Menara Doa dan Kesaksian

Call Directions Website

Menara Doa dan Kesaksian Pelayanan doa dan berbagi renungan Firman Tuhan serta kesaksian tentang kebaikan dan penyertaan Tuhan Yesus Kristus.

Jangan mudah terpengaruh oleh nasihat yang tampaknya rohani,  jika nasihat tersebut bertentangan dengan Firman Tuhan. »K...
12/10/2026

Jangan mudah terpengaruh oleh nasihat yang tampaknya rohani, jika nasihat tersebut bertentangan dengan Firman Tuhan. »KN«

1 Raja-raja 13:6 Lalu berbicaralah raja dan berkata kepada abdi Allah itu: "Mohonkanlah belas kasihan TUHAN, Allahmu, dan berdoalah untukku, supaya tanganku dapat kembali." Dan abdi Allah itu memohonkan belas kasihan TUHAN, maka tangan raja itu dapat kembali dan menjadi seperti semula. 7 Kemudian berbicaralah raja kepada abdi Allah itu: "Marilah bersama-sama dengan aku ke rumah, segarkan badanmu, sesudah itu aku hendak memberikan suatu hadiah kepadamu." 8 Tetapi abdi Allah itu berkata kepada raja: "Sekalipun setengah dari istanamu kauberikan kepadaku, aku tidak mau singgah kepadamu; juga aku tidak mau makan roti atau minum air di tempat ini. 9 Sebab beginilah diperintahkan kepadaku atas firman TUHAN: Jangan makan roti atau minum air dan jangan kembali melalui jalan yang telah kautempuh itu." 10 Lalu pergilah ia melalui jalan lain dan tidak kembali melalui jalan yang telah diambilnya untuk datang ke Betel.

Sungguh patuhnya hamba Tuhan muda ini. Inilah yang diinginkan Tuhan bagi kita anak-anakNya.

1 Raja-raja 13:18 Lalu jawabnya kepadanya: "Aku pun seorang nabi juga seperti engkau, dan atas perintah TUHAN seorang malaikat telah berkata kepadaku: Bawa dia pulang bersama-sama engkau ke rumahmu, supaya ia makan roti dan minum air." Tetapi ia berbohong kepadanya. 19 Kemudian orang itu kembali bersama-sama dia, lalu makan roti dan minum air di rumahnya. 20 Sedang mereka duduk menghadapi meja, datanglah firman TUHAN kepada nabi yang telah membawa dia pulang. 21 Ia berseru kepada abdi Allah yang telah datang dari Yehuda: "Beginilah firman TUHAN: Karena engkau telah memberontak terhadap titah TUHAN dan tidak berpegang pada segala perintah yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, 22 tetapi kembali dan makan roti dan minum air di tempat ini walaupun Ia telah berfirman kepadamu: Jangan makan roti atau minum air, — maka mayatmu tidak akan masuk ke dalam kubur nenek moyangmu." 23 Setelah orang itu makan roti dan minum air, dipelanailah keledai baginya. 24 Orang itu pergi, tetapi di tengah jalan ia diserang seekor singa dan mati diterkam. Mayatnya tercampak di jalan dan keledai itu berdiri di sampingnya; singa itu pun berdiri di samping mayat itu. 25 Orang-orang yang lewat melihat mayat itu tercampak di jalan dan singa berdiri di sampingnya. Dan mereka menceriterakannya di kota tempat kediaman nabi tua itu.

Menghadapi tawaran raja, hamba Tuhan muda ini masih bisa menolak, sayangnya ia malah tergoda ketika hamba Tuhan senior berbohong.

Seringkali musuh tidak menyerang kita di tengah pertempuran sengit, melainkan ketika kita merasa aman, nyaman, atau lelah.

Saat kita merasa telah mencapai keberhasilan atau saat kita sedang lelah, di situlah kita paling rentan mengambil keputusan yang keliru.

Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Teguran itu seperti cermin yang jujur; ia tidak selalu menampilkan bayangan yang indah, tetapi ia memberitahu bagian man...
08/10/2026

Teguran itu seperti cermin yang jujur; ia tidak selalu menampilkan bayangan yang indah, tetapi ia memberitahu bagian mana yang harus dibenahi. »KN«

Amsal 15:31 Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak. 32 Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi.

