuannya, seperti:
1. Mencegah berlangsungnya tindak pidana;
2. Memberikan perlindungan kepada korban;
3. Memberikan pertolongan darurat; dan
4. Membantu proses pengajuan permohonan penetapan perlindungan.
Selain daripada itu, korban juga dapat memberikan kuasa kepada Aส€-Rษชแด…สœแด untuk melaporkan KDRT tersebut ke kepolisian.

Demikian Materi Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dapat Penulis sampaikan. Apabila ada pertanyaan bisa langsung disampaikan ke wa.me/6282121217585 Penulis memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat pencari keadilan, demi tegaknya hukum di Indonesia. Apabila ada mas**an atas tulisan Penulis, mohon dapat disampaikan di komentar dan Penulis sangat mengapresiasi segala mas**an maupun kritik dari Para Pembaca. Akhir kata ๐ฝ๐‘Ž๐‘ง๐‘Ž๐‘˜๐‘ข๐‘š๐‘ข๐‘™๐‘™๐‘Žโ„Ž๐‘ข ๐พโ„Ž๐‘Ž๐‘–๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘› ๐พ๐‘Ž๐‘ก๐‘ ๐‘–๐‘Ÿ๐‘Ž โ˜บ๏ธ

#๐˜‹๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ต๐˜ช๐˜ค๐˜๐˜ช๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ค๐˜ฆ

๐™ฑ๐šŠ๐š๐š’๐šŠ๐š— ๐™บ๐šŽ๐š๐šž๐šŠ - ๐™ผ๐šŠ๐š๐šŽ๐š›๐š’ โ€œ๐๐ž๐ง๐ ๐ก๐š๐ฉ๐ฎ๐ฌ๐š๐ง ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐ƒ๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐‘๐ฎ๐ฆ๐š๐ก ๐“๐š๐ง๐ ๐ ๐š (๐-๐Š๐ƒ๐‘๐“)โ€Melanjutkan tulisan Penulis dalam artikel https...
15/01/2023

๐™ฑ๐šŠ๐š๐š’๐šŠ๐š— ๐™บ๐šŽ๐š๐šž๐šŠ - ๐™ผ๐šŠ๐š๐šŽ๐š›๐š’
โ€œ๐๐ž๐ง๐ ๐ก๐š๐ฉ๐ฎ๐ฌ๐š๐ง ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐ƒ๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐‘๐ฎ๐ฆ๐š๐ก ๐“๐š๐ง๐ ๐ ๐š (๐-๐Š๐ƒ๐‘๐“)โ€

Melanjutkan tulisan Penulis dalam artikel https://www.facebook.com/arridhoandpartners/posts/pfbid0YWpj9RiLEo9NNzEzC19B9ia8HKiCeDCKRey5fQ6JNfam5M3n5oXNuHFvsw77TtGGl

Dalam artikel sebelumnya, Penulis menyampaikan โ€œ๐ด๐‘๐‘Ž๐‘˜๐‘Žโ„Ž ๐‘๐‘–๐‘ ๐‘Ž, ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘–๐‘™๐‘Ž๐‘˜๐‘ข ๐‘๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘˜๐‘ข ๐‘˜๐‘’๐‘˜๐‘’๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘ ๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘ข๐‘๐‘Žโ„Ž?โ€. Penulis menjawab โ€œbisaโ€, apabila pelaku kekerasan tersebut sadar atas perbuatannya dan dia berusaha untuk berubah. Karena pada dasarnya manusia memiliki kapasitas untuk berproses. Keinginan dan tanggung jawab untuk berubah dan itu harus datang dari diri sendiri. Namun apabila pelaku kekerasan justru meminta orang-orang di sekitarnya mengerti atau memaklumi kekerasan yang dilakukannya, jelas ini sebuah pemahaman yang keliru, sehingga apabila dibiarkan begitu saja akan memicu terjadinya kekerasan-kekerasan yang lain dan terus berulang.

Dari awal Penulis selalu menyebut KDRT, namun apakah kita apa itu yang dimaksud dengan KDRT?
Menurut ketentuan Pasal 1 angka 1 ๐”๐” ๐๐Š๐ƒ๐‘๐“, KDRT adalah ๐‘ ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘กฬฒ๐‘–ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘ฬฒ ๐‘ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘Ÿฬฒ๐‘ฬฒ๐‘ขฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘กฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ ๐‘ก๐‘’๐‘Ÿโ„Ž๐‘Ž๐‘‘๐‘Ž๐‘ ๐‘ ๐‘’๐‘’๐‘œ๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ๐‘ข๐‘ก๐‘Ž๐‘š๐‘Ž ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘’๐‘š๐‘๐‘ข๐‘Ž๐‘›, ๐‘ฆฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ๐‘”ฬฒ ๐‘ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘Ÿฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘˜ฬฒ๐‘–ฬฒ๐‘ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘กฬฒ ๐‘กฬฒ๐‘–ฬฒ๐‘šฬฒ๐‘ฬฒ๐‘ขฬฒ๐‘™ฬฒ๐‘›ฬฒ๐‘ฆฬฒ๐‘Žฬฒ ๐‘˜ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘ ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘›ฬฒ๐‘”ฬฒ๐‘ ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘Ÿฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ ๐‘Žฬฒ๐‘กฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘ขฬฒ ๐‘ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘›ฬฒ๐‘‘ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘Ÿฬฒ๐‘–ฬฒ๐‘กฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ ๐‘ ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘Ÿฬฒ๐‘Žฬฒ ๐‘“ฬฒ๐‘–ฬฒ๐‘ ฬฒ๐‘–ฬฒ๐‘˜ฬฒ,ฬฒ ๐‘ฬฒ๐‘ ฬฒ๐‘–ฬฒ๐‘˜ฬฒ๐‘œฬฒ๐‘™ฬฒ๐‘œฬฒ๐‘”ฬฒ๐‘–ฬฒ๐‘ ฬฒ,ฬฒ ๐‘ ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘˜ฬฒ๐‘ ฬฒ๐‘ขฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘™ฬฒ,ฬฒ ๐‘‘ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ/ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘กฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘ขฬฒ ๐‘ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘›ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘™ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ๐‘กฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘Ÿฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ ๐‘Ÿ๐‘ข๐‘š๐‘Žโ„Ž ๐‘ก๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘”๐‘Ž ๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ๐‘š๐‘Ž๐‘ ๐‘ข๐‘˜ ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ๐‘ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘šฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ ๐‘ข๐‘›๐‘ก๐‘ข๐‘˜ ๐‘š๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘˜๐‘ข๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘๐‘ข๐‘Ž๐‘ก๐‘Ž๐‘›, ๐‘ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘šฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘˜ฬฒ๐‘ ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ,ฬฒ ๐‘Žฬฒ๐‘กฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘ขฬฒ ๐‘ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘Ÿฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘šฬฒ๐‘ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘ ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ ๐‘˜ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘šฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘Ÿฬฒ๐‘‘ฬฒ๐‘’ฬฒ๐‘˜ฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘Žฬฒ๐‘›ฬฒ ๐‘ ๐‘’๐‘๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘Ž ๐‘š๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘ค๐‘Ž๐‘› โ„Ž๐‘ข๐‘˜๐‘ข๐‘š ๐‘‘๐‘Ž๐‘™๐‘Ž๐‘š ๐‘™๐‘–๐‘›๐‘”๐‘˜๐‘ข๐‘ ๐‘Ÿ๐‘ข๐‘š๐‘Žโ„Ž ๐‘ก๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘”๐‘Ž.
Berdasarkan pengertian diatas, maka secara mendasar KDRT itu meliputi:
a. ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐…๐ข๐ฌ๐ข๐ค (ps. 6);
b. ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐๐ฌ๐ข๐ค๐จ๐ฅ๐จ๐ ๐ข๐ฌ (ps. 7);
c. ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐’๐ž๐ค๐ฌ๐ฎ๐š๐ฅ (ps. 8);
d. ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐„๐ค๐จ๐ง๐จ๐ฆ๐ข (ps. 9).

