KRMT Soemyarsono Prawirodiningrat SH

KRMT Soemyarsono Prawirodiningrat SH Beliau menjunjung tinggi Kejujuran.. Karena Kejujuran di atas segalanya dalam kehidupan

03/12/2023

Jelang Hari Juang TNI AD 15 DES 1945 - 15 DES 2023

Yuk mari Mengenang Suasana Bathin (Situasi Kondisi Medan) Pertempuran Palagan Ambarawa.

Dimana (Saat itu) Alm. MAYOR (TKR) RM.SOEMYARSONO memimpin Batalyon dari Yogya dan Mencegat/memukul mundur laju Pasukan NICA pimpinan Brig.Jend Bethel Di FRONT BANYUBIRU Ambarawa hingga memaksa Pasukan Inggris (GURKHA) brigjend Bethel mundur kembali ke Semarang.

Batalyon Mayor.TKR.RM Soemyarsono dengan sebutan panggilan Mas Myar/Army, Terkonsentrasi Pecah Pertempuran Berlokasi di Gereja Banyubiru Ambarawa Magelang

.angkatan.darat Sorotan Semuaorang

28/11/2023

Jelang Hari Juang TNI AD 15 DES 1945 - 15 DES 2023


Mari Mengenang Suasana Bathin Pertempuran Palagan Ambarawa . Dimana Alm. MAYOR RM.SOEMYARSONO memimpin Batalyon dari Yogya dan Mencegat/memukul mundur laju Pasukan NICA pimpinan Brig.Jend Bethel Di FRONT BANYUBIRU Ambarawa Magelang
https://youtu.be/eCBSTUVazZY?si=vkLxtrly72lyYSkI

Keluarga Besar TNI-AD TNI - AD KORPS AD

JIBAKUTAI BARISAN BERANI MATI YANG dicemoohkan Tapi mensukseskan pertempuran 10 November 1945 di SurabayaJibakutai adala...
19/09/2022

JIBAKUTAI BARISAN BERANI MATI YANG dicemoohkan Tapi mensukseskan pertempuran 10 November 1945 di Surabaya

Jibakutai adalah salah satu pasukan perang dengan strategi bunuh diri pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Saat itu, Jepang sudah terdesak dalam Perang Pasifik. Kemudian. Jibakutai dibentuk di Indonesia pada tanggal 8 Desember 1944 bertepatan dengan peringatan tiga tahun Perang Asia Timur Raya.[1] Anggota Jibakutai diperkirakan ada 50.000 orang. Anggotanya mendapatkan pelatihan di Cibarusa, Kabupaten Bogor selama dua bulan yang diawasi oleh Kapten Yanagawa.[2]

Pembentukan pasukan ini terinspirasi dari pasukan Kamikaze pada Perang Dunia II di Jepang. Kata Jibakutai sendiri diserap ke dalam Bahasa Indonesia yang memiliki arti menyerang semua musuh dengan cara menabrakkan diri (tubuh dipasang senjata berupa bom atau alat peledak lain) pada musuh atau bertindak nekad. Jumlah seluruh anggota Jibakutai kurang lebih ada 50.000 orang prajurit. Jibakutai lebih pada pasukan kelas dua. Mereka bukanlah pasukan utama yang berada di garda terdepan peperangan, melainkan memiliki peran sebagai pasukan pendukung yang akan maju kalau dibutuhkan atau diperintahkan di saat genting. Pasukan ini dipersiapkan Jepang untuk melawan sekutu dalam perang kota. Maka dari itu, selalu berdampingan dengan PETA dan pasukan lainnya, tapi secara kedudukan dalam struktur kemiliteran tentu tidak setara. Hal ini terjadi karena seluruh anggota Jibakutai rata-rata tidak memiliki dasar pendidikan kemiliteran. Anggotanya berasal dari orang-orang pribumi biasa dengan profesi yang beragam, dimulai dari guru, wartawan, petani, dan lain-lain. Pasukan Jibakutai hanya mempunyai modal semangat juang untuk mengusir penjajah meskipun harus dilakukan pada saat pendudukan Jepang di Indonesia. Para anggota Jibakutai pun tidak berasrama dan tidak bergaji. Setelah selesai melaksanakan latihan, seluruh pasukan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing dan bekerja seperti biasa pada setiap harinya. Pelatihan militer yang diberikan pun hanya baris berbaris dan menggunakan bambu runcing. Tidak dibekali pengetahuan dan keterampilan senjata api seperti PETA di Jawa.[3]

