Kantor Hukum Nourman & Partners

Kantor Hukum Nourman & Partners Kami melayani konsultasi hukum dan menyediakan jasa hukum baik litigasi & non litigasi

πŸ“’ WE ARE HIRINGDibutuhkan Seorang Finance Officer / Front OfficeUntuk bergabung bersama:Posisi:Finance Officer + Front O...
20/04/2026

πŸ“’ WE ARE HIRING

Dibutuhkan Seorang Finance Officer / Front Office
Untuk bergabung bersama:
Posisi:
Finance Officer + Front Office
Kualifikasi:
βœ… Perempuan/Laki laki
βœ… Usia 25 – 35 Tahun
βœ… Pendidikan minimal D3 / S1 (Akuntansi, Manajemen, Administrasi lebih diutamakan)
βœ… Berpenampilan rapi, sopan, dan profesional
βœ… Komunikasi asik, jujur, teliti, disiplin, dan bertanggung jawab.
βœ… Mampu mengoperasikan canva/google workspace/microsoft
βœ… Ramah dan komunikatif dalam melayani klien
βœ… Mampu bekerja multitasking
βœ… Diutamakan memiliki pengalaman administrasi / keuangan
Tugas Utama:
πŸ“Œ Mengelola keuangan kantor dan pembukuan sederhana
πŸ“Œ Membuat invoice, kwitansi, dan laporan kas
πŸ“Œ Menerima tamu / klien di kantor πŸ“Œ Menjawab telepon dan WhatsApp kantor
πŸ“Œ Mengatur jadwal konsultasi klien πŸ“Œ Membantu administrasi operasional kantor
Benefit:
πŸ’Ό Gaji kompetitif
πŸ’Ό Lingkungan kerja profesional, Aman, Terhormat
πŸ’Ό Peluang berkembang bersama kantor hukum terbaik
πŸ’Ό Bonus berdasarkan kinerja

Lokasi Kerja:
Kantor Hukum Nourman & Partner, Lamteh Ulee Kareng. Banda Aceh.

Cara Melamar:
Kirim CV + Foto terbaru + Surat Lamaran ke: πŸ“© [email protected]
Deadline:
26 April 2026.
Pemeriksaan administrasi : 27 -4 Mei 2026.

Peserta yang dianggap Lulus admnistrasi akan dihubungi secara Personal untuk wawancara.
Tidak ada pengumuman secara tertulis.

Selamat Bergabung.

28/01/2026

Lima tahun divisi legal interpreter kantor hukum Nourman. Kontribusi untuk membantu pendampingan hukum terkait warga negara asing yang bermasalah di Indonesia dan Aceh khususnya.

Mengkhawatirkan ?
12/08/2025

Mengkhawatirkan ?

30/07/2025

Pada tanggal 31 Maret 2003, di tengah gejolak perang Irak, sebuah momen pilu terekam di penjara Amerika di Najaf. Foto tersebut mengabadikan pertemuan seorang ayah, seorang tahanan Irak, dengan putranya yang masih berumur empat tahun. Kondisi pertemuan itu sendiri mencerminkan kekejaman dan ironi perang: sang ayah diizinkan memeluk dan mendudukkan putranya di pangkuan, namun dengan syarat kepalanya harus tertutup kain, sebuah penutup yang menyembunyikan identitas dan mungkin juga air mata.

Meskipun visualnya sederhana, foto ini berbicara banyak tentang kemanusiaan yang tergerus konflik. Di satu sisi, ada kehangatan yang tak terbantahkan dari ikatan seorang ayah dan anak, sebuah cinta yang tak lekang oleh jeruji besi. Anak kecil itu, mungkin tidak sepenuhnya memahami situasi yang dihadapinya, merasakan kehadiran sang ayah dalam pelukan singkat yang diperbolehkan.