Atas hal tersebut, korban KDRT memiliki hak untuk:
1. โ„™๐•–๐•ฃ๐•๐•š๐•Ÿ๐••๐•ฆ๐•Ÿ๐•˜๐•’๐•Ÿ dari ๐—‰๐—‚๐—๐–บ๐—„ ๐—„๐–พ๐—…๐—Ž๐–บ๐—‹๐—€๐–บ, ๐–ช๐–พ๐—‰๐—ˆ๐—…๐—‚๐—Œ๐—‚๐–บ๐—‡, ๐–ช๐–พ๐—ƒ๐–บ๐—„๐—Œ๐–บ๐–บ๐—‡, ๐–ฏ๐–พ๐—‡๐—€๐–บ๐–ฝ๐—‚๐—…๐–บ๐—‡, ๐– ๐–ฝ๐—๐—ˆ๐—„๐–บ๐—, ๐–ซ๐–พ๐—†๐–ป๐–บ๐—€๐–บ ๐–ฒ๐—ˆ๐—Œ๐—‚๐–บ๐—…, atau pihak lainnya maupun atas penetapan perintah perlindungan dari Pengadilan;
2. โ„™๐•–๐•๐•’๐•ช๐•’๐•Ÿ๐•’๐•Ÿ ๐•œ๐•–๐•ค๐•–๐•™๐•’๐•ฅ๐•’๐•Ÿ sesuai dengan kebutuhan medis;
3. โ„™๐•–๐•Ÿ๐•’๐•Ÿ๐•˜๐•’๐•Ÿ๐•’๐•Ÿ secara khusus berkaitan dengan kerahasiaan korban;
4. โ„™๐•–๐•Ÿ๐••๐•’๐•ž๐•ก๐•š๐•Ÿ๐•˜๐•’๐•Ÿ oleh Pekerja Sosial dan Bantuan Hukum;
5. โ„™๐•–๐•๐•’๐•ช๐•’๐•Ÿ๐•’๐•Ÿ ๐•“๐•š๐•ž๐•“๐•š๐•Ÿ๐•˜๐•’๐•Ÿ rohani.
Selain itu korban KDRT juga berhak untuk mendapatkan pelayanan demi pemulihan korban dari, tenaga kesehatan, pekerja sosial, relawan pendamping dan/atau pembimbing rohani.

Seperti yang Penulis sampaikan, untuk memutus mata rantai kekerasan ranah domestic ini telah menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk masyarakat dan Pemerintah.
Kita sebagai masyarakat yang mฬณeฬณnฬณdฬณeฬณnฬณgฬณaฬณrฬณ, mฬณeฬณlฬณiฬณhฬณaฬณtฬณ, atau mฬณeฬณnฬณgฬณeฬณtฬณaฬณhฬณuฬณiฬณ terjadinya kekerasan dalam rumah tangga WAJIB melakukan upaya-upaya sesuai dengan batas kemampuannya untuk:
1. Mencegah berlangsungnya tindak pidana;
2. Memberikan perlindungan kepada korban;
3. Memberikan pertolongan darurat;
4. Membantu proses pengajuan permohonan penetapan perlindungan. (vide ps.10)
Selain daripada tanggung jawab masyarakat, Pemerintah juga bertanggung jawab dalam upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga melalui perumusan kebijakan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga; penyelenggaraan komunikasi, informasi, dan edukasi tentang kekerasan dalam rumah tangga; sosialisasi dan advokasi tentang kekerasan dalam rumah tangga; dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sensitif gender, serta menetapkan standar dan akreditasi pelayanan yang sensitif gender. (vide ps.15)

Sebagai bentuk upaya preventif, selayaknya kita harus mengetahui faktor apa yang menyebabkan terjadinya KDRT.
Secara umum KDRT bisa terjadi dikarenakan:
โ€ข Kurang komunikasi dan ketidakharmonisan antara Suami dengan Istri.
โ€ข Adanya permasalahan ekonomi.
โ€ข Ketidakmampuan mengendalikan emosi para pihak.
โ€ข Ketidakmampuan mencari solusi masalah rumah tangga.
โ€ข Kondisi mabuk karena minuman keras dan narkoba.
โ€ข Latar budaya patriarki dan ideologi gender yang berpengaruh.

Demikianlah Bagian Kedua-Materi Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, untuk selanjutnya Penulis akan membahas tentang sanksi pidana bagi pelaku KDRT beserta langkah apa yang dapat dilakukan disaat mengetahui adanya perbuatan KDRT.

Jika ada pertanyaan bisa langsung disampaikan ke wa.me/6282121217585 Penulis memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat pencari keadilan, demi tegaknya hukum di Indonesia. Apabila ada mas**an atas tulisan Penulis, mohon dapat disampaikan di komentar dan Penulis sangat mengapresiasi segala mas**an maupun kritik dari Para Pembaca. Akhir kata ๐ฝ๐‘Ž๐‘ง๐‘Ž๐‘˜๐‘ข๐‘š๐‘ข๐‘™๐‘™๐‘Žโ„Ž๐‘ข ๐พโ„Ž๐‘Ž๐‘–๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘› ๐พ๐‘Ž๐‘ก๐‘ ๐‘–๐‘Ÿ๐‘Ž โ˜บ๏ธ

๐™ฑ๐šŠ๐š๐š’๐šŠ๐š— ๐™บ๐šŽ๐šœ๐šŠ๐š๐šž - ๐™ฟ๐šŽ๐š–๐š‹๐šž๐š”๐šŠ๐šŠ๐š—  โ€œ๐๐ž๐ง๐ ๐ก๐š๐ฉ๐ฎ๐ฌ๐š๐ง ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐ƒ๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐‘๐ฎ๐ฆ๐š๐ก ๐“๐š๐ง๐ ๐ ๐š (๐-๐Š๐ƒ๐‘๐“)โ€Setiap Kita pasti mendambakan rumah tangga...
14/01/2023

