07/08/2026
Kepuasan semu adalah penjara paling tak terlihat. Dindingnya dibangun dari kenyamanan sementara, dan pintunya terkunci oleh rasa takut untuk melangkah lebih jauh. »KN«
Bilangan 32:1 Adapun bani Ruben dan bani Gad ternaknya banyak, bahkan sangat banyak sekali. Ketika mereka melihat tanah Yaezer dan tanah Gilead, tampaklah tempat itu tempat yang baik untuk peternakan. 2 Lalu datanglah bani Gad dan bani Ruben dan berkata kepada Musa, imam Eleazar dan para pemimpin umat itu: 3 "Atarot, Dibon, Yaezer, Nimra, Hesybon, Eleale, Sebam, Nebo dan Beon, 4 negeri yang telah dikalahkan oleh TUHAN untuk umat Israel, itulah suatu negeri yang baik untuk peternakan dan hamba-hambamu ini memang ada ternaknya." 5 Lagi kata mereka: "Jika kami mendapat kasihmu, biarlah negeri ini diberikan kepada hamba-hambamu ini sebagai milik; janganlah kami harus pindah ke seberang sungai Yordan." 6 Jawab Musa kepada bani Gad dan bani Ruben itu: "Masakan saudara-saudaramu pergi berperang dan kamu tinggal di sini? 7 Mengapa kamu hendak membuat enggan hati orang Israel untuk menyeberang ke negeri yang diberikan TUHAN kepada mereka?
Kisah bani Ruben dan bani Gad ini memberikan peringatan penting tentang bagaimana kepuasan semu dapat mengaburkan visi rohani dan merusak kehidupan umat Tuhan pada akhirnya sedangkan kepuasan sejati akan menghantar kita pada perkenanan Tuhan.
Pandailah dalam menilai dimana posisi kepuasan hidup kita dibangun, apakah kita sedang berada pada kepuasan sejati ataukah kepuasan semu? Pastikan kita ada pada posisi yang benar yaitu kepuasan sejati.
Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.
Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.