Namun, di sisi lain, penutup kepala yang dikenakan sang ayah menjadi simbol penindasan dan dehumanisasi. Ini bukan hanya tentang menjaga keamanan atau protokol militer; ini adalah tentang menghilangkan wajah, menutupi ekspresi, dan pada dasarnya, merampas sebagian dari martabat seorang manusia bahkan dalam momen paling pribadi sekalipun. Pertemuan singkat itu menjadi pengingat yang menyakitkan akan hilangnya kebebasan dan harga diri.
Foto ini, meski hanya sepotong kecil dari narasi besar perang, berhasil menangkap esensi penderitaan sipil di tengah konflik bersenjata. Ia menggarisbawahi bagaimana perang tidak hanya merenggut nyawa dan menghancurkan infrastruktur, tetapi juga merusak ikatan keluarga dan meninggalkan luka emosional yang mendalam, bahkan dalam momen-momen yang seharusnya penuh kasih sayang.

Pada akhirnya, gambar ini menjadi testimoni bisu tentang realitas perang yang kompleks dan seringkali kejam. Ia memaksa kita untuk merenungkan dampak konflik terhadap individu dan keluarga, serta menyoroti perjuangan untuk mempertahankan secercah kemanusiaan di tengah kondisi yang paling tidak manusiawi.

30/07/2025

Finalis Miss Indonesia 2025 dari Provinsi Papua Pegunungan, Merince Kogoya, didiskualifikasi dari ajang kontes kecantikan itu, karena video di media sosial yang menampilkan dirinya mengibarkan bendera Israel.

Kecewa dengan keputusan itu, Merince berkata dia mengibarkan bendera Israel dengan landasan nilai keagamaan yang dia jalankan.

Pengibaran bendera itu, kata dia, bukan bentuk dukungannya terhadap negara atau politik yang dijalankan Israel.

Merince mengibarkan bendera dengan gambar Bintang Daud berujung enam saat menjadi penari dalam pembukaan deklarasi acara International Sion Kids Movement (ISKIM) pada tahun 2023, kata pimpinan organisasi itu, Pendeta Marthen Su. Marthen mengatakan, Sion Kids adalah gerakan rohani kekristenan yang berakar pada sejarah Yerusalem dan Israel. Sebagaimana dilansir BBC News pada 2 Jul 2025 lalu.

Ditengah pembantaian dan genosida Israel terhadap Palestina yang menimbulkkan protes dunia, termasuk dari pemeluk agama kristen sendiri, Merince Kogoya, atas nama agama nya justru menunjukkan dukungannya kepada Israel. Seolah menutup mata atas kematian dan genosida. Korban Israel bukan hanya muslim tapi juga kristen.

Berbeda dari Merince Kogoya, seorang putera Papua Ikhsan Lani menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina. Fighter asal Papua ini memakai syal Palestina setelah memetik kemenangan di ajang One Pride MMA 75.

Ikhsan Lani bertanding menghadapi petarung veteran Alex Hendro Batubara dalam duel perbaikan peringkat kelas bantam.

Bentrokan keduanya digelar di Tennis Indoor Senayan kawasan GBK Jakarta. Atas kemenangan itu Ikhsan Lani langsung memakai syal Palestina di atas oktagon.

Aksi solidaritas Ikhsan Lani atas kemanusiaan terhadap korban rakyat Palestina bukan kali ini saja ia tunjukkan.

Sebelumnya, Ikhsan menangis saat menceritakan sering melihat video serangan genosida yang dilakukan zionis Israel terhadap rakyat Palestina di jalur Gaza.

Ikhsan Lani yang merupakan muslim Papua lalu menyeka air matanya. Dia mendoakan agar rakyat Palestina tetap semangat dan berjuang.

Momen Ikhsan Lani menangis pun terekam dan kadung viral di media sosial.

RESPEK IKHSAN LANI I!!!!