๐™ฑ๐šŠ๐š๐š’๐šŠ๐š— ๐™บ๐šŽ๐šœ๐šŠ๐š๐šž - ๐™ฟ๐šŽ๐š–๐š‹๐šž๐š”๐šŠ๐šŠ๐š—
โ€œ๐๐ž๐ง๐ ๐ก๐š๐ฉ๐ฎ๐ฌ๐š๐ง ๐Š๐ž๐ค๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐ƒ๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐‘๐ฎ๐ฆ๐š๐ก ๐“๐š๐ง๐ ๐ ๐š (๐-๐Š๐ƒ๐‘๐“)โ€

Setiap Kita pasti mendambakan rumah tangga yang damai, bahagia, penuh cinta. Yaitu hubungan antara ๐‘†๐‘ข๐‘Ž๐‘š๐‘– dan ๐ผ๐‘ ๐‘ก๐‘Ÿ๐‘– serta anak-anak terjalin harmonis, serta saling mendukung dalam s**a dan duka. Namun sayangnya, terkadang ekspetasi tidak mesti sama dengan realita, hal yang terjadi justru malah sebaliknya. Betapa banyak rumah tangga yang dibangun dengan cinta, yang awalnya baik-baik saja, tenang dan damai, namun kemudian terjadi KDRT dan berahir dengan perceraian.

Seperti halnya kasus KDRT yang baru terjadi minggu ini, yang menimpa biduk rumah tangga artis yang bernama ๐’ฑโ„ณ. Hasil penelusuran Penulis, ๐’ฑโ„ณ dianiaya oleh suaminya sendiri yang bernama ๐“•๐“˜ hingga hidungnya berdarah. Hubungan pasutri tersebut sebenarnya baru berjalan 9 bulan pernikahan, namun saat ini telah dilanda prahara rumah tangga yang sangat pelik. Dimana ๐’ฑโ„ณ saat ini telah melaporkan suaminya ๐“•๐“˜ ke Polres Kediri, namun berkas telah dilimpahkan ke Mapolda Jawa Timur dengan alasan efisiensi dikarenakan ๐’ฑโ„ณ sering tinggal di Surabaya.

Sebagian masyarakat melihat peristiwa diatas adalah hal yang ๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘ข dalam internal keluarga, dianggap menyeret persoalan privat/personal ke ranah publik sehingga tidak layak diungkap ke muka umum. Itulah yang menjadi alasan banyak korban KDRT tidak berani maupun malu melaporkan peristiwa yang telah dialaminya. Melihat hal tersebut, menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk Pemerintah dan masyarakat untuk berupaya memutus mata rantai kekerasan ranah domestik.

Sebagai pengalaman dari Penulis yang pernah tangani perkara KDRT, tidak semua perkara KDRT harus dilaporkan ke kepolisian dan berakhir dengan perceraian. Karena Penulis memiliki pandangan tersendiri perkara KDRT yaitu ๐”๐ฅ๐ญ๐ข๐ฆ๐ฎ๐ฆ ๐‘๐ž๐ฆ๐ž๐๐ข๐ฎ๐ฆ (salah satu asas dalam hukum pidana Indonesia yang mengatakan bahwa โ€œ๐‘†๐‘Ž๐‘›๐‘˜๐‘ ๐‘– ๐‘๐‘–๐‘‘๐‘Ž๐‘›๐‘Ž โ„Ž๐‘’๐‘›๐‘‘๐‘Ž๐‘˜๐‘™๐‘Žโ„Ž ๐‘‘๐‘–๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘–๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘ข๐‘๐‘Ž๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘˜โ„Ž๐‘–๐‘Ÿ ๐‘‘๐‘Ž๐‘™๐‘Ž๐‘š ๐‘๐‘’๐‘›๐‘’๐‘”๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘› โ„Ž๐‘ข๐‘˜๐‘ข๐‘šโ€) dan firman Allah ๐˜ต๐˜ขโ€™๐˜ข๐˜ญ๐˜ข dalam ๐๐’. ๐€๐ง-๐๐ข๐ฌ๐š :๐Ÿ๐Ÿ— yang menyebutkan: โ€œ๐พ๐‘’๐‘š๐‘ข๐‘‘๐‘–๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘–๐‘™๐‘Ž ๐‘˜๐‘Ž๐‘š๐‘ข ๐‘ก๐‘–๐‘‘๐‘Ž๐‘˜ ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ฆ๐‘ข๐‘˜๐‘Ž๐‘– ๐‘š๐‘’๐‘Ÿ๐‘’๐‘˜๐‘Ž, (๐‘š๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘Ž๐‘๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘™๐‘Žโ„Ž), ๐‘˜๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘’๐‘›๐‘Ž ๐‘š๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘˜๐‘–๐‘› ๐‘˜๐‘Ž๐‘š๐‘ข ๐‘ก๐‘–๐‘‘๐‘Ž๐‘˜ ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘ฆ๐‘ข๐‘˜๐‘Ž๐‘– ๐‘ ๐‘’๐‘ ๐‘ข๐‘Ž๐‘ก๐‘ข, ๐‘๐‘Ž๐‘‘๐‘Žโ„Ž๐‘Ž๐‘™ ๐ด๐‘™๐‘™๐‘Žโ„Ž ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘–๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘Ž๐‘‘๐‘Ž๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘˜๐‘’๐‘๐‘Ž๐‘–๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘๐‘Ž๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž๐‘˜โ€.

Mungkin akan menjadi perdebatan, bahwa sangat sulit keluar dari hubungan ๐’‚๐’ƒ๐’–๐’”๐’Š๐’—๐ž, sehingga mempertanyakan โ€œ๐ด๐‘๐‘Ž๐‘˜๐‘Žโ„Ž ๐‘๐‘–๐‘ ๐‘Ž, ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘–๐‘™๐‘Ž๐‘˜๐‘ข ๐‘๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘˜๐‘ข ๐‘˜๐‘’๐‘˜๐‘’๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘ ๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘ข๐‘๐‘Žโ„Ž?โ€. Yang terpenting dalam hal ini sebenarnya adalah apakah yang melakukan kekerasan sadar bahwa dia bermasalah dan dia sudah berusaha berubah tapi tidak bisa berubah. Jika yang bersangkutan sudah menyadari, maka ini adalah pertanda baik. Pasalnya, didalam kesadarannya ada pilihan untuk berubah. Pelaku kekerasan bisa berubah, karena pada dasarnya manusia memiliki kapasitas untuk berproses. Keinginan dan tanggung jawab untuk berubah dan itu harus datang dari diri sendiri.