Dalam dunia kemiliteran pada saat itu, Jibakutai tidak pernah memiliki eksistensi nyata sebagai organisasi monolitis. Barisan ini tidak lebih hanya ungkapan tekad pemuda Indonesia untuk mempertahankan tanah air dari gangguan musuh atau sekutu. Setelah Indonesia merdeka, Pasukan Peta dan Heiho jadi cikal bakal tentara Republik Indonesia. Tapi, Jibakutai malah dipandang sebelah mata dan mengubah nama organisasinya menjadi Barisan Berani Mati (BBM). Aksi heroik barisan ini ditunjukkan pada saat perang melawan Sekutu di Surabaya pada tanggal 10 November 1945. Banyak jenis kendaraan perang berlapis baja seperti brencarrier, panser dan tank meledak karena ulah pasukan ini. Anggota Barisan Berani Mati beroperasi berdasarkan beberapa kelompok kecil. Masing-masing perwakilan kelompok menjinjing bom, kemudian di antara mereka menabrakkan diri ke kendaraan perang musuh untuk menghancurkan benteng-benteng pertahanan perang berjalan berjalan tersebut. Tindakan pemberani ini terus dilakukan sampai hari ketiga perang. Keberanian itu membuat berbagai kalangan pejuang dan pihak musuh kagum. Tentara Inggris pun sampai terperanga dan menuduh Indonesia menggunakan jasa orang Jepang untuk melakukan serangan bom bunuh diri, karena pada saait itu hanya orang Jepang yang dianggap berani berbuat seperti itu. Hal itu dilakukan sebagai pembuktian bahwa Barisan Berani Mati memiliki keberanian untuk membela tanah air, bukan hanya pasukan bangsa Jepang dengan Kamikazenya saja yang berani menabrakan pesawat terbang ke kapal perang Sekutu.[4]

Referensi Sunting
Seksi Sejarah Mutakhir. Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1982.
Oktorino, Nino (2013-12-20). Konflik Bersejarah - Ensiklopedi Pendudukan Jepang di Indonesia. Elex Media Komputindo. ISBN 978-602-02-2872-3.
Matanasi, Petrik (2015-11-01). Tukang Becak Jadi Mayor TNI: Kisah Mayor Abdullah, Pahlawan 10 November yang Terlupakan. Garudhawaca. ISBN 978-602-7949-62-1.
"Pasukan Bunuh Diri Indonesia dalam Perang Kemerdekaan". Historia - Majalah Sejarah Populer Pertama di Indonesia. Diakses tanggal 2020-08-10.

16/09/2022

Operasi-operasi Perang Gerilya/kemiliteran yang telah saya laksanakan ketika Pangkat saya Mayor di usia 22 tahun.. diantaranya agresi militer Belanda ke 1 dan ke 2 ke indonesia

Video dokumenter saat aksi agresi militer Belanda I di Malang Tahun 1947 bag. 1

(Sumber : Potret Sejarah Indonesia ) Potret Sejarah Indonesia

    Munajat Doa untuk Orang Tua kuDengan asma Allah Yang Maha Kasih dan Maha sayang, Ya Allah sampaikan sholawat kepada ...
21/12/2021

Munajat Doa untuk Orang Tua ku

Dengan asma Allah Yang Maha Kasih dan Maha sayang,

Ya Allah sampaikan sholawat kepada Muhammad hamba-Mu dan Rasul-Mu dan ahlul baytnya yang suci.

Istimewakan mereka dengan yang paling utama dari rahmat-Mu, kasih-Mu, kemuliaan-Mu dan kedamaian-Mu.