Menerima teguran sering kali menjadi hal yang sangat sulit bagi banyak orang. Naluri alamiah manusia cenderung membuat kita langsung membangun benteng pertahanan, merasa terluka, atau bahkan berbalik membenci orang yang mengingatkan kita.

Kita hidup di tengah budaya yang mengagungkan ketaatan pada perasaan sendiri, di mana teguran sering disalahartikan sebagai serangan pribadi. Namun, Firman Tuhan memberikan sudut pandang yang bertolak belakang mengenai cara pandang seorang yang berhikmat.

1 Samuel 25:30 Apabila TUHAN melakukan kepada tuanku sesuai dengan segala kebaikan yang difirmankan-Nya kepadamu dan menunjuk engkau menjadi raja atas Israel, 31 maka tak usahlah tuanku bersusah hati dan menyesal karena menumpahkan darah tanpa alasan, dan karena tuanku bertindak sendiri dalam mencari keadilan. Dan apabila TUHAN berbuat baik kepada tuanku, ingatlah kepada hambamu ini."

Daud adalah seorang panglima perang yang tangguh dan memiliki pasukan. Ia punya segala kuasa untuk mengabaikan atau bahkan membunuh Abigail. Namun, Daud memilih mendengarkan. Ia merespons teguran Abigail dengan ucapan syukur.

1 Samuel 25:32 Lalu berkatalah Daud kepada Abigail: "Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang mengutus engkau menemui aku pada hari ini; 33 terpujilah kebijakanmu dan terpujilah engkau sendiri, bahwa engkau pada hari ini menahan aku dari pada melakukan hutang darah dan dari pada bertindak sendiri dalam mencari keadilan. 34 Tetapi demi TUHAN, Allah Israel yang hidup, yang mencegah aku dari pada berbuat jahat kepadamu — jika engkau tadinya tidak segera datang menemui aku, pasti tidak akan ada seorang laki-laki pun tinggal hidup pada Nabal sampai fajar menyingsing." 35 Lalu Daud menerima dari perempuan itu apa yang dibawanya untuk dia, dan berkata kepadanya: "Pulanglah dengan selamat ke rumahmu; lihatlah, aku mendengarkan perkataanmu dan menerima permintaanmu dengan baik."

Daud menyadari bahwa teguran Abigail adalah cara Allah menyelamatkannya dari tindakan emosional yang bisa merusak masa depannya sebagai calon raja Israel.

Saat Daud tersulut emosi dan siap membalas dendam kepada Nabal, Tuhan mengirimkan Abigail dengan kebijaksanaan dan kerendahan hati. Daud, seorang calon raja yang berkuasa, tidak membiarkan gengsi membendung nuraninya. Ia tidak memandang teguran itu sebagai ancaman, melainkan sebagai kasih sayang Tuhan untuk menjaganya dari dosa penumpahan darah.

Bagaimana dengan kita? Hidupilah seni menerima teguran ini agar kita semakin menjadi orang yang bijaksana menyikapi tantangan dan mengalami masa depan yang penuh harapan.

Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Luka tidak sembuh dalam kesendirian yang terisolasi, melainkan dalam  persekutuan yang penuh kasih, tanpa penghakiman. »...
28/09/2026

Luka tidak sembuh dalam kesendirian yang terisolasi, melainkan dalam persekutuan yang penuh kasih, tanpa penghakiman. »KN«

Galatia 6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

Banyak orang mengartikan persekutuan sekadar berkumpul makan bersama atau hadir di ruangan yang sama setiap jam jam ibadah. Namun persekutuan atau koinonia berarti berbagi hidup secara mendalam, saling menanggung beban, dan hadir dalam kerapuhan sesama.

Di dunia yang makin individualistis, kita dipanggil untuk memulihkan.

Tiga hal penting yang perlu dihidupi tentang persekutuan adalah:

*Persekutuan Membutuhkan Inisiatif dan Kesepakatan*
Ayub 2:11 Ketika ketiga sahabat Ayub mendengar kabar tentang segala malapetaka yang menimpa dia, maka datanglah mereka dari tempatnya masing-masing, yakni: Elifas, orang Téman, dan Bildad, orang Suah, serta Zofar, orang Naama. Mereka bersepakat untuk mengucapkan belasungkawa kepadanya dan menghibur dia

Sahabat-sahabat Ayub tinggal di lokasi yang berjauhan. Pada zaman dahulu, perjalanan antar wilayah membutuhkan waktu, tenaga, dan risiko yang tidak sedikit. Namun, ketika kabar duka sampai ke telinga mereka, mereka tidak mengabaikannya. Mereka mengambil inisiatif untuk melangkah dan bersepakat sengaja datang demi Ayub.

