Kajian Watasya

Directions

Kajian Watasya ๐Ÿ“– Kajian Bab Rumah Tangga
Membangun keluarga dengan ilmu, menjaga cinta dengan syariat, meraih keberkahan hingga surga.

27/09/2026

Dalam sebuah hadis beliau bersabda:

ุญุจ ุงู„ุฏู†ูŠุง ุฑุงุณ ูƒู„ ุฎุทูŠุฆุฉ

โ€œCinta dunia adalah pangkal segala kesalahan.โ€

Hadis ini memberi peringatan serius bahwa kecintaan yang berlebihan terhadap dunia merupakan sumber dari berbagai dosa dan kesalahan. Dunia yang seharusnya menjadi sarana menuju akhirat seringkali berubah menjadi tujuan utama yang menjerat manusia dalam berbagai fitnah.

Bahaya Cinta Dunia
Dalam Risalah

Mudzakirah karya al-โ€˜Allamah al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad dijelaskan bahwa cinta dunia adalah sumber segala bencana dan pangkal segala kehancuran. Bahayanya telah merata di berbagai kalangan, baik dari golongan atas maupun bawah. Manusia berlomba-lomba memamerkan kekayaan tanpa rasa malu, seakan-akan dunia menjadi tujuan utama yang wajib dimakmurkan, bahkan lebih utama daripada kewajiban shalat dan puasa.

Akibat cinta dunia yang berlebihan, cahaya agama menjadi redup, keyakinan melemah, dan kebenaran semakin sulit ditegakkan. Rasulullah ๏ทบ mengingatkan bahwa setiap umat memiliki fitnah, dan fitnah umat ini adalah harta:

ู„ูƒู„ ุฃู…ุฉ ูุชู†ุฉ ูˆูุชู†ุฉ ุฃู…ุชูŠ ุงู„ู…ุงู„ , ูˆู„ูƒู„ ุฃู…ุฉ ุนุฌู„ ูˆุนุฌู„ ุฃู…ุชูŠ ุงู„ุฏูŠู†ุงุฑ ูˆุงู„ุฏุฑู‡ุงู…

โ€œSetiap umat memiliki fitnah (ujian/cobaan), dan fitnah bagi umatku adalah harta. Dan setiap umat memiliki โ€˜anak sapiโ€™ (yakni berhala yang disembah, sebagaimana Bani Israil), dan โ€˜anak sapiโ€™ bagi umatku adalah dinar dan dirham (yakni uang/harta).

Hadis ini menegaskan bahwa sebagaimana Bani Israil tersibukkan dengan menyembah patung anak sapi, umat Nabi Muhammad ๏ทบ juga dapat tersibukkan oleh harta sehingga lalai beribadah kepada Allah ๏ทป




Send a message to learn more

15/09/2026

Percayalah, seorang suami akan merasa begitu bahagia dan dihargai ketika kepulangannya disambut dengan kelembutan.

Tak harus dengan sesuatu yang mahal. Cukup senyum yang tulus, mencium tangannya, menyambutnya dengan hangat, dan memeluk tubuhnya yang lelah.

Perlakuan sederhana seperti itu mungkin terlihat kecil, tetapi mampu mengubah suasana rumah. Lelah yang dibawa dari luar perlahan terasa ringan ketika ia tahu bahwa di rumah ada seseorang yang menghargai perjuangannya.

Karena terkadang, yang membuat seorang suami betah pulang bukan kemewahan rumahnya, melainkan kelembutan hati orang yang menyambut kepulangannya. โค๏ธ




Sha Shaliha
Akang Bale Rombeng

Send a message to learn more

12/08/2026

๐Ÿ’ž๐Ÿ“– Kajian Wasilah Ta'aruf Syar'i ๐Ÿ“–๐Ÿ’ž
๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅTanya jawab seputar rumah tangga ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ
Bolehkah suami istri mandi bareng ?
Bagaimana pandangan dalam agama islam ?