Ya Allah istimewakan juga kedua orang tuaku dengan kemuliaan di sisi-Mu dan rahmat-Mu, Wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi.

Ya Allah sampaikan sholawat kepada Muhammad dan keluarganya.

Ilhamkan kepadaku ilmu tentang kewajibanku terhadap keduanya dan sempurnakanlah pengetahuanku atas kewajiban tersebut.

Gerakkan aku untuk mengamal kan apa yang Kau ilhamkan kepadaku. Bimbinglah aku untuk melaksanakan pengetahuan yang telah Kau tunjukkan aku sehingga aku tidak kehilangan waktu untuk mengamalkan apa yang telah Kau ajarkan kepadaku.

12
Sehingga aku tidak kehilangan waktu untuk mengamalkan apa yang telah Kau ajarkan kepadaku dan anggota badanku tidak berat untuk melakukan apa yang telah Kauilhamkan kepadaku.

Ya Allah sampaikan sholawat kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana telah Kau muliakan kami dengannya.
Ya Allah jadikanlah aku tunduk kepada keduanya (orangtua kami) laksana tunduk di hadapan penguasa zalim, dan berbakti kepada mereka laksana ibu yang penyayang.

Jadikanlah ketaatanku dan baktiku kepada mereka lebih indah di mataku daripada tidur di kala mengantuk dan lebih sejuk di dadaku daripada meneguk air dikala dahaga.

Sehingga keinginan mereka lebih kuutamakan dari keinginanku, kudahulukan keridhoan mereka dari keridhoanku dan menganggap banyak kebajikan mereka walaupun sedikit dan menganggap sedikit kebaikanku kepada mereka walaupun banyak.

Ya Allah, terhadap mereka rendahkanlah suaraku, indahkanlah tutur kataku,
14
lembutkanlah perangaiku, lunakkanlah hatiku, jadikanlah aku selalu menemani dan mengasihi mereka.

Ya Allah, berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya atas didikan mereka kepadaku. Berilah mereka pahala yang besar atas kasih sayang yang mereka limpahkan atasku.

Peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku di masa kecilku.

Ya Allah, apa saja gangguan yang telah mereka rasakan, atau k

10/11/2021

Hari Jadi TNI Angkatan Darat atau Hari Juang Kartika 15 DesemberPalagan Ambarawa adalah sebuah peristiwa perlawanan raky...
01/11/2021

Hari Jadi TNI Angkatan Darat atau Hari Juang Kartika 15 Desember

Palagan Ambarawa adalah sebuah peristiwa perlawanan rakyat terhadap Sekutu yang terjadi di Ambarawa, sebelah selatan Semarang, Jawa Tengah.
Pada tanggal 20 Oktober 1945, tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Bethell mendarat di Semarang dengan maksud mengurus tawanan perang dan tentara Jepang yang berada di Jawa Tengah. Kedatangan sekutu ini diboncengi oleh NICA. Kedatangan Sekutu ini mulanya disambut baik, bahkan Gubernur Jawa Tengah Mr Wongsonegoro menyepakati akan menyediakan bahan makanan dan keperluan lain bagi kelancaran tugas Sekutu, sedang Sekutu berjanji tidak akan mengganggu kedaulatan Republik Indonesia.

Namun, ketika pasukan Sekutu dan NICA telah sampai di Ambarawa dan Magelang untuk membebaskan para tawanan tentara Belanda, para tawanan tersebut malah dipersenjatai sehingga menimbulkan kemarahan pihak Indonesia. Insiden bersenjata timbul di kota Magelang, hingga terjadi pertempuran. Di Magelang, tentara Sekutu bertindak sebagai penguasa yang mencoba melucuti Tentara Keamanan Rakyat dan membuat kekacauan. TKR Resimen Magelang pimpinan Letkol. M. Sarbini membalas tindakan tersebut dengan mengepung tentara Sekutu dari segala penjuru. Namun mereka selamat dari kehancuran berkat campur tangan Presiden Soekarno yang berhasil menenangkan suasana. Kemudian pasukan Sekutu secara diam-diam meninggalkan Kota Magelang menuju ke benteng Ambarawa. Akibat peristiwa tersebut, Resimen Kedu Tengah di bawah pimpinan Letkol. M. Sarbini segera mengadakan pengejaran terhadap mereka. Gerakan mundur tentara Sekutu tertahan di Desa Jambu karena dihadang oleh pasukan Angkatan Muda di bawah pimpinan Oni Sastrodihardjo yang diperkuat oleh pasukan gabungan dari Ambarawa, Suruh dan Surakarta.