*Persekutuan Membutuhkan Empati yang Mendalam*
Ayub 2:12 Ketika mereka memandang dari jauh, mereka tidak mengenalnya lagi. Lalu menangislah mereka dengan suara nyaring. Mereka mengoyak jubahnya, dan menaburkan debu di kepala terhadap langit.

Kondisi fisik dan mental Ayub sudah sangat hancur hingga dari kejauhan ia tidak dikenali lagi. Reaksi ketiga sahabatnya bukan rasa jijik atau menjauh, melainkan hancur hati. Mengoyak jubah dan menaburkan debu di kepala.

Persekutuan bukan sekadar memberikan nasihat logis, melainkan keberanian untuk ikut merasakan kepedihan orang lain.

*Persekutuan Membutuhkan Kehadiran Tanpa Penghakiman.*
Ayub 2:13 Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorang pun tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat penderitaannya.

Kesalahan terbesar kita dalam mendampingi orang yang bergumul sering kali adalah terlalu cepat ingin menjadi 'pahlawan' dengan memberi nasihat atau penghakiman.

Kita sering merasa harus punya jawaban atas semua penderitaan orang lain. Padahal, yang paling dibutuhkan orang yang sedang terluka sering kali bukanlah khotbah panjang, melainkan seseorang yang bersedia duduk di sampingnya, mendengarkan, dan diam bersama dalam kasih.

Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Jangan melayani hanya karena tugas. Melayanilah karena sadar bahwa dalam setiap kebaikan yang kita bagikan, ada bagian d...
26/09/2026

Jangan melayani hanya karena tugas. Melayanilah karena sadar bahwa dalam setiap kebaikan yang kita bagikan, ada bagian dari diri kita yang ikut disembuhkan. »KN«

Bilangan 21:16 Dari sana mereka ke B**r. Inilah sumur di mana TUHAN berfirman kepada Musa: "Kumpulkanlah bangsa itu, maka Aku akan memberikan air kepada mereka."

Bangsa Israel sedang berada di padang gurun. Mereka lelah, haus, dan frustrasi. Biasanya, kalau orang kehausan di padang gurun, mereka akan mengeluh, marah kepada Musa, atau menangis. Namun, di B**r ini, sesuatu yang ajaib terjadi: mereka justru bernyanyi.

Dari kisah unik ini, kita bisa menarik tiga rahasia untuk menikmati pelayanan:

1 Samuel 21:17 Pada waktu itu orang Israel menyanyikan nyanyian ini: "Berbual-buallah, hai sumur! Mari kita bernyanyi-nyanyi berbalas-balasan karena sumur yang digali oleh raja-raja,

Ubahlah tugas pelayanan menjadi nyanyian
Pelayanan sering kali terasa berat ketika kita melihatnya sebagai daftar tugas. Namun, ketika kita memandang pelayanan sebagai mazmur pujian kepada Tuhan, kelelahan fisik akan tertutupi oleh sukacita rohani. Nikmati prosesnya, bernyanyilah di tengah-tengah keletihan pelayanan kita.

Bilangan 21:18 yang dikorek oleh kaum bangsawan di antara bangsa itu dengan tongkat-tongkat kerajaan, dengan tongkat-tongkat mereka." Dan dari padang gurun mereka ke Matana;

Jika ingin menikmati pelayanan, gunakan "Tongkat", Bukan "Tangan Kosong"

Seringkali kita tidak menikmati pelayanan karena kita melayani dengan kekuatan sendiri: mengandalkan talenta, emosi, atau ambisi pribadi. Akibatnya, kita kelelahan sendiri.

Menikmati pelayanan berarti menyadari bahwa Tuhan yang memanggil, Dia juga yang memperlengkapi kita dengan "tongkat" kuasa-Nya. Ketika kita melayani di dalam kuasa Roh Kudus, beban itu diambil alih oleh kekuatan-Nya.