24/06/2025

"Salah hukum" dalam konteks hukum Indonesia bisa merujuk pada beberapa hal, namun yang paling umum adalah salah tangkap atau salah putusan. Salah tangkap adalah ketika seseorang ditangkap dan ditahan tanpa adanya dasar hukum yang kuat, sementara salah putusan adalah ketika pengadilan memberikan putusan yang tidak sesuai dengan fakta dan hukum yang berlaku. sudah banyak kasus salah tangkap dan salah hukum di negeri kita. diantaranya :
Kasus Pegi Setiawan yang dikaitkan dengan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon. Pegi ditetapkan sebagai tersangka, namun kemudian hakim memutuskan penetapan tersebut tidak sah dan batal demi hukum, membebaskan Pegi dari tahanan.

Kasus Sengkon dan Karta:
Dua petani, Sengkon dan Karta, pernah menjadi korban salah tangkap dan dituduh melakukan perampokan dan pembunuhan. Mereka dipaksa mengaku dan disiksa, namun akhirnya dibebaskan setelah pelaku sebenarnya menyerahkan diri.

Kasus Oman:
Seorang warga Lampung Utara, Oman Abdurohman, ditangkap karena dugaan terlibat perampokan. Ia dipaksa mengaku dan ditahan selama 10 bulan, namun kemudian dibebaskan karena terbukti tidak bersalah. sebagian dari kasus ini adalah karena kesalahan prosedur bahkan kriminalisasi oleh penegak hukum. Jadi, yang seharusnya menjadi penjahat adalah mereka yang lalai lalu menghukum orang yang tidak bersalah.

24/06/2025

Pemerintah Brazil menerapkan aturan pengurangan masa hukuman narapidana (napi) jika mereka berhasil membaca dan me-review buku dengan baik. Satu buku setara dengan empat hari remisi. Namun, mereka tetap dibatasi untuk menyelesaikan 12 buku dalam setahun. Dengan begitu, mereka akan mendapatkan maksimal 48 hari remisi per tahun.

Kebijakan tersebut bernama Redemption through Reading atau Penebusan Lewat Membaca. Tujuannya untuk meningkatkan daya berpikir para tahanan sehingga jika mereka kembali ke masyarakat diharapkan dapat melanjutkan kehidupan dengan baik. Pasalnya, dilansir dari Unesco, tingkat residivis di negara pemilik Hutan Amazon itu tergolong tinggi, sekitar 80%.

Total tahanan di sana juga pernah menyentuh angka 830.000 jiwa. Selain kepadatan penduduknya tinggi, kasus geng dan narkoba di sana juga melejit. Pada tahun 2024, AP News melaporkan masih banyak geng kriminal yang bercokol di Brasil, khususnya wilayah Amazon.

Oleh karena itu, manfaat lain dari program ini adalah untuk membentuk sudut pandang kehidupan yang baru bagi narapidana sehingga tidak terjerumus kembali dalam tindakan kriminal. Para tahanan dapat memilih buku di perpustakaan penjara. Sudah tersedia buku-buku sastra, filsafat, sains, atau klasik.

Bagi napi yang memiliki keterbatasan intelektual atau mengalami buta huruf, ia akan diberikan audiobook, diperbolehkan membaca bersama napi lain, dan akan diberikan bantuan lainnya. Penjara juga menyediakan buku berbahasa asing bagi tahanan dari luar negeri.

Untuk mengikuti program Penebusan Lewat Membaca, para napi harus membaca dan mengulas buku dengan tata bahasa yang benar. Lalu, hasilnya akan diperiksa oleh tim dari penjara. Apabila ada yang ketahuan menjiplak, maka ia tidak bisa meneruskan program ini.

Adapun buku-buku tersebut disumbang oleh penerbit Brazil, Carambaia yang bekerja sama dengan Artplan dan Dewan Kehakiman Nasional (CNJ). Feedback-nya, mereka menggunakan ulasan dari para napi untuk memasarkan produknya. Mengingat salah satu institusi statistik di Brazil menemukan data bahwa jumlah bacaan buku napi lebih banyak di atas rata-rata nasional.