Demikianlah Bagian Kesatu-Pembukaan, sebelum Penulis menyampaikan materi tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (P-KDRT) dalam perspektif hukum di Indonesia.

Jika ada pertanyaan bisa langsung disampaikan ke wa.me/6282121217585 Penulis memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat pencari keadilan, demi tegaknya hukum di Indonesia. Apabila ada mas**an atas tulisan Penulis, mohon dapat disampaikan di komentar dan Penulis sangat mengapresiasi segala mas**an maupun kritik dari Para Pembaca. Akhir kata ๐ฝ๐‘Ž๐‘ง๐‘Ž๐‘˜๐‘ข๐‘š๐‘ข๐‘™๐‘™๐‘Žโ„Ž๐‘ข ๐พโ„Ž๐‘Ž๐‘–๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘› ๐พ๐‘Ž๐‘ก๐‘ ๐‘–๐‘Ÿ๐‘Ž โ˜บ๏ธ

Bagian Kesatu Materi:โ„๐•’๐•œ ๐”ธ๐•Ÿ๐•’๐•œ ๐••๐•’๐•Ÿ โ„™๐•ฃ๐•š๐•Ÿ๐•ค๐•š๐•ก โ„™๐•–๐•ฃ๐•๐•š๐•Ÿ๐••๐•ฆ๐•Ÿ๐•˜๐•’๐•Ÿ ๐”ธ๐•Ÿ๐•’๐•œMaraknya aksi perundungan/bullying, penganiayaan dan kekerasa...
26/11/2021

Bagian Kesatu Materi:
โ„๐•’๐•œ ๐”ธ๐•Ÿ๐•’๐•œ ๐••๐•’๐•Ÿ โ„™๐•ฃ๐•š๐•Ÿ๐•ค๐•š๐•ก โ„™๐•–๐•ฃ๐•๐•š๐•Ÿ๐••๐•ฆ๐•Ÿ๐•˜๐•’๐•Ÿ ๐”ธ๐•Ÿ๐•’๐•œ

Maraknya aksi perundungan/bullying, penganiayaan dan kekerasan seksual, yg menjadikan anak sbg korban dikarenakan anak merupakan korban yg plg rentan dlm sebuah kejahatan, dimana mereka mudah dimanipulasi n blm memiliki kesadaran yg cukup utk memutuskan sesuatu.
Utk itu Penulis ingin membahas materi yg berkaitan dgn Hak Anak dan Prinsip Perlindungan Anak, dgn harapan Kita yg telah dewasa/ortu bisa memahami hak2 apa saja yg dimiliki seorang anak serta bagaimana mengimplementasikannya.

Scr ๐’ป๐’พ๐“๐‘œ๐“ˆ๐‘œ๐’ป๐’พ๐“ˆ, ๐”ธโ„•๐”ธ๐•‚ adlh amanat Tuhan yg dititipkan kpd Kita utk dijaga n diperlakukan dgn sebaik2nya. Dan dari anak Kita lah yg nantinya menjadi penerus generasi keluarga, bangsa n peradaban.
Berdasarkan Ps. 2 UU.23/2002 jo UU.35/2014 yg ๐“‚๐‘’๐“‡๐’ถ๐“‰๐’พ๐’ป๐’พ๐“€๐’ถ๐“ˆ๐’พ Konvensi Hak Anak (KHA), ada 4 pengelompokan hak anak, meliputi:
1. ๐ง๐จ๐ง ๐๐ข๐ฌ๐ค๐ซ๐ข๐ฆ๐ข๐ง๐š๐ฌ๐ข;
artinya anak berhak utk diperlakukan sama tnp dibeda2kan dgn yg lain
2. ๐ค๐ž๐ฉ๐ž๐ง๐ญ๐ข๐ง๐ ๐š๐ง ๐ฒ๐  ๐ญ๐ž๐ซ๐›๐š๐ข๐ค ๐›๐š๐ ๐ข ๐š๐ง๐š๐ค (๐’ท๐‘’๐“ˆ๐“‰ ๐’พ๐“ƒ๐“‰๐‘’๐“‡๐‘’๐“ˆ๐“‰ ๐‘œ๐’ป ๐“‰๐’ฝ๐‘’ ๐’ธ๐’ฝ๐’พ๐“๐’น);
artinya dlm semua tindakan yg menyangkut anak, maka apa yg terbaik bagi anak haruslah menjadi pertimbangan yg utama
3. ๐ก๐š๐ค ๐ฎ๐ญ๐ค ๐ก๐ข๐๐ฎ๐ฉ, ๐ค๐ž๐ฅ๐š๐ง๐ ๐ฌ๐ฎ๐ง๐ ๐š๐ง ๐ก๐ข๐๐ฎ๐ฉ ๐๐š๐ง ๐ฉ๐ž๐ซ๐ค๐ž๐ฆ๐›๐š๐ง๐ ๐š๐ง (๐“ˆ๐“Š๐“‡๐“‹๐’พ๐“‹๐’ถ๐“ ๐’ถ๐“ƒ๐’น ๐’น๐‘’๐“‹๐‘’๐“๐‘œ๐“…๐“‚๐‘’๐“ƒ๐“‰);
artinya hrs diakui bahwa hak hidup anak melekat pd diri setiap anak dan hak anak atas kelangsungan hidup serta perkembangannya hrs juga dijamin
4. ๐ฉ๐ž๐ง๐ ๐ก๐š๐ซ๐ ๐š๐š๐ง ๐ญ๐ž๐ซ๐ก๐š๐๐š๐ฉ ๐ฉ๐ž๐ง๐๐š๐ฉ๐š๐ญ ๐š๐ง๐š๐ค.
artinya pendapat anak terutama jika menyangkut hal2 yg mempengaruhi kehidupannya perlu diperhatikan dlm setiap pengambilan keputusan

Ada beberapa hal perlakuan salah terhadap anak yg sering terjadi di masyarakat n terkadang Kita tidak menyadarinya, al:
1. Eฬถmฬถoฬถtฬถiฬถoฬถnฬถaฬถlฬถ ฬถAฬถbฬถuฬถsฬถeฬถ : orang dewasa/ortu yg mengacuhkan anak ketika anak sungguh memerlukan perhatian;
ex: anak menangis dibiarkan, anak bertanya tdk dijawab
2. Vฬถeฬถrฬถbฬถaฬถlฬถ ฬถAฬถbฬถuฬถsฬถeฬถ : orang dewasa/ortu yg menggunakan kata2 kasar ato makian kpd anak
ex: bodoh! tolol! penghuni kebun binatang, dll
3. Pฬถhฬถyฬถsฬถiฬถcฬถaฬถlฬถ ฬถAฬถbฬถuฬถsฬถeฬถ : orang dewasa/ortu yg memperlakukan anaknya dgn kasar/kekerasan fisik
ex: memukul, mencubit, dll
4. Sฬถeฬถxฬถuฬถaฬถlฬถ ฬถAฬถbฬถuฬถsฬถeฬถ : orang dewasa/ortu yg memperlakukan pelecehan seksual kpd anak

Anak sangat membutuhkan ๐–•๐–Š๐–’๐–‡๐–Š๐–‘๐–†๐–†๐–“ ๐–‰๐–†๐–“ ๐–•๐–Š๐–—๐–‘๐–Ž๐–“๐–‰๐–š๐–“๐–Œ๐–†๐–“ terhadap berbagai perlakuan salah dan kejahatan yg melanggar ataupun mengabaikan hak2 anak. Hal tsb mencakup perlindungan dr segala bentuk diskriminasi, perlakuan salah, penelantaran dan perlindungan bagi anak yg tdk mempunyai ortu dan anak dlm pengungsian.