Bagian ketiga agar dapat menikmati pelayanan adalah menggali untuk Kebutuhan Bersama, Bukan untuk Diri Sendiri.
Sumur di B**r itu digali bukan untuk diminum oleh pemimpinnya saja, melainkan untuk seluruh jemaat yang kehausan di padang gurun.

Pelayanan yang berpusat pada diri sendiri: ingin dipuji, ingin diakui, ingin posisinya dilihat orang pasti akan membawa kelelahan dan kekecewaan. Sebaliknya, pelayanan yang dinikmati adalah pelayanan yang berorientasi pada jiwa-jiwa.

Ketika merasa lelah dalam pelayanan, ingatlah: air yang keluar dari sumur itu bukan untuk kita simpan sendiri, melainkan untuk menyegarkan orang lain di sekitar kita.

Ada kepuasan batin yang luar biasa saat melihat orang lain bertumbuh karena kebaikan yang kita taburkan.

Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

_Karena siapa dapat makan dan merasakan kenikmatan di luar Dia? »Salomo«_Seorang anak Tuhan bersaksi, suatu hari Tuhan m...
25/09/2026

_Karena siapa dapat makan dan merasakan kenikmatan di luar Dia? »Salomo«_

Seorang anak Tuhan bersaksi, suatu hari Tuhan memberi pencerahan kepadanya, bahwa matahari dan hujan diberikan kepada semua orang (Matius 5:45), tetapi Tiang Awan dan Tiang Api Tuhan, hanya untuk umat Tuhan.

Salomo, seorang raja yang berkuasa, kaya raya, sukses dalam segala hal yang ia kerjakan, terkenal dengan hikmat dan kepintarannya, dicintai dan dikagumi banyak orang, ia berkata,

_“Apakah faedahnya yang diperoleh manusia dari segala usaha yang dilakukannya dengan jerih payah di bawah matahari dan dari keinginan hatinya?_ _Seluruh hidupnya penuh kesedihan dan pekerjaannya penuh kesusahan hati, bahkan pada malam hari hatinya tidak tenteram. Ini pun sia-sia.”_
_Pengkhotbah 2:22-23_

Ternyata, semua bentuk kenikmatan hidup yang kita usahakan dan peroleh, tidak menjamin kebahagiaan dan kepuasan hidup.

Daud sang ayah, juga pernah ada di posisi itu. Raja yang terkenal hebat, tak terkalahkan di medan perang, tapi justru _"kalah"_ ketika sedang menikmati cuti di sotoh istananya yang megah. Daud jatuh dalam dosa perselingkuhan dengan Batsyeba, istri seorang perwira yang selama ini setia mengabdi pada kerajaan.

Dalam doa yang penuh ratap tangis, Daud memohon kepada Tuhan,

_“Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan *roh yang teguh!*_ _Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan *janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!*”_
_Mazmur 51:12-13_

Ternyata, kita perlu *_"alarm"_* yang membangunkan kesadaran bahwa jiwa kita memerlukan keintiman dengan Tuhan, perlu mendengar Suara-Nya. Berserulah kepada Tuhan, *"jangan ambil Roh-Mu yang Kudus dariku!"* agar kita pun menikmati *_"Tiang Awan dan Tiang Api"_* Tuhan, bukan hanya berkat-berkat-Nya saja!

Tuhan Yesus mengasihi kita.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Menikmati hidup merupakan anugerah saat kita bersyukur. Namun menjadi jerat ketika mulai sibuk mengejar kenikmatan dunia...
23/09/2026

Menikmati hidup merupakan anugerah saat kita bersyukur. Namun menjadi jerat ketika mulai sibuk mengejar kenikmatan duniawi. »PM«

Pengkhotbah 3:13 “Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.”

Menikmati hidup menjadi jerat ketika manusia berusaha menjadikannya sebagai tujuan utama hidup (hedonisme) tanpa melibatkan Tuhan.

Ketika berkat dan kenikmatan dijadikan ukuran nilai diri, manusia menjadi hamba dari apa yang mereka miliki, maka akan selalu merasa tidak cukup, dan takut kehilangan.

1 Yohanes 2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Jika hobi, pekerjaan, atau hiburan membuat kita mengabaikan hubungan dengan Tuhan maka hal itu sudah menjadi jerat, bukan lagi anugerah yang harus dinikmati.