Ya, Suami Istri boleh mandi bersama, tidak apa-apa asal suami istri sekali tempo perlu untuk variasi biar gak bosan. Namun kalau mandi bareng setidaknya kemaluannya ditutupi agar qubul dan dubur nya tidak saling dipandang, karena tidak boleh dilihat kalau memang tidak ada hajat, begitu juga melihat aurat sendiri

Umdatul Qori syarh Shohih Bukhori :
( ุจูŠุงู† ุงุณุชู†ุจุงุท ุงู„ุฃุญูƒุงู… ) ููŠู‡ ุฌูˆุงุฒ ุงุบุชุณุงู„ ุงู„ุฑุฌู„ ูˆุงู„ู…ุฑุฃุฉ ู…ู† ุฅู†ุงุก ูˆุงุญุฏ ูˆูƒุฐู„ูƒ ุงู„ูˆุถูˆุก ุŒ ูˆู‡ุฐุง ุจุงู„ุฅุฌู…ุงุน . ูˆููŠู‡ : ุชุทู‡ุฑ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ุจูุถู„ ุงู„ุฑุฌู„ ูˆุฃู…ุง ุงู„ุนูƒุณ ูุฌุงุฆุฒ ุนู†ุฏ ุงู„ุฌู…ู‡ูˆุฑ ุณูˆุงุก ุฎู„ุช ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ุจุงู„ู…ุงุก ุฃูˆ ู„ู… ุชุฎู„ ุŒ ูˆุฐู‡ุจ ุงู„ุฅู…ุงู… ุฃุญู…ุฏ ุฅู„ู‰ ุฃู†ู‡ุง ุฅุฐุง ุฎู„ุช ุจุงู„ู…ุงุก ูˆุงุณุชุนู…ู„ุชู‡ ู„ุง ูŠุฌูˆุฒ ู„ู„ุฑุฌู„ ุงุณุชุนู…ุงู„ ูุถู„ู‡ุง ุŒ ูุฅู† ู‚ู„ุช : ุฐูƒุฑ ุงุจู† ุฃุจูŠ ุดูŠุจุฉ ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุŒ ุฃู†ู‡ ูƒุงู† ูŠู†ู‡ู‰ ุฃู† ูŠุบุชุณู„ ุงู„ุฑุฌู„ ูˆุงู„ู…ุฑุฃุฉ ู…ู† ุฅู†ุงุก ูˆุงุญุฏ . ู‚ู„ุช : ุบุงุจ ุนู†ู‡ ุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ู…ุฐูƒูˆุฑ ูˆุงู„ุณู†ุฉ ู‚ุงุถูŠุฉ ุนู„ูŠู‡ ูุฅู† ู‚ู„ุช : ูˆุฑุฏ ู†ู‡ูŠ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฃู† ูŠุบุชุณู„ ุงู„ุฑุฌู„ ุจูุถู„ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ . ู‚ู„ุช : ู‚ุงู„ ุงู„ุฎุทุงุจูŠ ุฃู‡ู„ ุงู„ู…ุนุฑูุฉ ุจุงู„ุญุฏูŠุซ ู„ู… ูŠุฑูุนูˆุง ุทุฑู‚ ุฃุณุงู†ูŠุฏ ู‡ุฐุง ุงู„ุญุฏูŠุซ ุŒ ูˆู„ูˆ ุซุจุช ูู‡ูˆ ู…ู†ุณูˆุฎ ุŒ ูˆู‚ุฏ ุงุณุชู‚ุตูŠู†ุง ุงู„ูƒู„ุงู… ููŠ ุจุงุจ ูˆุถูˆุก ุงู„ุฑุฌู„ ูˆุงู„ู…ุฑุฃุฉ ู…ู† ุฅู†ุงุก ูˆุงุญุฏ . ูˆููŠู‡ ุทู‡ุงุฑุฉ ูุถู„ ุงู„ุฌู†ุจ ูˆุงู„ุญุงุฆุถ . ู‚ุงู„ ุงู„ุฏุฑุงูˆุฑุฏูŠ : ูˆููŠู‡ ุฌูˆุงุฒ ู†ุธุฑ ุงู„ุฑุฌู„ ุฅู„ู‰ ุนูˆุฑุฉ ุงู…ุฑุฃุชู‡ ูˆุนูƒุณู‡ ูˆูŠุคูŠุฏู‡ ู…ุง ุฑูˆุงู‡ ุงุจู† ุญุจุงู† ู…ู† ุทุฑูŠู‚ ุณู„ูŠู…ุงู† ุจู† ู…ูˆุณู‰ ุฃู†ู‡ ุณุฆู„ ุนู† ุงู„ุฑุฌู„ ูŠู†ุธุฑ ุฅู„ู‰ ู*ุฌ ุงู…ุฑุฃุชู‡ ุŒ ูู‚ุงู„ : ุณุฃู„ุช ุนุทุงุก ุŒ ูู‚ุงู„ : ุณุฃู„ุช ุนุงุฆุดุฉ : ูุฐูƒุฑุช ู‡ุฐุง ุงู„ุญุฏูŠุซ .