Tentara Sekutu kembali dihadang oleh Batalyon I Soerjosoempeno di Ngipik. Pada saat pengunduran, tentara Sekutu mencoba menduduki dua desa di sekitar Ambarawa. Pasukan Indonesia di bawah pimpinan Letkol. Isdiman berusaha membebaskan kedua desa tersebut, namun ia gugur terlebih dahulu. Sejak gugurnya Letkol. Isdiman, Komandan Divisi V Banyumas, Kol. Soedirman merasa kehilangan seorang perwira terbaiknya dan ia langsung turun ke lapangan untuk memimpin pertempuran. Kehadiran Kol. Soedirman memberikan napas baru kepada pasukan-pasukan RI. Koordinasi diadakan di antara komando-komando sektor dan pengepungan terhadap musuh semakin ketat. Siasat yang diterapkan adalah serangan pendadakan serentak di semua sektor. Bala bantuan terus mengalir dari Yogyakarta, Solo, Salatiga, Purwokerto, Magelang, Semarang, dan lain-lain.

Tanggal 23 November 1945 ketika matahari mulai terbit, mulailah tembak-menembak dengan pasukan Sekutu yang bertahan di kompleks gereja dan kerkhop Belanda di Jl. Margo Agoeng. Pasukan Indonesia terdiri dari Yon. Imam Adrongi, Yon. Soeharto dan Yon. Soegeng. Tentara Sekutu mengerahkan tawanan-tawanan Jepang dengan diperkuat tanknya, menyusup ke tempat kedudukan Indonesia dari arah belakang, karena itu pasukan Indonesia pindah ke Bedono.

Pada tanggal 11 Desember 1945, Kol. Soedirman mengadakan rapat dengan para Komandan Sektor TKR dan Laskar. Pada tanggal 12 Desember 1945 jam 04.30 pagi, serangan mulai dilancarkan. Pembukaan serangan dimulai dari tembakan mitraliur terlebih dahulu, kemudian disusul oleh penembak-penembak karaben. Pertempuran berkobar di Ambarawa. Satu setengah jam kemudian, jalan raya Semarang-Ambarawa dikuasai oleh kesatuan-kesatuan TKR. Pertempuran Ambarawa berlangsung sengit. Kol. Soedirman langsung memimpin pasukannya yang menggunakan taktik gelar supit urang, atau pengepungan rangkap dari kedua sisi sehingga musuh benar-benar terkurung. Suplai dan komunikasi dengan pasukan induknya diputus sama sekali. Setelah bertempur selama 4 hari, pada tanggal 15 Desember 1945 pertempuran berakhir dan Indonesia berhasil merebut Ambarawa dan Sekutu dibuat mundur ke Semarang.

Kemenangan pertempuran ini kini diabadikan dengan didirikannya Monumen Palagan Ambarawa dan diperingatinya Hari Jadi TNI Angkatan Darat atau Hari Juang Kartika.

https://id.wikipedia.org/wiki/Palagan_Ambarawa

Surat Tanda Jasa     Yang di sahkan oleh   Republic of Indonesia Ke-1 Bapak Ir.Soekarno
20/05/2021

Surat Tanda Jasa Yang di sahkan oleh Republic of Indonesia Ke-1 Bapak Ir.Soekarno