Lawan "keinginan mata" dengan membiasakan diri bersyukur atas apa yang ada. Pembatasan diri adalah benteng utama agar tidak terseret arus kenikmatan dunia. Ketika kita mendisiplinkan diri untuk tahu batasan sehat dari menikmati hidup maka itulah anugerah.

Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Menikmati hidup bukan berarti harus memiliki segalanya, melainkan kemampuan untuk  berhenti dan menyadari akan apa yang ...
22/09/2026

Menikmati hidup bukan berarti harus memiliki segalanya, melainkan kemampuan untuk berhenti dan menyadari akan apa yang sudah ada di dalam genggaman kita. »KN«

Tiga Prinsip "Seni Menikmati Hidup" dari 2 Tawarikh 30

2 Tawarikh 30:9 Karena bilamana kamu kembali kepada TUHAN, maka saudara-saudaramu dan anak-anakmu akan mendapat belas kasihan dari orang-orang yang menawan mereka, sehingga mereka kembali ke negeri ini. Sebab TUHAN, Allahmu, pengasih dan penyayang: Ia tidak akan memalingkan wajah-Nya dari pada kamu, bilamana kamu kembali kepada-Nya!"

Menikmati Hidup Dimulai dari Pemulihan Hubungan dengan Tuhan.

2 Tawarikh 30:18-20 Sebab sebagian besar dari rakyat — terutama dari Efraim, Manasye, Isakhar dan Zebulon — tidak mentahirkan diri. Namun mereka memakan Paskah, walaupun tidak sesuai dengan apa yang ada tertulis. Tetapi Hizkia berdoa untuk mereka, katanya: "TUHAN, yang baik itu, kiranya mengadakan pendamaian bagi semua orang, 19 yang sungguh-sungguh berhasrat mencari Allah, yakni TUHAN, Allah nenek moyangnya, walaupun ketahiran mereka tidak sesuai dengan tempat kudus." 20 TUHAN mendengar Hizkia dan membiarkan bangsa itu selamat.

Menikmati Hidup berarti tunduk kepada hukum Tuhan dan percaya pada kasih karuniaNya.

Tawarikh 30:24 Sebab Hizkia, raja Yehuda, telah menyumbangkan kepada jemaah seribu ekor lembu jantan dan tujuh ribu kambing domba. Juga para pemimpin menyumbangkan kepada jemaah seribu ekor lembu jantan dan sepuluh ribu ekor kambing domba. Dan sebagian besar para imam telah menguduskan diri. 26 Maka besarlah kesukaan di Yerusalem, karena sejak Salomo bin Daud, raja Israel, tidak pernah terjadi peristiwa semacam itu di Yerusalem. 27 Sesudah itu para imam Lewi bangun berdiri dan memberkati rakyat. Suara mereka didengar TUHAN dan doa mereka sampai ke tempat kediaman-Nya yang kudus di sorga.

Menikmati hidup dapat terjadi saat kita berbagi.

Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Saat merasa terlalu lemah untuk bersuara di bawah himpitan beban, diamlah di dalam-Nya. »KN« Yesaya 53:3 Ia dihina dan d...
20/09/2026

Saat merasa terlalu lemah untuk bersuara di bawah himpitan beban, diamlah di dalam-Nya. »KN«

Yesaya 53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. 5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Saat kita tertindas, ketahuilah bahwa kita sedang berhadapan dengan Pembela yang mengerti persis rasa sakit kita. Dia tahu bagaimana rasanya disalahpahami dan diperlakukan tidak adil. Kita tidak perlu berpura-pura kuat di hadapan Yesus.

Ketertindasan yang kita alami saat ini bukanlah akhir dari cerita hidup kita. Manusia bisa saja menindas, tetapi mereka tidak bisa menggagalkan rencana Tuhan atas hidup kita. Yesus adalah Pembela yang tidak pernah tertidur dan tidak pernah gagal.

Selamat hari minggu, selamat beribadah, selamat melayani Raja diatas segala raja.
Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Kegelapan tidak pernah bisa merusak kebenaran; ia hanya memperjelas siapa yang benar-benar bersinar. »KN« 2 Samuel 21: 8...
18/09/2026

Kegelapan tidak pernah bisa merusak kebenaran; ia hanya memperjelas siapa yang benar-benar bersinar. »KN«

2 Samuel 21: 8 Lalu raja mengambil kedua anak laki-laki Rizpa binti Aya, yang dilahirkannya bagi Saul, yakni Armoni dan Mefiboset, dan kelima anak laki-laki Merab binti Saul, yang dilahirkannya bagi Adriel bin Barzilai, orang Mehola itu, 9 kemudian diserahkannyalah mereka ke dalam tangan orang-orang Gibeon itu. Orang-orang ini menggantung mereka di atas bukit, di hadapan TUHAN. Ketujuh orang itu tewas bersama-sama. Mereka telah dihukum mati pada awal musim menuai, pada permulaan musim menuai jelai.