๐™‹๐™š๐™ง๐™–๐™ฃ ๐™ˆ๐˜ผ๐™Ž๐™”๐˜ผ๐™๐˜ผ๐™†๐˜ผ๐™ dalam perlindungan terhadap anak
Berdasarkan Ps. 72 2 UU.23/2002 jo UU.35/2014, masyarakat berperan serta dlm perlindungan, baik scr perorangan maupun kelompok. Adapun peran serta masyarakat dpt dilakukan dgn cara:
a. memberikan informasi melalui sosialisasi n edukasi mengenai hak anak;
b. memberikan mas**an dlm perumusan kebijakan yg terkait perlindungan anak;
c. ๐™ผ๐™ด๐™ป๐™ฐ๐™ฟ๐™พ๐š๐™บ๐™ฐ๐™ฝ kpd pihak berwenang jika terjadi pelanggaran hak anak;
d. berperan aktif dlm proses rehabilitasi n reintegrasi sosial bagi anak;
e. melakukan pemantauan, pengawasan n ikut bertanggung jwb terhadap penyelenggaraan perlindungan anak;
f. menyediakan sarana n prasarana serta ๐™ผ๐™ด๐™ฝ๐™ฒ๐™ธ๐™ฟ๐šƒ๐™ฐ๐™บ๐™ฐ๐™ฝ ๐š‚๐š„๐™ฐ๐š‚๐™ฐ๐™ฝ๐™ฐ ๐™บ๐™พ๐™ฝ๐™ณ๐š„๐š‚๐™ธ๐™ต utk tumbuh kembang anak;
g. berperan aktif dgn ๐™ผ๐™ด๐™ฝ๐™ถ๐™ท๐™ธ๐™ป๐™ฐ๐™ฝ๐™ถ๐™บ๐™ฐ๐™ฝ ๐™ฟ๐™ด๐™ป๐™ฐ๐™ฑ๐™ด๐™ป๐™ฐ๐™ฝ ๐™ฝ๐™ด๐™ถ๐™ฐ๐šƒ๐™ธ๐™ต terhadap anak korban;
h. ๐™ผ๐™ด๐™ผ๐™ฑ๐™ด๐š๐™ธ๐™บ๐™ฐ๐™ฝ ๐š๐š„๐™ฐ๐™ฝ๐™ถ kpd anak utk dpt berpartisipasi n menyampaikan pendapat.

Pemerintah, Masyarakat dan Keluarga berkewajiban utk mengakui, mengimplementasikan dan memenuhi hak2 anak. Dimana KELUARGA adalah yg paling berkewajiban utk mengakui n memenuhi hak2 anak, yg mana keluarga adalah tempat di posisi sentral dlm memberikan perlindungan kpd anak serta yg paling mengetahui dan mengenali kondisi n kebutuhan anak.
Selain daripada itu แดผสณแตƒโฟแต แต€แต˜แตƒ แตƒแต—แต’ แดทแต‰หกแต˜แตƒสณแตแตƒ juga ๐›๐ž๐ซ๐ค๐ž๐ฐ๐š๐ฃ๐ข๐›๐š๐ง ๐ง ๐›๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐  ๐ฃ๐š๐ฐ๐š๐› utk (Ps. 26 ayat 1 UUPA):
1. mengasuh, memelihara, mendidik serta melindungi anak;
2. menumbuhkembangkan anak sesuai dgn kemampuan, bakat n minatnya;
3. mencegah terjadinya perkawinan usia dini.

Di akhir materi, Penulis berpesan agar para Pembaca setelahnya dpt mengenal anak, baik dr perilakunya, kepandaiannya, hatinya, moralitasnya, imannya maupun spiritualnya.

Demikian materi bagian kesatu "โ„๐•’๐•œ ๐”ธ๐•Ÿ๐•’๐•œ ๐••๐•’๐•Ÿ โ„™๐•ฃ๐•š๐•Ÿ๐•ค๐•š๐•ก โ„™๐•–๐•ฃ๐•๐•š๐•Ÿ๐••๐•ฆ๐•Ÿ๐•˜๐•’๐•Ÿ ๐”ธ๐•Ÿ๐•’๐•œ", utk selanjutnya Penulis ingin membahas tentang "โ„™๐•–๐•Ÿ๐•’๐•Ÿ๐•˜๐•’๐•Ÿ๐•’๐•Ÿ โ„™๐•–๐•ฃ๐•œ๐•’๐•ฃ๐•’ ๐”ธ๐•Ÿ๐•’๐•œ ๐”น๐•–๐•ฃ๐•™๐•’๐••๐•’๐•ก๐•’๐•Ÿ ๐••๐•–๐•Ÿ๐•˜๐•’๐•Ÿ โ„๐•ฆ๐•œ๐•ฆ๐•ž".
Jika ada pertanyaan bisa DM FB atau japri WA, Kami memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat pencari keadilan demi tegaknya hukum di Indonesia.

๐”น๐•’๐•˜๐•š๐•’๐•Ÿ ๐•‚๐•–๐••๐•ฆ๐•’ ๐•„๐•’๐•ฅ๐•–๐•ฃ๐•š: "๐™ƒ๐™–๐™ -๐™๐™–๐™  ๐™‹๐™š๐™ง๐™š๐™ข๐™ฅ๐™ช๐™–๐™ฃ ๐™™๐™–๐™ฃ ๐˜ผ๐™ฃ๐™–๐™  ๐™‹๐™–๐™จ๐™˜๐™– ๐™‹๐™š๐™ง๐™˜๐™š๐™ง๐™–๐™ž๐™–๐™ฃ" Hingga saat ini berdasarkan fakta yg ada, menunjukkan...
29/10/2021

๐”น๐•’๐•˜๐•š๐•’๐•Ÿ ๐•‚๐•–๐••๐•ฆ๐•’ ๐•„๐•’๐•ฅ๐•–๐•ฃ๐•š: "๐™ƒ๐™–๐™ -๐™๐™–๐™  ๐™‹๐™š๐™ง๐™š๐™ข๐™ฅ๐™ช๐™–๐™ฃ ๐™™๐™–๐™ฃ ๐˜ผ๐™ฃ๐™–๐™  ๐™‹๐™–๐™จ๐™˜๐™– ๐™‹๐™š๐™ง๐™˜๐™š๐™ง๐™–๐™ž๐™–๐™ฃ"

Hingga saat ini berdasarkan fakta yg ada, menunjukkan bahwa cerai gugat tdk mudah dilakukan dengan capaian keadilan bagi ๐ฉ๐ž๐ซ๐ž๐ฆ๐ฉ๐ฎ๐š๐ง maupun ๐š๐ง๐š๐ค dr hasil perkawinan.