β€œCarambaia adalah penerbit yang berfokus pada mereka yang mencintai membaca, dan kami menemukan bahwa tak ada yang membaca lebih banyak daripada para narapidana. Dengan memberi mereka suara dan menggunakan teks-teks yang mereka hasilkan, kami menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka adalah individu yang berpikir, kritis, dan memiliki pendapat yang harus dihormati,” ujar Direktur Kreatif Artplan, Marcos Abrucio.

Salah satu tahanan yang merasa terbantu dengan program ini adalah Edson Reinehr. Proyek baca buku dapat mengalihkannya dari negative thinking dan merangsang fungsi otaknya. Hal tersebut sejalan dengan pemikiran gurunya yang menganggap proyek ini sebenarnya memiliki tujuan yang lebih besar dari sekadar remisi.

β€œKami berharap bisa membuka sudut pandang baru tentang hidup bagi mereka. Ini tentang mendapatkan pengetahuan, mengenal budaya, dan merasakan dunia yang berbeda,” tutur guru Reinehr, Ajda Ultchak. (sumber fenews)

23/06/2025
23/06/2025

Mai munzir atau sekarang akrab disapa sebagai Bang Gaes adalah sosok yang unik dan energik. Dia bisa berada dimana saja dan dan nudah dijumpai.

Dia mengaku bukan tokoh apalagi seniman, namun yang dia lakoni adalah berupa perlawananan atas kebijakan pemerintah , melalui tulisan karena dia jurnalis. Namun ia merasa itu tidak cukup, maka ia mulai menyuarakan kritikan melalui lagu. Semua lagu lagunya khas menyiarakan bahasa populis rakyat jelata.

Ya begitu laah..

Kita dukung ya. Fren..

23/06/2025

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi resmi menerapkan jam malam bagi anak-anak dan remaja atau seorang yang belum berusia 18 tahun. Mereka dilarang berada di luar rumah mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 400.2.4/12681/436.7.8/2025 tentang Pembatasan Jam Malam bagi Anak di Kota Surabaya.

Eri mengatakan pihaknya berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

"Pembatasan jam malam ini bertujuan membatasi aktivitas anak di luar rumah pada malam hari, guna menghindarkan mereka dari berbagai risiko seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, minuman keras, narkotika, psikotropika, zat adiktif lain, serta segala bentuk kekerasan terhadap anak," kata Eri, Senin (23/6).

Selama jam malam, anak dilarang melakukan aktivitas di luar rumah atau tempat tinggal, berkumpul di tempat umum tanpa pengawasan orang tua, melakukan aktivitas yang mengarah ke tindak kriminalitas, atau mengikuti komunitas yang berpotensi menimbulkan kenakalan remaja, misalnya gangster, balap liar, penggunaan obat terlarang.

"Anak juga dilarang berada di lokasi dan komunitas yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti warung kopi, warung internet, penyedia game online, atau di jalanan," imbuhnya.

Eri menyebut ada pendekatan persuasif dan edukatif sebagai prioritas utama bagi anak yang melanggar jam malam. Namun, selanjutnya akan ada pembinaan oleh petugas terkait yang melibatkan orang tua. atau penanggung jawab.

Sementara itu di Banda Aceh, wacana pembatasan itu juga diutarakan oleh walikota Banda Aceh Illiza Saadudin Jamal. Namun ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, ST meminta agar wacana itu dikaji secara sungguh-sungguh. Irwansyah memahami bahwa wacana itu muncul sebagai bentuk kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas negatif remaja pada malam hari. Namun DPRK memahami bahwa setiap kebijakan yang menyentuh ruang privat masyarakat , khususnya anak anak dan remaja , harus dirancang secara hati hati, dengan pendekatan partisipatif, mengedepankan edukasi, dan pembinaan bukan hanya pembatasan.

Address

Jalan Prof. Ali Hasyimi Nomor 9 A Gp. Lamteh Ulee Kareng Banda
Banda

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kantor Hukum Nourman & Partners posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kantor Hukum Nourman & Partners:

Share