Setiap orang pernah berada di titik tergelap kehidupan. Saat ketidakadilan, dukacita, atau tekanan situasi melanda, godaan terbesar manusia adalah menjadi pahit, mundur, dan membiarkan "terang" nya padam. Namun, kisah ini mencatat tentang seorang wanita bernama Rizpa, gundik Almarhum Raja Saul.

2 Samuel 21:10 Lalu Rizpa binti Aya mengambil kain karung, dan membentangkannya bagi dirinya di atas gunung batu, dari permulaan musim menuai sampai tercurah air dari langit ke atas mayat mereka; ia tidak membiarkan burung-burung di udara mendatangi mayat mereka pada siang hari, ataupun binatang-binatang di hutan pada malam hari.

Di tengah kehancuran, ketidakadilan politik, dan penindasan yang hebat, Rizpa menunjukkan bagaimana seseorang bisa tetap bertahan dan bercahaya.

Rizpa tidak melarikan diri atau menyalahkan keadaan. Tindakan Rizpa berdiri sebagai "lampu sorot" kebenaran. Ia tidak mengangkat senjata atau membalas dendam, tetapi kasih dan pengorbanannya yang sunyi memancar begitu kuat hingga menggugah nurani orang-orang di sekitarnya.

Ingat! Keteguhan iman tidak diukur dari seberapa cepat masalah selesai, tetapi seberapa setia kita menjaga nilai-nilai kebenaran dan kasih saat situasi memburuk.

Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Tuhan tidak pernah tutup mata. IA hanya sedang merajut keadilan dengan cara yang belum sanggup dipahami oleh mata yang s...
16/09/2026

Tuhan tidak pernah tutup mata. IA hanya sedang merajut keadilan dengan cara yang belum sanggup dipahami oleh mata yang sedang tertutup air mata. »KN«

Kejadian 16:7 Lalu Malaikat TUHAN menjumpainya dekat suatu mata air di padang gurun, yakni dekat mata air di jalan ke Syur. 8 Katanya: "Hagar, hamba Sarai, dari manakah datangmu dan ke manakah pergimu?" Jawabnya: "Aku lari meninggalkan Sarai, nyonyaku."

Tuhan menyapa Hagar dengan namanya, "Hagar, hamba Sarai”. Di mata struktur sosial, Hagar hanyalah budak, namun di mata Tuhan, ia adalah individu yang bernilai.

Tuhan memberikan janji pemeliharaan atas anak yang dikandungnya. Nama Ismael diinstruksikan karena "TUHAN telah melihat ketertindasan Hagar.

Kejadian 16:13 Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: "Engkaulah El-Roi." Sebab katanya: "Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?"

Hagar menamai Allah dengan sebutan El-Roi: Allah yang Melihat Aku. Ini adalah momen teologis penting: seorang perempuan, budak, dan tertindas menjadi orang pertama dalam Alkitab yang memberikan nama/sebutan khusus bagi Allah.

Manusia mungkin memalingkan wajah atau mengabaikan jeritan kita, tetapi El-Roi memandang hingga ke kedalaman hati dan situasi yang paling terisolasi.

Pertemuan Hagar dengan El-Roi mengubah cara pandangnya. Kini Hagar memandang dirinya bukan lagi sebagai korban yang tidak berdaya, melainkan sebagai pribadi yang telah dipulihkan.

Jika kita merasa tidak dilihat, diabaikan, atau diperlakukan tidak adil oleh sesama, ingatlah bahwa Allah kita adalah El-Roi. Ia tidak pernah tutup mata terhadap penderitaan orang yang tertindas.

Tetap semangat, Tuhan Yesus memberkati selalu.

Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube.

Address

Green Lake City Boulevard, Sentra Niaga Blok D11 , Duri Kosambi
Jakarta
11750

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Menara Doa dan Kesaksian posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share