Banyak hasil putusan yg mengabulkan gugatan, sementara keadilan yg diinginkan perempuan melalui proses cerai gugat seringkali pupus bahkan berubah menjadi petaka, ketika harus kehilangan hak nafkah, terpisahkan dari anak-anak karena hak perwalian & stigma negatif di masyarakat dikarenakan predikat janda yg disandangnya.

Padahal perlu diketahui bahwa salah satu implikasi dr adanya perceraian yaitu timbulnya hak & kewajiban yg hrs dipenuhi oleh suami terhadap mantan istri serta anak2nya.

Adapun แ•ผแ—ฉK-แ•ผแ—ฉK แ‘ญEแ–‡Eแ—ฐแ‘ญแ‘Œแ—ฉแ‘Ž pasca diputuskannya Perceraian adlh sbb:
1. Nafkah ๐™ผ๐šž๐š'๐šŠ๐š‘ (penghibur), yaitu pemberian dr mantan suami kpd mantan istrinya yg dijatuhi talak baik berupa uang/benda lainnya kecuali ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ด๐˜บ๐˜ถ๐˜ป.
2. Nafkah ๐™ผ๐šŠ๐š๐š•๐š’๐šข๐šŠ๐š‘ (nafkah masa lampau), yaitu nafkah terdahulu yang dilalaikan atau tidak dilaksanakan oleh mantan suami kepada mantan istri sewaktu keduanya masih terikat perkawinan yang sah.
3. Nafkah ๐™ธ๐š๐š๐šŠ๐š‘ (masa menunggu pasca cerai), yaitu pemberian dr mantan suami kpd mantan istrinya yg dijatuhi talak, sampai masa iddah nya selesai kecuali ๐˜ฒ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ญ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ญ ato ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ด๐˜บ๐˜ถ๐˜ป.
4. Pelunasan mahar yg msh terhutang utk seluruhnya ato setengah apabila ๐˜ฒ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ญ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ญ.
5. Pembagian harta bersama/gono-gini apabila semasa pernikahan timbul harta bersama/gono-gini.

Selain itu, Perempuan pasca perceraian jg berhak atas:
1. Hak memperoleh perlindungan atas keamanan pribadi, keluarga & harta bendanya serta bebas dr ancaman yg berkaitan dgn kesaksian yg akan, sedang ato telah diberikan
2. Hak memberikan keterangan tnp tekanan
3. Hak bebas dr pertanyaan yg menjerat
4. Hak mendapatkan informasi mengenai perkembangan kasus & putusan Pengadilan
5. Hak utk mendptkan pendampingan
6. Hak dirahasiakan identitasnya
7. Hak mendptkan nasehat hukum
8. Hak mendptkan penerjemah
9. Hak mendptkan restitusi
10. Hak atas pemulihan

Sedangkan แ•ผแ—ฉK แ—ฉแ‘Žแ—ฉK akibat perceraian kedua Orang Tua, adlh sbb:
1. Setiap anak berhak mendptkan biaya pemeliharaan, biaya pendidikan, biaya kesehatan dan lingkungan tempat tinggal yang baik dan layak;
2. Hak utk bertemu ayah dan ibunya serta memperoleh perhatian dan kasih sayang diantara keduanya.

Demikian materi Hak-hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, utk selanjutnya insyaAllah Penulis akan membahas tentang "ะฝฮฑัั‚ฮฑ gฯƒฮทฯƒ-gฮนฮทฮน โˆ‚ฮฑโ„“ฮฑะผ ั•ฯ…ฮฑั‚ฯ… ฯั”ัะบฮฑฯ‰ฮนฮทฮฑฮท".
Jika ada pertanyaan bisa DM FB atau japri WA, Kami memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat pencari keadilan demi tegaknya hukum di Indonesia.

๐”น๐•’๐•˜๐•š๐•’๐•Ÿ ๐•‚๐•–๐•ค๐•’๐•ฅ๐•ฆ ๐•„๐•’๐•ฅ๐•–๐•ฃ๐•š: "Perceraian = Divorce" Perceraian memang tdk dilarang, namun Allah Subhanahu Wa Ta'ala membenci se...
24/10/2021

๐”น๐•’๐•˜๐•š๐•’๐•Ÿ ๐•‚๐•–๐•ค๐•’๐•ฅ๐•ฆ ๐•„๐•’๐•ฅ๐•–๐•ฃ๐•š: "Perceraian = Divorce"

Perceraian memang tdk dilarang, namun Allah Subhanahu Wa Ta'ala membenci sebuah perceraian. Itu artinya, bercerai adalah pilihan terakhir bagi pasangan suami istri ketika memang tidak ada lagi jalan keluar lainnya.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: โ€œDan jika mereka berketetapan hati hendak menceraikan, maka sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.โ€ (Al-Baqarah: 227)

Jenis2 cerai menurut Islam:

1. Cerai Talak (diajukan oleh Suami)
a. Talak Raj'i
Dimana suami mengucapkan talak satu/dua ke istrinya. Dlm talak Raj'i ini suami boleh kembali/rujuk dgn istrinya selama masih masa iddah. Apabila masa iddah habis maka tdk boleh kembali/rujuk kecuali akad nikah baru (bangun nikah).
b. Talak Bain
Dimana suami mengucapkan talak tiga kpd istri, sehingga istri tdk boleh dirujuk kembali. Dlm talak Bain, suami dpt kembali/rujuk setelah si istri menikah dgn laki2 lain serta berhubungan suami istri setelah itu bercerai n menjalani masa iddah.
c. Talak Sunni
Dimana suami mengucapkan talak kpd istrinya yg masih suci & masih blm melakukan hubungan suami istri (qabla dukhul).
d. Talak Bid'i
Dimana suami mengucapkan talak kpd istrinya saat istrinya dlm keadaan haid ato suci namun telah hubungan suami istri (ba'da dukhul).
e. Talak Taklik
Dimana suami dianggap menceraikan istrinya ato mengucapkan talak, disaat suami tdk dpt melaksanakan sebab ato syarat2 yg ditentukan (sighat taklik).