FATAWI ASSYABKAH AL-ISLAMIYYAH JUZ 5 HAL 4528 :
ูุชุงูˆู‰ ุงู„ุดุจูƒุฉ ุงู„ุฅุณู„ุงู…ูŠุฉ - (ุฌ 5 / ุต 4528) ูˆุฃู…ุง ุงู„ุฌู…ุงุน ููŠ ุงู„ุญู…ุงู… ูู„ุง ู…ุงู†ุน ู…ู†ู‡ุŒ ูˆู„ุง ูƒูุงุฑุฉ ููŠ ูุนู„ู‡ุŒ ูˆู„ูƒู†ู‡ ุฎู„ุงู ุงู„ุฃุฏุจ
Syarah Nawawi Ala Muslim, Juz : 4 Hal : 2
ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‡ู ุจู’ู†ู ู…ูŽุณู’ู„ูŽู…ูŽุฉูŽ ุจู’ู†ู ู‚ูŽุนู’ู†ูŽุจูุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุฃูŽูู’ู„ูŽุญู ุจู’ู†ู ุญูู…ูŽูŠู’ุฏูุŒ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ู‚ูŽุงุณูู…ู ุจู’ู†ู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏูุŒ ุนูŽู†ู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’: ยซูƒูู†ู’ุชู ุฃูŽุบู’ุชูŽุณูู„ู ุฃูŽู†ูŽุง ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฅูู†ูŽุงุกู ูˆูŽุงุญูุฏูุŒ ุชูŽุฎู’ุชูŽู„ููู ุฃูŽูŠู’ุฏููŠู†ูŽุง ูููŠู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽุงุจูŽุฉูุงู„ู†ุงุณ ูˆุงู„ู…ุฌุชู…ุน

ูˆุฃู…ุง ุชุทู‡ูŠุฑ ุงู„ุฑุฌู„ ูˆุงู„ู…ุฑุฃุฉ ู…ู† ุฅู†ุงุก ูˆุงุญุฏ ูู‡ูˆ ุฌุงุฆุฒ ุจุฅุฌู…ุงุน ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ู„ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃุญุงุฏูŠุซ ุงู„ุชูŠ ููŠ ุงู„ุจุงุจ

Send a message to learn more

04/08/2026

Hari telah gelap ketika engkau dan rombongan Fatimah, putrimu, memasuki rumah Ali. Engkau melihat Ali dan menyampaikan sesuatu yang tak akan dilanggarnya. "Ali, jangan bicara apa pun kepada keluargamu hingga aku bicara kepadamu."

Setelah isya' sudah menjelang, Bilal melantunkan adzan, kemudian engkau maju mengimami solat. Usai salam dan doa-doa setelahnya semua manusia pulang meneruskan urusannya. Sementara putri Abu Thalib pulang dengan wajah berbeda sembari menyiapkan diri untuk menyambutnya.

Sewaktu engkau tiba dirumah Ali, rumah kecil yang sangat sederhana dan akan menjadi saksi kasih sayang seperti dalamnya lautan. Sebuah kasih sayang yang suci seperti tetesan-tetesan embun. Kasih sayang yang meluap seperti mata air yang tumpah ruah.

Ali telah menyiapkan segalanya, meski sangat sederhana tapi dia menyambutnya dengan kesucian cinta. Dan di istana sederhana yang dibangun dengan cinta oleh Ali, Az-Zahra tidak memeiliki bantal yang empuk dan kelezatan yang bisa dirasa. Namun, ia memperoleh hati paling hangat disisinya. Hati yang selalu berdetak penuh kasih sayang dan kecintaan.

Az-Zahra sama sekali oleh Ali tidak disiapkan istana dari Zamrud yang indah atau berlian yang cantik, hanya gubuk kecil dengan alas krikil tapi berbantal cinta, beratap syukur dan berselimut sabar.

Dirumah yang baru itu, Fatimah sama sekali tidak memiliki intan dan permata yang bertaburan. Namun, ia mendapatkan seorang manusia memiliki nilai-nilai langit bercahaya rahmah, berwarna mawaddah.

Send a message to learn more

Address

RAWABUAYA
Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kajian Watasya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category