27/09/2026
Dalam sebuah hadis beliau bersabda:
ุญุจ ุงูุฏููุง ุฑุงุณ ูู ุฎุทูุฆุฉ
โCinta dunia adalah pangkal segala kesalahan.โ
Hadis ini memberi peringatan serius bahwa kecintaan yang berlebihan terhadap dunia merupakan sumber dari berbagai dosa dan kesalahan. Dunia yang seharusnya menjadi sarana menuju akhirat seringkali berubah menjadi tujuan utama yang menjerat manusia dalam berbagai fitnah.
Bahaya Cinta Dunia
Dalam Risalah
Mudzakirah karya al-โAllamah al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad dijelaskan bahwa cinta dunia adalah sumber segala bencana dan pangkal segala kehancuran. Bahayanya telah merata di berbagai kalangan, baik dari golongan atas maupun bawah. Manusia berlomba-lomba memamerkan kekayaan tanpa rasa malu, seakan-akan dunia menjadi tujuan utama yang wajib dimakmurkan, bahkan lebih utama daripada kewajiban shalat dan puasa.
Akibat cinta dunia yang berlebihan, cahaya agama menjadi redup, keyakinan melemah, dan kebenaran semakin sulit ditegakkan. Rasulullah ๏ทบ mengingatkan bahwa setiap umat memiliki fitnah, dan fitnah umat ini adalah harta:
ููู ุฃู
ุฉ ูุชูุฉ ููุชูุฉ ุฃู
ุชู ุงูู
ุงู , ูููู ุฃู
ุฉ ุนุฌู ูุนุฌู ุฃู
ุชู ุงูุฏููุงุฑ ูุงูุฏุฑูุงู
โSetiap umat memiliki fitnah (ujian/cobaan), dan fitnah bagi umatku adalah harta. Dan setiap umat memiliki โanak sapiโ (yakni berhala yang disembah, sebagaimana Bani Israil), dan โanak sapiโ bagi umatku adalah dinar dan dirham (yakni uang/harta).
Hadis ini menegaskan bahwa sebagaimana Bani Israil tersibukkan dengan menyembah patung anak sapi, umat Nabi Muhammad ๏ทบ juga dapat tersibukkan oleh harta sehingga lalai beribadah kepada Allah ๏ทป
Send a message to learn more