2. Cerai Gugat (diajukan oleh Istri)
a. Fasakh
Ini merupakan pengajuan cerai tnp adanya kompensasi dari istri ke suami akibat beberapa perkara, antara lain:
-suami tdk memberi nafkah lahir batin selama 6 bln berturut-turut,
-suami meninggalkan istri selama 4 bulan berturut-turut tanpa kabar,
-suami tdk melunasi mahar yg disebutkan saat akad nikah (baik sebagian atau seluruhnya) sebelum terjadinya hubungan suami istri, atau
-adanya perlakuan buruk dari suami kpd istrinya
b. Khulu'
Yaitu suatu perceraian, yang merupakan kesepakatan antara suami istri dengan adanya pemberian sejumlah harta dari istri kpd suami (penjelasannya terdpt pada surat Al-Baqarah: 229)

Demikian materi Percerian, utk selanjutnya Penulis akan membahas tentang "hak-hak perempuan dan anak pasca perceraian".
Jika ada pertanyaan bisa DM FB atau japri WA, Kami memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat pencari keadilan demi tegaknya hukum di Indonesia. (./ridh)

๐”น๐•’๐•˜๐•š๐•’๐•Ÿ ๐•‚๐•–๐••๐•ฆ๐•’ ๐•„๐•’๐•ฅ๐•–๐•ฃ๐•š:๐‡๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฆ ๐–๐š๐ซ๐ข๐ฌ ๐ฆ๐ž๐ง๐ฎ๐ซ๐ฎ๐ญ ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค (๐™†๐™ž๐™ฉ๐™–๐™— ๐™๐™ฃ๐™™๐™–๐™ฃ๐™œ-๐™ช๐™ฃ๐™™๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ƒ๐™ช๐™ ๐™ช๐™ข ๐™‹๐™š๐™ง๐™™๐™–๐™ฉ๐™–)โฝแต€โฑแตˆแตƒแต แดฎแต‰สณหกแตƒแตแต˜ แดฎแตƒแตโฑ แดณแต’หกแต’โฟแตแตƒ...
20/06/2021

๐”น๐•’๐•˜๐•š๐•’๐•Ÿ ๐•‚๐•–๐••๐•ฆ๐•’ ๐•„๐•’๐•ฅ๐•–๐•ฃ๐•š:
๐‡๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฆ ๐–๐š๐ซ๐ข๐ฌ ๐ฆ๐ž๐ง๐ฎ๐ซ๐ฎ๐ญ ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค (๐™†๐™ž๐™ฉ๐™–๐™— ๐™๐™ฃ๐™™๐™–๐™ฃ๐™œ-๐™ช๐™ฃ๐™™๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ƒ๐™ช๐™ ๐™ช๐™ข ๐™‹๐™š๐™ง๐™™๐™–๐™ฉ๐™–)
โฝแต€โฑแตˆแตƒแต แดฎแต‰สณหกแตƒแตแต˜ แดฎแตƒแตโฑ แดณแต’หกแต’โฟแตแตƒโฟ แต€โฑแตแต˜สณ แดฌหขโฑโฟแต แดฎแต˜แตแตƒโฟ แต€โฑแต’โฟแตสฐแต’แตƒ, แต€แต‰แต—แตƒแต–โฑ แดฎแต‰สณหกแตƒแตแต˜ แดฎแตƒแตโฑ แดณแต’หกแต’โฟแตแตƒโฟ
แต€โฑแต’โฟแตสฐแต’แตƒโพ

Melanjutkan materi yg kemarin (facebook.com/arridhoandpartners/posts/163551415790262), kali ini Penulis akan membahas tentang ๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž dan cara pembagian waris menurut ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค.

๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž (bagian mutlak) diatur di dlm Pasal 913 bab XII Buku Kedua Kitab Undang-undang Hukum Perdata (๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค), berdasarkan pasal tsb ๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž ialah bagian dan harta benda yg hrs diberikan kpd para ahli waris dlm garis lurus menurut UU (๐’๐’†๐’ˆ๐’Š๐’•๐’Š๐’Ž๐’‚๐’“๐’Š๐’”), yg terhadapnya Pewaris tdk boleh menetapkan sesuatu, baik sbg hibah antara orang2 yg msh hidup, maupun sebagai wasiat.
Berdasarkan pasal tsb kedudukan ahli waris ๐’๐’†๐’ˆ๐’Š๐’•๐’Š๐’Ž๐’‚๐’“๐’Š๐’” dilindungi oleh UU, dimana bagian warisnya tdk bs serta-merta diberikan kpd orang lain secara penuh meskipun hal tsb diberikan scr sah yaitu melalui hibah maupun melalui wasiat (๐˜ต๐˜ฆ๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ช๐˜ณ).
Diliat dr hal tsb diatas, maka ๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž (bagian mutlak) ini erat kaitannya apabila Pewaris semasa hidupnya memberikan hibah atau wasiat kpd orang lain.

Adapun bagian dr ๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž adalah sbb:
1. Jika Pewaris hny meninggalkan ๐“ผ๐“ช๐“ฝ๐“พ ๐“ธ๐“ป๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ช๐“ท๐“ช๐“ด, maka LP sebesar ๐“ผ๐“ฎ๐“น๐“ฎ๐“ป๐“ญ๐“พ๐“ช dari harta peninggalan yg sedianya akan diterima anak tsb;
2. Jika Pewaris hny meninggalkan ๐“ญ๐“พ๐“ช ๐“ธ๐“ป๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ช๐“ท๐“ช๐“ด, maka LP sebesar ๐“ญ๐“พ๐“ช ๐“น๐“ฎ๐“ป๐“ฝ๐“ฒ๐“ฐ๐“ช dari harta peninggalan yg sedianya akan diterima anak tsb;
3. Jika Pewaris hny meninggalkan ๐“ฝ๐“ฒ๐“ฐ๐“ช ๐“ธ๐“ป๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ช๐“ท๐“ช๐“ด ๐“ช๐“ฝ๐“ช๐“พ ๐“ต๐“ฎ๐“ซ๐“ฒ๐“ฑ, maka LP sebesar ๐“ฝ๐“ฒ๐“ฐ๐“ช ๐“น๐“ฎ๐“ป๐“ฎ๐“ถ๐“น๐“ช๐“ฝ dari harta peninggalan yg sedianya akan diterima anak tsb.
Sedangkan ๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž dari Anak Luar Kawin sebesar ๐“ผ๐“ฎ๐“น๐“ฎ๐“ป๐“ญ๐“พ๐“ช dari bagiannya.