My Marvelous Happy🤗💗💕😘😍 beloved Family on 1975 Photograph
09/05/2021

My Marvelous Happy🤗💗💕😘😍 beloved Family on 1975 Photograph

Perwira Hukum Menjadi Bagian Penting dari Setiap Operasi yang Digelar TNIHANKAMHEADLINE30 Maret 2021 CILANGKAP — Setiap ...
30/03/2021

Perwira Hukum Menjadi Bagian Penting dari Setiap Operasi yang Digelar TNI
HANKAMHEADLINE
30 Maret 2021

CILANGKAP — Setiap bentuk operasi yang dilaksanakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) membutuhkan landasan hukum yang kuat sehingga absah dari aspek hukum, ada ketaatan pada aturan yang berlaku dan tidak menimbulkan polemik di ranah publik.

Oleh karena itu, kesiapan para perwira hukum TNI sangatlah penting, untuk mampu memberikan saran hukum yang benar dan tepat kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan.

Hal itu dikemukakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Ganip Warsito saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Hukum (Rakornis Hukum) TNI Tahun 2021 di Aula Gatot Soebroto Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021).

Ganip menekankan, bahwa peran perwira hukum menjadi semakin penting dan strategis di lingkungan TNI, karena harus menguasai peraturan dan penerapan hukum yang tepat dalam setiap operasi yang sedang dan akan dijalankan Mabes TNI dan jajarannya.

“Ketepatan ini tentunya akan menjadi perisai untuk mengalahkan ancaman dan lawan yang mengganggu stabilitas nasional dan membahayakan kepentingan nasional,” imbuh mantan Panglima Kogabwilhan I ini.

Letjen Ganip menambahkan, bahwa saat ini pimpinan TNI terus mendorong peningkatan sinergitas antar pemangku kepentingan pada bidang hukum yang meliputi penyidik polisi militer, oditur penuntut, hakim militer, dan pembina pemasyarakatan militer.

Hal itu, lanjutnya, dilakukan supaya dapat menjalin kerja sama dalam setiap proses penegakkan hukum secara cepat, sederhana, dan efisien sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer.

“Seluruh anggota militer adalah yustisiabel atau tunduk pada badan peradilan militer, sehingga penegakan hukum terhadap prajurit TNI tidak dapat dipisahkan dari aspek hukum disiplin militer dan aspek peradilan militer,” ujar Ganip.

Dikatakannya, bahwa segala hukum dan ketentuan perundangan-undangan yang dipakai sebagai dasar pelaksanaan tugas TNI dalam melaksanakan fungsi pertahanan negara dikategorikan sebagai hukum militer.

Di samping itu, saat ini operasi TNI juga mengalami perkembangan dan meluas yang dihadapkan pada spektrum ancaman dan permasalahan bangsa yang kompleks.

Hal itu terjadi tak lepas dengan adanya kemajuan teknologi dan perkembangan ancaman yang ada saat ini dan membawa pengaruh pada penggunaan kekuatan TNI melalui Operasi Mendukung Perdamaian (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang semakin modern.

Pada Rakornis Hukum TNI 2021 mengusung tema “Melalui Peningkatan Koordinasi, Komunikasi dan Kolaborasi Pembinaan Hukum Militer yang Adaptif dan Inovatif, Kita Wujudkan Prajurit TNI yang Taat Hukum”.

“Acara ini diikuti 45 peserta tatap muka dan 145 peserta melalui virtual di jajaran hukum Kotama TNI dan angkatan se-Indonesia,” demikian bunyi siaran pers Pusat Penerangan Markas Besar TNI. (**/Husni)

CILANGKAP -- Setiap bentuk operasi yang dilaksanakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) membutuhkan landasan hukum yang kuat sehingga absah dari aspek hukum, ada ketaatan pada aturan yang berlaku dan tidak menimbulkan polemik di ranah publik. Oleh karena itu, kesiapan para perwira hukum TNI sangatlah....

Address

Kalibata Timur

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KRMT Soemyarsono Prawirodiningrat SH posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to KRMT Soemyarsono Prawirodiningrat SH:

Share