Portal Berita Indonesia

Portal Berita Indonesia Ketentuan Penggunaan

Anda harus memahami persyaratan yang ditetapkan ANTARA berikut ini. A. B.

Jika tidak menyetujuinya, Anda disarankan untuk tidak menggunakan situs ini. Penggunaan

Anda tidak diperkenankan menyalin, memproduksi ulang, mempublikasikan, menyebarluaskan secara utuh materi yang disajikan situs ini, baik berupa berita, informasi, data, gambar, foto dan logo, dengan cara apapun dan/atau melalui media apapun, kecuali untuk digunakan sendiri dan tidak bersifat komersial. Setiap

penggunaan selain yang telah diperkenankan harus mendapatkan persetujuan tertulis dari ANTARA. Situs ini tidak boleh digunakan untuk tujuan-tujuan yang melanggar hukum, norma dan hak-hak asasi manusia. Sangkalan dan Batasan Tanggung Jawab

Materi yang disajikan situs ini, baik berupa berita, informasi, data, gambar, foto dan logo, diberikan "sebagaimana adanya". ANTARA tidak dapat memberikan jaminan atas mutu, kelengkapan, dan akurasi dari materi yang disajikan. ANTARA tidak bertanggungjawab atas dampak yang ditimbulkan dari penggunaan materi oleh pengguna situs. ANTARA tidak dapat memberikan jaminan bahwa semua sistem dan aplikasi yang digunakan dalam situs ini terbebas dari gangguan teknis, serangan virus, atau hal-hal lain yang menyebabkan situs ini tidak dapat diakses sebagian atau sepenuhnya. Syarat-syarat di atas dapat berubah sewaktu-waktu apabila diperlukan. Anda disarankan untuk memeriksa halaman ini secara berkala agar perubahannya dapat Anda ketahui. Dengan tetap mengakses atau menggunakan situs ini setelah adanya perubahan, berarti Anda menyetujui syarat-syarat yang telah diubah oleh ANTARA.

12/04/2012

Gempa Aceh 2004 dan 2012 Berbeda Jauh

Jakarta (ANTARA News) - Gempa Aceh 2004 dan gempa Aceh 2012 berbeda jauh. "Jika dulu lokasi gempa ada di sepanjang zona subduksi pertemuan lempeng Eurasia dan Indo-Australia, gempa saat ini berlokasi hanya di lempeng Indo-Australia," kata ahli tsunami, Dr Subandono Diposaptono.

"Beda jauh, dulu gempa terjadi di pertemuan lempeng Eurasia dan Indo-Australia, sekarang terjadi di lempeng Indo-Australia, atau sekitar 175 km lebih ke selatan," kata Subandono yang juga Direktur Tata Ruang Laut dan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Rabu malam.

Dengan demikian gempa Aceh yang terjadi kali ini merupakan gempa intraplate, bukan interplate seperti gempa Aceh berkekuatan 9,1 Skala Richter pada 26 Desember 2004. Gempa intraplate tidak menyebabkan tsunami yang besar seperti halnya gempa interplate yang berada di zona subduksi.

"Gempa Aceh 2004 menyebabkan tepian dari lempeng Indo-Australia melenting ke atas sepanjang 1.300 km tegak lurus zone penunjaman tempat lempeng samudra Hindia menyusup di bawah lempeng Eurasia (megathrust), dari mulai Simeuleu sampai Andaman dan membuat air laut surut dan kemudian menghempas ke daratan," katanya.

Sedangkan gempa kali ini hanya menyebabkan gerakan mendatar yang menyebabkan getaran dan riak gelombang di lautan, yang kalaupun ada tsunami paling-paling tingginya hanya 10-20 cm saja atau paling tinggi tak lebih dari semeter.

Subandono juga mengingatkan pentingnya rencana tata ruang wilayah menjadi dasar dari pembangunan, khususnya di kawasan pontensial bencana gempa dan tsunami, sehingga diharapkan mampu meminimalisasi resiko bencana.

"Sayang sekali kalau kita sudah bangun kota dengan sebagus-bagusnya, tapi karena tsunami datang lagi, lalu kota kembali hancur, lalu kita harus membangunnya lagi," katanya.

Ia mencontohkan Jepang yang dilanda gempa 9 SR pada Maret 2011 dan menyebabkan tsunami hingga 10 meter dan menewaskan ribuan korban, namun setahun setelah itu belum ada upaya rekonstruksi, karena pembangunan kembali baru akan dilaksanakan setelah semua rencana sesuai tata ruang berbasis mitigasi bencana sudah matang.

Rencana tata ruang wilayah, ujarnya, lebih penting daripada pembangunan tembok laut ataupun hutan pantai yang kurang efektif dalam meminimalisasi resiko bencana. (dng)

Address

Wisma ANTARA Lantai 19. Jalan Merdeka Selatan No. 17
Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Portal Berita Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Portal Berita Indonesia:

Share