Dasar cara menghitung waris menurut ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค
a. Hitung total harta waris yg ditinggalkan Pewaris.
b. Carilah ahli warisnya, dimana ahli waris menurut BW berjenjang dgn 4 golongan. Maksudnya jika terdapat ahli waris dari golongan I maka golongan II, III dan IV tdk dpt dijadikan ahli waris. Akan tetapi jika ahli waris golongan I tdk ada maka ahli waris jatuh ke golongan II dan seterusnya.
c. Hitung bagian ahli waris ๐’‚๐’ƒ ๐’Š๐’๐’•๐’†๐’”๐’•๐’‚๐’•๐’ (dimana rumus bagiannya sudah Penulis sampaikan di materi sebelumnya).
d. Jika semasa hidupnya Pewaris meninggalkan hibah atau ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ช๐˜ณ, maka hitung besaran ๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž para ๐’๐’†๐’ˆ๐’Š๐’•๐’Š๐’Ž๐’‚๐’“๐’Š๐’”.
e. Jika poin a, c dan d sudah didapatkan, maka kurangi total harta waris dgn total ๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž para ๐’๐’†๐’ˆ๐’Š๐’•๐’Š๐’Ž๐’‚๐’“๐’Š๐’”.
f. Disini baru dpt kita ketahui apakah hibah atau ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ช๐˜ณ yg dibuat Pewaris melebihi bagian mutlak (๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž) para ๐’๐’†๐’ˆ๐’Š๐’•๐’Š๐’Ž๐’‚๐’“๐’Š๐’” atau tdk.

Demikian materi hukum waris menurut ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค yg dpt disampaikan oleh Penulis, sekiranya Pembaca masih kurang paham tentang bagaimana perhitungan waris menurut ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค dpt disampaikan dikolom komentar atau bs dipertanyaan melalui DM FB atau japri WA.
Kami memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat para pencari keadilan demi tegaknya hukum di Indonesia.

19/06/2021

๐”น๐•’๐•˜๐•š๐•’๐•Ÿ ๐•‚๐•–๐•ค๐•’๐•ฅ๐•ฆ ๐•„๐•’๐•ฅ๐•–๐•ฃ๐•š:
๐‡๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฆ ๐–๐š๐ซ๐ข๐ฌ ๐ฆ๐ž๐ง๐ฎ๐ซ๐ฎ๐ญ ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค
(๐™†๐™ž๐™ฉ๐™–๐™— ๐™๐™ฃ๐™™๐™–๐™ฃ๐™œ-๐™ช๐™ฃ๐™™๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ƒ๐™ช๐™ ๐™ช๐™ข ๐™‹๐™š๐™ง๐™™๐™–๐™ฉ๐™–)
โฝแต€โฑแตˆแตƒแต แดฎแต‰สณหกแตƒแตแต˜ แดฎแตƒแตโฑ แดณแต’หกแต’โฟแตแตƒโฟ แต€โฑแตแต˜สณ แดฌหขโฑโฟแต แดฎแต˜แตแตƒโฟ แต€โฑแต’โฟแตสฐแต’แตƒ, แต€แต‰แต—แตƒแต–โฑ แดฎแต‰สณหกแตƒแตแต˜ แดฎแตƒแตโฑ แดณแต’หกแต’โฟแตแตƒโฟ
แต€โฑแต’โฟแตสฐแต’แตƒโพ

Berdasarkan Pasal 830 bab XII Buku Kedua Kitab Undang-undang Hukum Perdata (BW), pewarisan hny terjadi karena kematian. Dgn demikian maka adanya kematian tsb akan ada Pewaris dan Ahli Waris.
Hal tersebut sejalan dgn materi yg sudah Penulis sampaiakan terdahulu (facebook.com/arridhoandpartners/posts/119723623506375) dimana Subjek Waris terdiri atas:
a. Pewaris, yaitu orang yg meninggal dan meninggalkan harta peninggalan;
b. Ahli Waris, yaitu orang yg menurut hukum waris berhak mendapatkan bagian atas harta peninggalan Pewaris;
c. Harta Waris, yaitu harta yg diperoleh Pewaris baik harta bawaan maupun harta gono-gini yg didapat Pewaris pada saat masa hidupnya.

Pada hukum waris menurut BW, ada dua pembagian warisan utk ahli waris, yaitu:
1. Menurut ๐’‚๐’ƒ ๐’Š๐’๐’•๐’†๐’”๐’•๐’‚๐’•๐’, yaitu ahli waris mempunyai hubungan darah dan hubungan perkawinan dgn si pewaris; dan
2. Menurut ๐’‚๐’…-๐’•๐’†๐’”๐’•๐’‚๐’Ž๐’†๐’๐’•๐’, yaitu ahli waris ditentukan oleh si pewaris dlm surat wasiat (๐˜ต๐˜ฆ๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ช๐˜ณ).

Dalam hukum waris menurut BW, ahli waris ๐’‚๐’ƒ ๐’Š๐’๐’•๐’†๐’”๐’•๐’‚๐’•๐’ terdiri dari:
a. Golongan I, al:
1. Suami atau Istri yg hidup terlama;
2. Anak atau keturunannya.
Dimana anak ini terdiri dari:
- Anak sah (Ps. 852), mksdnya adlh anak yg lahir dr perkawinan yg sah.
- Anak yg disahkan (Ps. 277), mksdnya adlh anak yg lahir diluar perkawinan, akan tetapi ayah ibunya dikemudian hari menikah scr sah.
- Anak Luar Kawin (Ps. 862), mksdnya adlh anak yg lahir diluar perkawinan, dan kedua orang tuanya tdk menikah scr sah melainkan mengakui bahwa dia anak kandungnya.
- Anak adopsi (S.1917 :129), mksdnya adlh anak yg diangkat melalui proses penetapan pengadilan.
b. Golongan II, al:
1. Ayah dan Ibu Pewaris (orang tua);
2. Saudara Pewaris.
c. Golongan III, al:
Kakek dan Nenek Pewaris (buyut);
d. Golongan IV, al:
Keluarga kesamping hingga derajat ke enam.

Demikian materi hukum waris menurut ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค bagian Kesatu, utk selanjutnya Penulis akan membahas tentang tata cara pembagiannya serta ๐‹๐ž๐ ๐ข๐ญ๐ข๐ฆ๐ž ๐๐จ๐ซ๐ญ๐ข๐ž dalam hukum waris menurut ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ž๐ฅ๐ข๐ฃ๐ค ๐–๐ž๐ญ๐›๐จ๐ž๐ค.
Jika ada pertanyaan bisa DM FB atau japri WA, Kami memberikan konsultasi gratis kepada masyarakat pencari keadilan demi tegaknya hukum di Indonesia.

Address

Kepanjen
65163

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 11:00
13:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 13:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kantor Hukum Ar-Ridho & Partners posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kantor Hukum Ar-Ridho & Partners:

Share